Menuju konten utama

Daftar Persyaratan untuk Menjadi Pramugari

Syarat menjadi pramugari yaitu lulusan SMA dan memiliki tinggi badan minimal 160 cm untuk perempuan.

Daftar Persyaratan untuk Menjadi Pramugari
Pramugari Garuda Indonesia. foto/https://www.garuda-indonesia.com/

tirto.id - Pramugari menjadi salah satu profesi yang dapat dipilih usai lulus SMA. Namun sebelum ditempatkan sebagai pramugari di sebuah maskapai penerbangan, Anda masih harus menempuh pendidikan pramugari.

Dalam pendidikan pramugari, Anda akan diajarkan berbagai tugas utama para pramugari termasuk aturan dalam penerbangan hingga cara menangani penumpang ketika terjadi masalah dalam penerbangan.

Terdapat berbagai syarat untuk menjadi pramugari. Dilansir dari laman Bandara Soekarno Hatta, berikut adalah syarat-syarat untuk menjadi pramugari:

- Pria/ wanita dengan minimal lulusan SMA atau sederajat.

- Usia maksimal 22 tahun saat mendaftar

- Tinggi badan minimal 170 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita

- Berat badan proporsional

- Belum menikah

- Tidak menggunakan alat bantu melihat seperti kacamata atau kontak lensa

- Tidak buta warna

- Memiliki susunan gigi yang rapi. Diperbolehkan memakai behel gigi, kawat gigi, atau gigi palsu saat pelatihan. Selain itu, harus bersedia memperbaiki jika terdapat masalah pada gigi seperti gigi berlubang, ompong, dan sebagainya.

- Tidak memiliki luka permanen pada bagian kulit yang terekspos dari pakaian.

- Boleh mengenakan jilbab atau kerudung (tergantung kebijakan masing-masing perusahaan)

- Panjang rambut bebas namun rapi (tergantung kebijalan masing-masing perusahaan).

- Melengkapi persyaratan umum administrasi seperti Surat Keterangan Sehat dari Dokter, Fotokopi KTP, Fotokopi Ijazah terakhir atau Surat Tanda Lulus yang telah di legalisir, pas foto close up dan full body.

- Lolos tes yang diadakan oleh pihak penyelenggara pendidikan. Tes tersebut berupa psikotes, check-up kesehatan, wawancara pengetahuan umum dan bahasa Inggris.

- Mau menjalani pendidikan intensif selama 12 bulan di asrama yang telah ditunjuk.

Cara Mengukur Tubuh Proporsional

Berat badan proporsional adalah berat badan yang sesuai dengan tinggi badan yang dimiliki. Mengukur berat badan untuk melihat apakah sudah proporsional atau belum dapat dilakukan sendiri. Salah satunya adalah dengan mengukur Indeks Massa Tubuh (IMT) atau Body Mass Index (BMI).

Caranya adalah dengan membagi berat badan (dalam satuan kilogram) oleh kuadrat tinggi badan (dalam satuan meter).

Contohnya untuk seseorang yang memiliki berat badan 55 kg dan tinggi badan 160 cm, maka hitungannya adalah:

Hasil perhitungan BMI orang tersebut adalah 21,48. Jika seseorang memiliki BMI di antara rentang 18,5 hingga 24,9, maka orang tersebut memiliki berat badan yang ideal.

Berikut adalah tabel BMI dilansir dari Medical News Today:

1. Hasil BMI di bawah 18,5 memiliki status underweight. Sangat disarankan untuk menambah berat badan dan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

2. Hasil BMI di antara 18.5 – 24,9 memiliki status proporsional. Dengan mempertahankan berat badan yang dimiliki akan meminimalisir resiko masalah kesehatan.

3. Hasil BMI di antara 25-29.9 mengindikasikan pada kelebihan berat badan tingkat I. Dianjurkan untuk menurunkan beberapa kilo dari berat tubuh demi kesehatan.

4. Hasil BMI di atas 30 mengindikasikan pada kelebihan berat badan tingkat II atau obesitas. Sangat dianjurkan untuk menjalani diet demi kesehatan tubuh dan berkonsultasi dengan dokter untuk melakukannya.

Baca juga artikel terkait PRAMUGARI atau tulisan lainnya dari Dinda Silviana Dewi

tirto.id - Sosial budaya
Kontributor: Dinda Silviana Dewi
Penulis: Dinda Silviana Dewi
Editor: Yantina Debora