Emil Salim Berharap SBY Wujudkan Cita-cita Ani Yudhoyono

Oleh: Zakki Amali - 2 Juni 2019
Dibaca Normal 1 menit
Ani Yudhoyono memiliki sejumlah cita-cita sebelum meninggal. Emil Salim bergarap suaminya, SBY dapat mewujudkannya.
tirto.id - Emil Salim, mantan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden periode 2010-2014 berharap agar cita-cita mendang Ibu Negara 2004-2014, Ani Yudhoyono dapat diwujudkan.

"Kami berharap agar Bapak SBY terus berpegang teguh pada komitmen dan meneruskan cita-cita istri untuk diselesaikan," ujar Emil Salim, saat menghadiri pemakaman Ani Yudhoyono, di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6/2019), dikutip dari Antara.

Emil berharap kepada suami Ani, Susilo Bambang Yudhoyono agar tak larut dalam kesedihan, sehingga dapat segera bangkit dan mewujudkan cita-citanya.

Selama mengenal Ani Yudhoyono, Emil mengaku sosoknya sebagai perempuan panutan yang peduli terhadap sesama.


"Beliau istri yang baik untuk Pak SBY, sumber inspirasi, sehingga mampu menjalankan tugas sebagai presiden yang berat [selama jadi presiden dua periode]," kata dia.

Mantan Menteri Lingkungan Hidup ini juga mengatakan, semasa hidupnya, Ani Yudhoyono terlibat dalam berbagai kegiatan sosial.

Putra Ani Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam sambutannya mewakili keluarga saat pemakaman menyampaikan salah satu cita-cita yang akan diwujudkan.

"Selam 4 bulan masa perawatannya, beliau tidak pernah berhenti berpikir dan bekerja, tidak hanya berjuang melawan penyakitnya, almarhumah juga menyibukkan diri dengan menuliskan beberapa gagasan yang Insya Allah akan kami lanjutkdan dan wujudkan bersama," ujar AHY.

Dia juga mengatakan, ibundanya telah mencurahkan pikirannya untuk bangsa dan negara. Di antara program yang dikenal dengan lima pilar yakni Indonesia Pintar, Indonesia Sehat, Indonesia Hijau, Indonesia Kreatif dan Indonesia Peduli.

"[5 pilar] adalah sebagai sebagian saja wujud implementasi gagasan dan kerja keras bagi bangsa dan negara," ucap AHY.

Ani Yudhoyono bernama lengkap Kristiani Herrawati menjalani perawatan intensif di University Hospital (NUH), Singapura sejak Februari 2019. Ia meninggal di rumah sakit ini pada usia 67 tahun, Sabtu (1/6/2019) pukul 11.50 waktu Singapura.



Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta dengan prosesi kenegaraan yang dipimpin Presiden Joko Widodo.

Dalam pemakaman ini dipimpin oleh Presiden Joko Widodo. Sejumlah mantan presiden hadir seperti BJ Habibie dan Megawati Soekarnoputri dan mantan Ibu Negara Sinta Nuriah Wahid, serta mantan Wakil Presiden, Tri Sutrisno dan Boediono.

Baca juga artikel terkait ANI YUDHOYONO atau tulisan menarik lainnya Zakki Amali
(tirto.id - Sosial Budaya)

Sumber: Antara
Penulis: Zakki Amali
Editor: Agung DH
DarkLight