Menuju konten utama

Gerindra Bantah PBB Tak Diajak Masuk Koalisi Prabowo-Sandiaga

Waketum Gerindra menyatakan PBB sampai saat ini masih ditunggu pernyataan resminya mendukung Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019.

Gerindra Bantah PBB Tak Diajak Masuk Koalisi Prabowo-Sandiaga
Ketua Umum Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra. tirto.id/Andrey Gromico

tirto.id - Partai Gerindra membantah pernyataan Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra di akun Instagramnya. Saat itu Yusril mengklaim bahwa PBB tak pernah diajak masuk ke koalisi pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Saya rasa ada komunikasi, kok. Enggak mungkin enggak ada komunikasi. Ada kok pertemuan internal [Prabowo dan Yusril]," kata Wakil Ketua Umum Gerindra, Ferry Juliantono kepada Tirto, Selasa (14/8/2018).

Ferry pun menyatakan PBB sampai saat ini masih ditunggu pernyataan resminya mendukung Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019. Bahkan, ia mengaku siap menemui Yusril untuk memastikan PBB bergabung.

"Pak Prabowo atau saya sendiri siap menemui Pak Yusril. Saya kenal baik, kok," kata Ferry melanjutkan.

Ferry juga membantah Gerindra, PAN dan PKS tak membantu PBB saat terjadi masalah verifikasi di KPU seperti yang dikatakan Yusril.

"Kami bantu, kok. Enggak mungkin nggak bantu. Saya kenal pribadi. Itu kan masalah internal PBB juga. Masalah mereka sendiri," kata Ferry.

Selasa pagi ini, Yusril menyampaikan protes terhadap koalisi pendukung Prabowo-Sandiaga. Menurutnya, "Koalisi keumatan hanya fatamorgana yang tak pernah ada di alam nyata. PBB tidak pernah terlibat di sana. Bahkan kita komplain nama kita dibawa-bawa tanpa pernah diajak bicara."

Yusril pun mengaku telah berulang kali menghubungi PAN, PKS dan Gerindra untuk membuat koalisi, tapi tak pernah digubris.

"Kita sudah sering bantu Gerindra, tapi ketika partai kita terpuruk dikerjain KPU, apakah ada sekedar salam menunjukkan simpati pada kita? Baik Gerindra maupun PKS, PAN yang disebut koalisi keumatan itu, tidak pernah ada," kata Yusril.

Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan lainnya dari M. Ahsan Ridhoi

tirto.id - Politik
Reporter: M. Ahsan Ridhoi
Penulis: M. Ahsan Ridhoi
Editor: Yuliana Ratnasari