IHSG Hari Ini 20 September Dibuka Melemah pada Posisi 6.132

Oleh: Selfie Miftahul Jannah - 20 September 2021
Dibaca Normal 1 menit
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin, 20 September 2021 pagi, dibuka melemah di zona merah pada posisi 6.132.
tirto.id - Pada perdagangan Senin, 20 September 2021 pukul 09.00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah di zona merah pada posisi 6.132. Posisi tertinggi IHSG pagi ini berada di level 6.133 dan terendah ada di level 6.124.

IHSG sudah diperdagangkan dengan volume 151 juta lembar dan nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp113 miliar untuk 16.808 kali transaksi.

Kemudian pagi ini setidaknya ada 133 saham yang bergerak menguat dan 72 saham melemah sementara 252 sisanya ada di posisi stagnan.

Pelemahan IHSG ini sejalan dengan laju indeks global. Di mana bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 34.584,88 (-0,48%), NASDAQ ditutup 15.044,00 (-0.91%), S&P 500 ditutup 4.432,99 (-0,91%). Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street turun tajam dilanda aksi jual yang besar pada perdagangan hari Jumat.

Penurunan dalam Wall Street dipicu kekhawatiran kenaikan pajak perusahaan, meluasnya varian Delta Covid-19, dan kemungkinan terjadinya pergeseran kebijakan The Fed terkait timeline untuk tapering.

Potensi kenaikan pajak perusahaan dapat memakan pendapatan juga membebani pasar, dengan sejumlah politisi terkemuka Demokrat berusaha menaikkan tarif pajak tertinggi pada perusahaan menjadi 26,5% dari 21% saat ini.

Adapun pelemahan IHSG pagi ini sesuai dengan prediksi Analis Artha Sekuritas Dennies Christopher Jordan. Ia menjelaskan, secara teknikal pergerakan masih cukup terbatas dan akan menguji support kuat MA50 dan diperkirakan akan rebound setelahnya.

Pergerakan pasar saham masih dibayangi kekhawatiran akibat rencana Tapering The Fed. Pergerakan juga akan minim sentimen data ekonomi pada awal pekan.


Baca juga artikel terkait IHSG atau tulisan menarik lainnya Selfie Miftahul Jannah
(tirto.id - Bisnis)

Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Maya Saputri
DarkLight