Menuju konten utama

Hari Santri Nasional 2017: Anies akan Tingkatkan Kualitas Ponpes

Anies berjanji akan membuat program-program untuk meningkatkan kualitas pondok pesantren dan madrasah agar anak-anak di Jakarta bisa mendapatkan kualitas pendidikan minimal setara dengan mereka yang ada di sekolah umum.

Hari Santri Nasional 2017: Anies akan Tingkatkan Kualitas Ponpes
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta Toni Spontana bergega susai melakukan pertemuan tertutup di Kantor Kejati DKI Jakarta, Kamis (19/10/2017). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

tirto.id - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan akan membuat program-program untuk makin meningkatkan kualitas Pondok Pesantren di Jakarta.

"Nanti akan kita siapkan program-programnya, itu sudah menjadi bagian dari janji kita. Insyaallah 2018 kita akan ada program-program khusus untuk Madrasah khusus untuk pondok," kata Anies Penganugerahan Santri Of The Year 2017 di Gedung Serba Guna Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (22/10/2017).

Ia berharap agar anak-anak di Jakarta yang masuk ke madrasah bisa mendapatkan kualitas pendidikan minimal setara dengan mereka yang ada di sekolah umum.

"Misalnya pada peningkatan kualitas guru kemudian pada infrastruktur, tentu KJP Plus dan yang penting juga pada kualitas," kata Anies.

Menurutnya, dari segi akses madrasah dan pondok pesantren sudah memadai. "Sekarang yang menjadi masalah saat mereka sudah dapat akses dan sudah masuk ke madrasah," katanya, seperti dikutip Antara.

"Maka kita harus tingkatkan kualitasnya karena banyak anak - anak kita di Jakarta yang sekolahnya di Madrasah, terutama di sekolah - sekolah Ibtidaiyah, Tsanawiyah," kata Anies.

Para santri di sejumlah daerah memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2017, pada Minggu (22/10/2017). Hal ini sebagai tindak lanjut dari Keputusan Presiden RI Nomor 22 Tahun 2015 yang telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

Hari Santri Nasional adalah bukti pengakuan negara atas jasa para ulama dan santri dalam perjuangan merebut, mengawal, mengisi dan mempertahankan kemerdekaan. Karena itu, pesan yang disampaikan dalam setiap HSN tidak jauh dari seruan untuk menjaga NKRI.

Misalnya, ulama di Kabupaten Garut, Jawa Barat yang menghadiri HSN 2017 di Alun-alun Garut, mengajak seluruh santri dan masyarakat menjaga NKRI dan Pancasila. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Garut, KH Sirojul Munir mengatakan, para santri memiliki peran dalam menjaga keutuhan NKRI, kebhinekaan dan Pancasila.

Baca juga artikel terkait HARI SANTRI NASIONAL atau tulisan lainnya dari Dipna Videlia Putsanra

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Dipna Videlia Putsanra
Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Dipna Videlia Putsanra