FPI Tolak Film Kucumbu Tubuh Indahku yang Diseleksi Komite Oscar

Oleh: Zakki Amali - 17 September 2019
Dibaca Normal 1 menit
FPI menolak Film Kucumbu Indah Tubuhku yang diputar di acara Pasar Sentiling, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (15/9/2019) lalu.
tirto.id - Film Kucumbu Indah Tubuhku yang diputar di acara Pasar Sentiling, Kota Semarang, Jawa Tengah, ditolak oleh ormas Islam, salah satunya Front Pembela Islam (FPI), Minggu (15/9/2019) lalu.

Garin Nugroho, sutradara Kucumbu Indah Tubuhku, menolak permintaan FPI untuk menghentikan pemutaran, karena pemutaran film sudah sesuai prosedur hukum.

“Cara ormas ini menunjukkan penegakan hukum pemerintah hanya de jure, namun bukan de facto atau dalam kehidupan sehari-hari,” kata Garin kepada Tirto, Selasa (17/9/2019).

Akibatnya, kata dia, penghakiman di lapangan tetap terjadi. Meski begitu, Garin emoh menuruti permintaan itu.

“Saya tetap tegas memutar film ini karena hak demokrasi dan hukum saya dan film saya,” ujarnya.

Film Kucumbu Indah Tubuhku akan mewakili Indonesia dalam seleksi Komite Oscar 2020 bersama Ave Maryam dan 27 Steps of May. Komite akan memilih satu dari tiga film untuk dikirim ke seleksi The Academy Awards dalam kategori The Oscars Foreign Language Film.

Garin menceritakan, selama proses pemutaran film, penonton aktif bertanya dan berpendapat. Kepolisian, tulis Garin dalam unggahan Facebook, berjaga selama pemutaran film hingga rampung.

“Film akhirnya diputar, dikawal petugas polisi, diskusi berjalan seru, penonton penuh, sungguh menarik. Sahabat-sahabat penonton perempuan berjilbab justru aktif bertanya dan berpendapat dengan genuine,” kata Garin.

Kepala Bidang Hukum FPI Jawa Tengah Zainal Abidin berkata penolakan ditempuh karena mendengar kabar film ini "tidak mendidik bagi generasi muda."

“Saya belum lihat filmnya. Saya dengar-dengar filmnya tidak mendidik untuk generasi muda. Masak anak-anak remaja diajari pacaran yang di situ [Pasar Sentiling] tempat umum?” kata Zainal.

Zainal mengklaim tak hanya FPI yang menolak. Ada ormas Islam lain, kemudian personel FPI bergabung karena terpicu isu film.

“Kepada anak-anak saya berpesan agar protes itu dengan cara taat hukum. Tidak sweeping dan tak melanggar hukum. Protes bagian dari penyampaian pendapat,” ujarnya.

Saat ditanya Kucumbu Indah Tubuhku telah lolos Lembaga Sensor Film (LSF), Zainal mengaku tidak kaget karena ada juga sinetron dan film yang lolos sensor tapi ditegur Komisi Penyiaran Indonesia.

“Kalau nanti dimintai memeriksa film, apakah ini merusak nilai-nilai agama, etika, moral anak-anak generasi muda, saya siap,” ujar Zainal.

_____________

RALAT

Berita ini awalnya berjudul "FPI Tolak Film Kucumbu Indah Tubuhku yang Diseleksi Komite Oscar". Pukul 11.30 WIB, Rabu (18/9/2019) berita ini mengalami perubahan karena kesalahan judul film. Ralat ini juga sekaligus menjadi permohonan maaf kami.


Baca juga artikel terkait LARANGAN PEMUTARAN FILM atau tulisan menarik lainnya Zakki Amali
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Zakki Amali
Penulis: Zakki Amali
Editor: Maya Saputri
DarkLight