Hasil SEA Games 2019: Menembak Tambah Dua Perak untuk Indonesia

Oleh: Herdanang Ahmad Fauzan - 4 Desember 2019
Cabor menembak kembali menambah perolehan medali Indonesia di klasemen SEA Games 2019, hari ini lewat tambahan dua perak.
tirto.id - Kontingen Indonesia berpartisipasi dalam dua nomor cabor menembak yang dihelat di Philippe Marine Shooting Range, Rabu (4/12/2019) hari ini. Di kedua nomor wakil Indonesia mengamankan medali perak.

Nomor pertama, PPC WA 1500 putri perorangan diwakili oleh penembak Kartikasari Pratiwi. Total skor yang dia raih (1.445) melampaui atlet peringkat tiga asal Malaysia, .Yusliana Mohd Yusof yang mengumpulkan skor 1.441. Sayang, angka ini gagal melampaui catatan wakil tuan rumah, Marly Martir yang menorehkan skor 1450.

Di nomor berikutnya, PPC WA 1500 putri beregu, Kartikasari kembali mewakili Indonesia bersama Eva Triana dan Dini Fitriasih Ayu. Lagi-lagi torehan angka ketiganya (4.313) melampaui atlet trio Malaysia (4.279), tapi tak mampu menyamai wakil tuan rumah yang menorehkan 4.320 poin. Marly Marti kembali jadi andalan pada nomor ini, dia ditemani dua penembak jitu tuan rumah lain, Elvie Baldivino dan Shayne Quiroz Franchette.


Dengan tambahan dua perak ini, cabor menembak kembali menegaskan dominasi mereka sebagai salah satu lumbung emas Indonesia. Di hari-hari sebelumnya, total cabor ini juga telah menyumbang tiga emas, dua perak, serta satu perunggu untuk kontingen Indonesia.

Posisi Indonesia di klasemen umum perolehan medali saat ini masih berada di deret keempat, dengan 14 emas, 22 perak dan 24 perunggu. Indonesia berada di atas Singapra (11 emas, 10 perak dan 16 perunggu) dan di bawah Malaysia (19 emas, sembilan perak dan 18 perunggu).

Puncak klasemen masih ditempati tuan rumah Filipina. Hingga artikel ini rilis kontingen Filipina tercatat telah mengantongi 108 medali dengan rincian 54 emas, 35 perak dan 19 perunggu.


Baca juga artikel terkait SEA GAMES 2019 atau tulisan menarik lainnya Herdanang Ahmad Fauzan
(tirto.id - Olahraga)

Penulis: Herdanang Ahmad Fauzan
Editor: Agung DH
DarkLight