Liga Italia

Fabio Quagliarella Samai Rekor Gol Gabriel Batistuta di Serie A

Oleh: Gilang Ramadhan - 27 Januari 2019
Dibaca Normal 1 menit
Dua gol penalti Fabio Quagliarella membantu Sampdoria menang 4-0 atas Udinese dalam laga pekan 21 Liga Italia 2018/2019 pada (27/1).
tirto.id - Kemenangan 4-0 Sampdoria atas Udinese pada pekan 21 Liga Italia Serie A 2018/2019 pada (27/1) di Luigi Ferraris diwarnai dua gol penalti yang diciptakan Fabio Quagliarella. Gol penalti pertama membuat namanya bersanding dengan Gabriel Batistuta sebagai pemain yang mencetak gol dalam 11 laga beruntun di ajang Serie A.

Adapun rekor Gabriel Batistuta dibukukan pada Serie A musim 1994-1995 bersama Fiorentina. Gabigol mencetak gol dalam 11 pekan perdana yang diawali saat melawan Cagliari dan berakhir ketika bermain imbang 2-2 kontra Sampdoria. Total, Batistuta mencetak 14 gol dari 11 laga tersebut.

"Itu[rekor gol] tidak terpikirkan. Saya menjadi emosional, karena hanya bisa membayangkan sesuatu seperti itu. Hanya menyebut nama [Gabriel] Batistuta membuat saya merinding. Saya tak bisa berkata-kata, percayalah! Ini adalah hidupku," ungkap mantan penggawa Juventus itu seusai laga berakhir.

Wasit langsung memberikan hadiah penalti pada menit 33 ketika Gregoire Defrel dijatuhkan di kotak penalti Udinese oleh Valon Behrami. Fabio Quagliarella yang maju menjadi eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Sepakan keras mendatar kaki kanannya membuat bola melaju deras ke pojok kanan bawah gawang. Kendati mampu menebak arah bola, Emil Audero kalah cepat.

Kucuran gol pemain berjuluk Quagliagol itu dimulai saat kekalahan Sampdoria dari AC Milan di pekan 10 Serie A. Namun jawara tiga kali Serie A tersebut melewatkan satu pertandingan ketika harus duduk di bangku cadangan saat Sampdoria takluk dari AS Roma pada pekan 12. Total, ia mencetak 13 gol dari 11 laga tersebut serta menjadikannya Capocannoniere sementara dengan 16 gol, unggul dua gol dari Cristiano Ronaldo dan Duvan Zapata.



Sang pelatih, Marco Gaimpaolo menyebut penyerang yang akan genap berusia 36 tahun pada 31 Januari mendatang itu mendapatkan rekor langka yang luar biasa. Menurut Giampaolo, bukan tidak mungkin anak asuhnya tersebut akan meraih gelar top skor di akhir musim.

“Saya pikir Quagliarella bisa merasakan kebahagiaan atas rekornya. Ini adalah pencapaian luar biasa yang bisa dinikmati oleh begitu sedikit juara. Saya pikir itu membuatnya sangat emosional. Sekarang setelah ia memiliki catatan ini, mengapa tidak membidik gelar Capocannoniere (top skor)?," ungkap Giampaolo usai laga.

Dengan kemenangan tersebut, Sampdoria berhasil merangsek naik ke posisi 5 klasemen sementara dengan 33 poin. Kendati memiliki jumlah poin yang sama dengan AS Roma, Il Samp unggul dalam hal selisih gol.

Baca juga artikel terkait LIGA ITALIA atau tulisan menarik lainnya Gilang Ramadhan
(tirto.id - Olahraga)


Penulis: Gilang Ramadhan
Editor: Gilang Ramadhan