tirto.id - Beredar unggahan di media sosial Facebook mengklaim pembukaan pendaftaran petugas haji untuk tahun 2026/2027 melalui tautan yang dicantumkan pada unggahan.
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook “Andini” (arsip) pada Minggu (25/10/2026). Dalam unggahan tersebut menampilkan gambar Ka’bah dengan narasi ajakan untuk bergabung menjadi bagian pelayanan haji.
“PETUGAS HAJI 2026/2027. Bergabunglah Menjadi Bagian dari Pelayanan Ibadah Haji Untuk Tamu Allah.”
Lalu, pengunggah juga menyebutkan sejumlah persyaratan, di antaranya; pendidikan SMA/SMK/D3/S1, laki-laki dan perempuan, serta usia 25–55 tahun. Pengunggah juga menambahkan informasi bahwa pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan yang dicantumkan dalam unggahan https://daftarrsekarang.fercel.my.id.
“ PELUANG PETUGAS HAJI 2026/2027
Ingin berkontribusi dalam pelayanan ibadah haji? Jadikan kesempatan ini sebagai motivasi untuk mengabdi kepada umat!
Pendidikan SMA/SMK/D3/S1
Laki-laki dan perempuan
Usia 25–55 tahun
Peluang pengabdian di bidang pelayanan haji
Mari bersama memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah haji Indonesia!”
Sampai artikel ini ditulis pada Rabu (28/10/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 63 tanda suka, 26 komentar, dan 1 kali dibagikan. Kolom komentar berisi pertanyaan warganet yang berminat mendaftar sebagai petugas haji tersebut.
Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Facebook “Rahmi Fitri Aulia SE,” “Nia Daniati Farhat,” "Humairah Putri", "Eni Kusmiati", "Astrid Puspita Sp.d", dan “Loli Pratiwi,” yang menyebarkan klaim serupa terkait pendaftaran petugas haji melalui tautan tertentu.
Lantas, benarkah tautan tersebut resmi untuk mendaftar petugas haji tahun 2026-2027?

Pemeriksaan Fakta
Tim Tirto menelusuri akun Facebook yang mengunggah pendaftaran petugas haji 2026-2027 tersebut. Hasilnya, akun Facebook bernama "Andini" memiliki 400 pengikut dan sering membagikan informasi terkait pendaftaran petugas haji ini, ini, dan ini melalui tautan yang dicantumkan pada bio profil “Daftar Pendaftaran. Link pendaftaran 👇 https://daftarrsekarang.fercel.my.id/.”
Unggahan pertama pada akun tersebut adalah ketika mengganti display picture mereka, yakni pada 9 Juni 2026 ini dan mengganti foto profil menjadi pelayanan haji pada Jumat 23 Oktober 2026.
Unggahan kedua, yakni saat akun itu membagikan video poster pendaftaran seleksi petuga haji 2026/2027. Gambar tersebut menyertakan logo Kementerian Keagamaan RI dan disertai narasi pendaftaran tidak dipungut biaya apapun.
“Telah dibuka seleksi petugas haji 2026/2027 Pendaftaran gratis tidak di pungut biaya. Silahkan daftarkan diri anda melalui link di bawah
https://daftarsegerasekarang.vercel.app/.”
Dari penelusuran tersebut, terbukti profil akun Facebook "Andini" tidak menunjukkan keterkaitan dengan Kementerian Keagamaan RI, Kementerian Haji dan Umrah, ataupun kementerian/lembaga terkait pendaftaran petugas haji.
Lebih lanjut, Tirto membuka tautan yang dilampirkan pada unggahan. Setelah membuka link tersebut, kami diarahkan pada sebuah situs, dan diminta untuk mengisi nama lengkap, serta nomor Telegram aktif.
Setelah mengisi data pribadi, kami diarahkan untuk mengisi kode OTP yang dikirim melalui Telegram. Pengunggah juga mencantumkan nama-nama yang telah berhasil melakukan registrasi pada situs tersebut guna meyakinkan pengunjung untuk segera melakukan pendaftaran.
Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna biasanya dieksploitasi untuk modus phishing.
Selanjutnya, Tirto juga melakukan analisis lebih jauh untuk mendapatkan informasi soal situs pendaftaran tersebut dengan cara memindai alamat situs di URLScan.io.
Hasilnya, diketahui bahwa situs web tersebut menghubungi lima alamat IP di tiga negara yang mencakup dua domain untuk melakukan dua puluh enam transaksi HTTP.
Alamat IP utamanya adalah 178.83.188.88, yang berlokasi di Surabaya, Indonesia, milik ArenHost PT Data Kencang Hutama, ID. Dengan domain daftarrsekarang.fercel.my.id, dibuat pada 23 Oktober 2026, serta berlaku selama 3 bulan.
Sehingga, dapat dipastikan bahwa situs web itu tidak memiliki kaitan dengan Kemenag, Kemenhaj, maupun pemerintah Republik Indonesia secara umum.
Sebagaimana dalam pemberitaan Tirto sebelumnya, link pendaftaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Petugas Haji 2027 Kloter dan PPIH Arab Saudi dapat diakses pada Selasa, 25 Agustus 2026. Batas akhir unggah dokumen berlangsung hingga 31 Agustus 2026.
Adapun pendaftaran PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi dilakukan secara daring melalui portal resmi petugas.haji.go.id, bukan melalui tautan pada domain daftarsekarang.fercel.my.id.
Sebagai informasi, persyaratan calon petugas haji tidak hanya dipertimbangkan dari rentang pendidikan dan usia. Calon peserta harus memenuhi ketentuan umum, persyaratan khusus sesuai formasi, serta melengkapi dokumen administrasi yang ditetapkan dalam proses seleksi.
Pemilihan Petugas Haji melewati seleksi pengalaman individu yang terlatih, untuk bertugas memastikan kelancaran ibadah haji, mulai dari bimbingan manasik, pelayanan kesehatan, hingga pengaturan akomodasi di Tanah Suci. Selain itu, petugas akan dibagi menjadi beberapa formasi dalam mendampingi jemaah dan melancarkan ibadah haji.
Sebelum terpilih menjadi PPIH, pelamar perlu melewati sejumlah tahapan penting mulai dari pendaftaran, tes Computer Assisted Test (CAT), hingga pemeriksaan medical check up (MCU). Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan mengikuti pendidikan dan pelatihan sesuai waktu yang terjadwal.
Dengan demikian, seleksi petugas haji 2027 memang pernah dibuka, tetapi pendaftaran PPIH Kloter, dan PPIH Arab Saudi dijadwalkan pada 25–31 Agustus 2026, serta telah berakhir sebelum unggahan Facebook pada 25 Oktober 2026 beredar.
Berikut timeline beserta tahapan seleksi petugas haji atau PPIH 2027:
- Pengumuman seleksi PPIH: 23 Agustus 2026
- Awal pendaftaran peserta: 25 Agustus 2026
- Batas akhir submit/upload dokumen peserta: 31 Agustus 2026
- Batas akhir verifikasi dokumen oleh operator Siskohat: 2 September 2026
- ComputerAssistedTest (CAT): 5 September 2026
- Pengumuman hasil CAT: 6 September 2026
- Pengumuman pelaksanaan MCU: 7 September 2026
- Pelaksanaan MCU: 8–13 September 2026
- Verifikasi dan validasi MCU: 9–18 September 2026
- Pengumuman hasil MCU: 19 September 2026
- Pengumuman peserta diklat: 20 September 2026
Kementerian Haji dan Umroh, telah menyatakan bahwa pendaftaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1448 H/ 2027 M telah ditutup. Adapun rangkaian proses pendaftaran daring dibuka oleh Kemenhaj pada 25 hingga 31 Agustus 2026 melalui situs resmi Petugas Haji Kemenhaj.
Selain itu, sampai artikel ini ditulis Kemenhaj ataupun pemerintah tidak pernah membuka pendaftaran petugas haji melalui tautan online yang tidak resmi.
Kementerian Haji dan Umrah juga menyediakan informasi dan dokumen seleksi melalui situs resminya,haji.go.id, serta portal pendaftaran petugas.haji.go.id. Masyarakat sebaiknya memeriksa pengumuman melalui kanal tersebut sebelum menyerahkan dokumen atau informasi pribadi.
Dengan demikian, tautan yang diklaim untuk mendaftar petugas haji tahun 2026/2027 adalah tautan tidak resmi, sehingga bisa dikatakan sebagai modus penipuan.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim yang menyebut pendaftaran petugas haji tahun 2026/2027 dapat dilakukan melalui tautan tidak resmi dengan menggunakan nomor Telegram bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Tautan yang disertakan bukan berasal dari kanal resmi Kemenhaj dan berujung pada permintaan data pribadi pengunjung dengan menggunakan nomor Telegram. Modus ini biasanya digunakan sebagai modus penipuan dan phishing (pencurian data melalui tautan berbahaya).
Kemenhaj menyebutkan, pendaftaran PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi telah dilaksanakan pada 25–31 Agustus 2026 dan saat ini telah berakhir.
Sampai saat ini pemerintah tidak pernah mengadakan pendaftaran petugas haji melalui tautan tidak resmi ataupun nomor Telegram.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Editor: Tim Riset Tirto
Masuk tirto.id


































