Menuju konten utama

Golkar Masuk Tiga Besar Survei, Targetkan Tambahan Kursi di DPR

Said menilai soliditas dan kerja nyata kader di tengah masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga elektabilitas Partai Golkar.

Golkar Masuk Tiga Besar Survei, Targetkan Tambahan Kursi di DPR
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia usai acara Do’a Bersama dan Tasyakuran HUT ke-62 Partai Golkar di DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Selasa (20/10/2026) malam. tirto.id/Rahma Dwi Safitri
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Partai Golkar di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia berambisi untuk memperoleh kursi legislatif lebih dari 102 kursi atau perolehan kursi saat ini dalam pemilu mendatang. Hal ini seiring dengan hasil survei yang menempatkan Partai Golkar di tiga teratas.

Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Said Aldi Al Idrus, mengaku Partai Golkar bertekad untuk meningkatkan perolehan kursi partai di pemilu mendatang. AMPG sebagai organisasi sayap Partai Golkar pun mengaku terus bergerak untuk memperkuat kerja partai di masyarakat dan tidak terlena dengan capaian elektabilitas.

"Ini menjadi momentum semangat seluruh kader Partai Golkar untuk terus berbuat. Di bawah kepemimpinan Bapak Bahlil Lahadalia, kita ingin meningkatkan jumlah kursi di DPR. Jadi, hasil survei ini menjadi motivasi kita semua dan insyaallah kita akan terus bergerak," kata Said dikutip Senin (26/10/2026).

Perlu diketahui, beberapa hasil survei diketahui menempatkan partai berlambang beringin itu di peringkat tiga besar. Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) yang dirilis Sabtu (24/10/2026) mencatat elektabilitas Partai Golkar sebesar 10,7 persen, menempati posisi ketiga setelah Partai Gerindra dengan 23,1 persen dan PDI Perjuangan sebesar 11,6 persen. Survei tersebut dilakukan pada 12–21 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden dan margin of error sekitar 2,9 persen.

Hasil serupa juga terlihat dalam survei Voxpol Center yang dirilis Kamis (22/10/2026). Golkar kembali menempati posisi ketiga dengan elektabilitas 11,7 persen, di bawah Gerindra sebesar 21,1 persen dan PDI Perjuangan 16,1 persen.

Said menilai soliditas dan kerja nyata kader di tengah masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga elektabilitas Partai Golkar.

"Kalau kita melihat kondisi sekarang, kader-kader Partai Golkar memang semakin agresif bergerak, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga DPP. Seluruh organisasi yang mendirikan dan didirikan Partai Golkar, termasuk organisasi sayap, semuanya bergerak untuk kepentingan rakyat," kata Said.

Said tidak menampik, soliditas kader tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang terus mendorong seluruh kader, organisasi sayap, hingga anggota legislatif untuk aktif turun ke masyarakat tanpa harus menunggu momentum pemilihan umum.

Said mengatakan, Bahlil secara konsisten menginstruksikan seluruh kader Golkar agar mengedepankan kerja nyata dan kepedulian sosial. Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kedekatan partai dengan masyarakat.

"Ini sesuai dengan arahan Ketua Umum Partai Golkar, Bapak Bahlil Lahadalia, bahwa kader-kader Golkar harus terus bergerak dan jangan menunggu pemilu. Jadi, memang tugas kita adalah membantu masyarakat di mana pun kita berada," ujarnya.

Said menegaskan, hasil survei akan menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk semakin aktif bekerja. Ia menyebut AMPG telah menjalankan berbagai kegiatan sosial, termasuk membantu korban banjir bandang di Aceh Tamiang, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta menyalurkan ribuan paket bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.

"Sejak hari kedua kejadian sampai hari ini, tim kami masih berada di Aceh Tamiang untuk membantu masyarakat, termasuk memperbaiki rumah-rumah ibadah dan masjid. Ini merupakan arahan Ketua Umum bahwa kita harus bekerja untuk masyarakat," jelasnya.

Selain kegiatan sosial, Said menyebut kepemimpinan Bahlil turut mendorong regenerasi dan kreativitas kader muda melalui Akademi AMPG serta berbagai kegiatan olahraga, seperti turnamen futsal dan basket. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana memperluas partisipasi generasi muda dalam aktivitas Partai Golkar.

"Di AMPG sekarang juga ada Akademi AMPG. Di sana para senior Partai Golkar memberikan ilmu kepada kader-kader muda. Semua anak muda Partai Golkar berpartisipasi untuk membantu masyarakat, bukan semata-mata untuk menaikkan elektabilitas," katanya.

Baca juga artikel terkait PARTAI

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Andrian Pratama Taher