Menuju konten utama

Cerita Penjaga Rumah saat Kebakaran Kediaman Haerul Saleh BPK

Ia menjelaskan Haerul Saleh bersama tiga orang lainnya berada di lantai empat saat kebakaran, tetapi tiga ART berhasil keluar pintu sebelum api membesar.

Cerita Penjaga Rumah saat Kebakaran Kediaman Haerul Saleh BPK
Arpen, penjaga rumah Haerul Saleh. tirto.id/Nanda Aria Putra
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Saksi mata sekaligus penjaga rumah Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Haerul Saleh, Arpen, mengaku tak mengetahui persis bagaimana api pertama kali muncul. Saat kebakaran terjadi, dirinya tengah berjaga di bagian depan rumah.

"Kalau kronologinya kalau saya enggak terlalu paham karena kan kalau saya kan standby-nya di depan. Kalau untuk saya yang tahu tadi yang mereka berempat tadi. Yang ikut naik ke atas," ujar Arpen di lokasi kejadian, Jumat (8/5/2026).

Menurut Arpen, dirinya mengetahui terjadi kebakaran setelah mendengar teriakan minta tolong dari para asisten rumah tangga (ART) yang berada di lantai empat bersama Haerul Saleh.

"Iya sambil teriak. Nah saya kirain Bapak sudah ikut keluar ternyata Bapak belum ikut keluar," katanya.

Saat mencoba naik ke lantai empat untuk menolong, Arpen mengaku api sudah membesar sehingga upaya penyelamatan terhadap Haerul tak bisa dilakukan.

"Pas kita naik karena kita tanya Bapak mana, Bapak di dalam. Kita mau bantuin Bapak tapi api sudah besar," tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa Haerul Saleh bersama tiga orang lainnya berada di lantai empat saat kebakaran. Namun, korban berada di ruang kerja di lantai yang sama, sementara tiga orang lainnya berhasil selamat dengan cara keluar dari pintu sebelum api membesar.

"Itu mereka lagi apa ada yang dikerjain sih di atas. Yang tahu mereka berempat tadi. Yang tahu pastinya. Mereka berempat," kata Arpen.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Selatan, I Putu Yuni, mengungkapkan bahwa saat kejadian sekitar pukul 08.00 WIB, Anggota BPK itu sedang berada bersama beberapa asisten rumah tangga di lantai 4.

Namun, polisi masih mendalami bagaimana ketiga ART tersebut bisa selamat sementara Haerul Saleh meninggal dunia.

"Nah itu makanya, kita dalami dulu peristiwa itu," katanya di lokasi.

Polisi juga masih menyelidiki apakah korban sempat terjebak di dalam ruangan saat api membesar. Saat ini, tim identifikasi dan Puslabfor Mabes Polri tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lantai 4.

"Itu makanya kita dalami di lokasi, olah TKP lagi sedang dilaksanakan di atas. Persesuaian keterangan saksi dan alat bukti nanti bisa menjelaskan semuanya," jelas Putu.

Baca juga artikel terkait KEBAKARAN atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Flash News
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Andrian Pratama Taher