Gempa Tektonik Banjarnegara

Jumlah rumah rusak terdampak gempa bertambah menjadi 316 unit yang tersebar di lima desa di Kecamatan Kalibening, dengan total pengungsi mencapai 526 KK. ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/aww/18.
Warga mencari barang-barang yang masih bisa diselamatkan pascagempa tektonik dangkal dengan kekuatan 4,4 SR pada kedalaman 4 Kilometer, di Desa Kertosari, Kalibening, Banjarnegara, Jateng, Kamis (19/4). ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/aww/18.
Jumlah pengungsi korban gempa di Kabupaten Banjarnegara, terus bertambah menjadi 2.104 jiwa, karena banyak warga mengaku takut bila harus tinggal di dalam rumah yang rusak akibat gempa, dan masih trauma terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan di Balai Desa Sidakangen, Kalibening, Banjarnegara, Jateng, Rabu (18/4). ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/aww/18.
Sejumlah warga mengungsi di tenda darurat akibat rumah mereka roboh karena gempa tektonik dangkal dengan kekuatan 4,4 SR, yang melanda Desa Kasinoman, Kalibening, Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (18/4). ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/foc/18.
Warga melihat kondisi rumah yang ambruk akibat gempa tektonik dangkal dengan skala 4,4 SR pada kedalaman 4 Kilometer, Di Desa Kertosari, Kalibening, Banjarnegara, Jateng, Kamis (19/4). ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/aww/18.
Dua orang meninggal dan ratusan warga mengungsi akibat gempa tersebut yang menyebabkan 135 rumah rusak di tiga desa di wilayah kecamatan Kalibening, Banjanegara. ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/foc/18.
Bangunan musala roboh akibat gempa tektonik dangkal dengan kekuatan 4,4 SR, yang melanda Desa Kasinoman, Kalibening, Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (18/4). ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/foc/18.
Petugas gabungan bersama relawan membersihkan puing bangunan yang berbahaya, akibat gempa tektonik dangkal dengan kekuatan 4,4 SR pada kedalaman 4 Kilometer, di Desa Kertosari, Kalibening, Banjarnegara, Jateng, Kamis (19/4). ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/aww/18.
Sejumlah pengungsi menempati ruang kelas yang digunakan sebagai pos pengungsian darurat di SD N 2 Sidakangen, Kalibening, Banjarnegara, Jateng, Rabu (18/4). ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/aww/18.
Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG), melakukan observasi akivitas kegempaan di Posko pengamatan BMKG di Desa Sidakangen, Kalibening, Banjarnegara, Jateng, Kamis (19/4). BMKG mencatat gempa susulan terjadi dua kali, dan berencana melakukan pengamatan aktivitas kegempaan di Kecamatan Kalibening selama seminggu kedepan. ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/ama/18.
Ratusan rumah ambruk akibat gempa tektonik dangkal dengan skala 4,4 SR pada kedalaman 4 Kilometer, Di Desa Kertosari, Kalibening, Banjarnegara, Jateng, Kamis (19/4). Foto/Kompilasi Antara Foto
20 April 2018
Gempa tekntonik berkekuatan 4.4 SR dengan kedalaman 4 kilometer, mengguncang Desa Kasinoman, Kalibening, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah pada Rabu siang (19/4/2018). Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa yang terjadi di Bajarnegara tersebut merupakan gempa dangkal yang tidak menimbulkan tsunami namun merusak karena pusat gempa berada di darat. Ratusan rumah penduduk ambruk dan beberapa fasilitas umum rusak. Sebanyak 180 personel tim gabungan dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban gempa. BNPM mencatat korban luka saat ini ada 21 orang yang sebagian besar akibat tertimpa reruntuhan bangunan dan 2 orang meninggal.