Menuju konten utama

Data Sementara Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu

Sejumlah korban akibat ledakan yang diduga bom di Kampung Melayu telah mendapatkan perawatan. Jumlah pasti korban belum diketahui.

Data Sementara Korban Ledakan Bom di Kampung Melayu
Polisi mengevakuasi jenazah korban bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Kamis (25/5). tirto.id/Andrey Gromico

tirto.id - Dua ledakan di terminal Kampung Melayu Jakarta Timur pada Rabu (24/5/2017) sekitar pukul 21.00 WIB telah menyebabkan korban meninggal dunia dan luka. Belum ada data resmi dari kepolisian terkait jumlah pasti korban.

Dari informasi dari RS Budi Asih diketahui ada dua korban luka yang dirawat yakni Taspik Saputro (40) warga Bambu Apus, Cipayung, Jaktim dan Susi A Fitriani warga Kebon Nanas.

Sedangkan korban dirawat di Rumah Sakit Premier Jatinegara diketahui ada satu korban meninggal dan empat luka.

Korban meninggal atas nama Bripda Topan Al Agung dari Unit 1 peleton 4 Polda Metro Jaya.

Sedangkan korban luka terdiri dariBripda Feri (unit 1 peleton 4 PMJ) mengalami luka pada wajah, badan dan paha. Korban lainnya Bripda Yogi (unit 1 peleton 4 PMj) mengalami luka di sekujur tubuh,.

Korban sipil yang dirawat bernama Agung (17 tahun) berprofesi sebagai sopir swasta mengalami luka pada kaki, tangan dan badan.

Korban sipil lain seorang mahasiswi bernama Jihan (19 tahun) mengalami luka melepuh pada tangan kiri.

Dua anggota Polri mengalami gangguan pendengaran akibat suara ledakan. Informasi dari lokasi kejadian, Kamis dini hari, kedua anggota Polri tersebut atas nama M Riski dan Wira mengalami telinga berdengung akibat kerasnya suara ledakan.

Saat ini keduanya telah mendapatkan penanganan berupa obat tetes telinga di unit ambulans yang berada di lokasi.

Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris Jenderal Polisi Syafruddin menyatakan dugaan sementara ledakan di Kampung Melayu berasal dari bom bunuh diri. "Telah terjadi bom sementara bom bunuh diri," kata Komjen Polisi Syafruddin di Jakarta Rabu (24/5/2017).

Syafruddin mengatakan dugaan sementara pelaku seorang diri dari unsur masyarakat sipil.

Polisi jenderal bintang itu menyebutkan jumlah korban yang terkena ledakan tersebut enam orang terdiri dari seorang diduga pelaku dan lima anggota Polri.

"Lima anggota Polri dan satu orang dipastikan meninggal dunia," ungkap Syafruddin.

Baca juga artikel terkait BOM KAMPUNG MELAYU atau tulisan lainnya dari Agung DH

tirto.id - Hukum
Reporter: Agung DH
Penulis: Agung DH
Editor: Agung DH