tirto.id - Cara cek kartu memori asli atau palsu menjadi salah satu informasi yang diperlukan oleh para pengguna perangkat. Pengetahuan ini dibutuhkan lantaran ada banyak kartu SD yang dijual dengan harga miring, namun bukan memory card original.
Micro SD pada dasarnya ikut berperan memengaruhi kinerja perangkat. Kualitasnya yang abal-abal bisa memperburuk kinerja HP, kamera, maupun laptop.
Menurut Photograpylife, peredaran microSD palsu kerap dilakukan oleh penjual pihak ketiga di platformAmazon, NewEgg, dan Walmart. Di Indonesia, penjualan microSD palsu juga marak di toko online maupun offline.
Ciri-Ciri Kartu MicroSD Palsu
Merujuk sumber informasi serupa, terdapat lima ciri-ciri micro SD palsu yang perlu diketahui pengguna perangkat. Mulai dari kecepatan yang tidak sesuai, kurangnya kapasitas, merek palsu, kapasitas palsu, dan harganya murah.
Berikut penjelasan tentang ciri kartu SD yang bukan memory card original.
1. Kecepatan Baca/Tulis yang Dikurangi
Ciri-ciri kepalsuan yang sering dialami oleh pembeli adalah palsunya kecepatan baca maksimum 95 MB/detik dan kecepatan tulis 90 MB/detik. Kemudian label "V30" yang seharusnya menjamin kecepatan tulis minimum 30 MB/detik.Namun demikian, microSD mungkin tidak mendapatkan kecepatan lebih dari 5-10 MB/detik. Kartu memori lama dan lambat, sehingga oknum penjual menggunakan label palsu agar terlihat cepat.
Satu-satunya cara untuk menguji kartu memori tersebut adalah dengan melakukan operasi baca atau tulis file. Kendati begitu, microSD macam ini biasanya sering digunakan tanpa pemilik mengetahui bahwa kartu tersebut tidak asli.
2. Berkurangnya Kapasitas
Memory card biasanya melaporkan kapasitas besarnya ke komputer, smartphone, kamera, atau perangkat penyimpanan. Namun, microSD palsu hanya berisi bagian yang sangat kecil dari keseluruhan kapasitas.Sebut saja ada SD card yang menampilkan ukuran 512 GB di perangkat, tetapi kenyataannya hanya memiliki 16 GB sel penyimpanan. Hal ini terjadi karena microchip di dalam kartu memori telah diprogram ulang untuk melaporkan ukuran berbeda.
MicroSD semacam ini sangat berbahaya karena pengguna mungkin tidak tahu bahwa kartu itu palsu, setidaknya sampai mengisinya penuh. Angka yang tertulis 16 GB pada penyimpanan mungkin bekerja dengan baik, tetapi akan menghasilkan kesalahan data tertentu.
3. Merek Palsu
Beberapa kartu memori memiliki label merek besar, kemudian dipasarkan dengan harga yang tinggi. Namun demikian, Anda harus berhati-hati terhadap microSD berlabel merek besar yang palsu.Komponen yang digunakan untuk menciptakan microSD palsu tidak akan pernah mencapai kualitas label aslinya. Kendati secara tampilan kemungkinan mirip, kapasitas maupun kecepatan membacanya jauh berbeda.
4. Kapasitas Tidak Realistis
Bukan hanya kecepatan baca, microSD palsu yang dijual secara online juga kerap menunjukkan ukuran penyimpanan yang tidak realistis. Sebut saja ada kartu memori yang dipajang dengan kapasitas sebesar 2 TB.Jika menemukan kartu memori dengan kapasitas yang tidak realistis seperti itu, tentu perlu berhati-hati. MicroSD dengan kapasitas yang besar itu perlu diwaspadai lantaran harga aslinya sangat mahal.
5. Dijual Terlalu Murah
Berbicara mengenai harga beli, pengguna perangkat yang low budget tentu akan memilih barang yang ringan di kantong. Kendati demikian, microSD palsu tetap perlu Anda hindari.Ciri-ciri Micro SD palsu dapat dipantau dari harga jualnya yang murah, jika dibandingkan dengan merek-merek asli. MicroSD yang dijual terlalu murah tersebut bisa saja palsu.
Cara Cek Keaslian Kartu Memori
Penggunaan SD card palsu dapat memengaruhi kinerja perangkat, salah satunya pada kamera yang akan menjadi lambat saat mengakses file. Bahkan, berpotensi memunculkan kerusakan data atau hilangnya gambar.
Berikut ini tips untuk cek kartu memori asli atau palsu menurut Photograpylife.
1. Periksa Kemasan Produk
Untuk cek kartu memori asli atau tidak, Anda bisa memulainya dengan memeriksa kemasan microSD. Jika dicetak dengan ukuran yang aneh, tidak konsisten, atau tanpa segel, berarti Anda sudah menemukan microSD palsu.2. Periksa Kartu Memori
Selain kemasan, produk microSD yang ingin Anda beli juga perlu dicek bentuk maupun komponen penunjangnya. Beberapa kasus memperlihatkan kartu memori tanpa label, berlabel tapi tidak simetris, kualitas cetakannya rendah, dan mudah terkelupas.Adapun cara cek memory card original bisa dilihat secara jelas melalui nomor seri unik yang mengidentifikasi kartu. Jika tidak dapat menemukan string panjang yang mengandung angka atau huruf dengan angka, micro SD itu kemungkinan besar palsu.
3. Tes Kecepatan Kartu
Cek kartu memori asli atau palsu juga dapat dilakukan dengan mengukur kecepatan pemindahan atau penyalinan file. MicroSD palsu berkinerja buruk bila dibandingkan dengan yang asli.Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah melakukan pembacaan kartu memori menggunakan card reader. Kemudian ambil data besar dari komputer Anda, misalnya file video berkapasitas 1-2 GB.
Seret dan taruh dokumen tersebut ke dalam kartu memori, lalu amati seberapa cepat pemindahan data melalui tulisan rata-rata yang tampil. Jika kecepatan lambat atau jauh dari informasi yang disampaikan label produk, microSD yang Anda gunakan bisa dipastikan palsu.
Aplikasi Cek Micro SD Asli
Cara cek MicroSD di Android kini menjadi solusi efektif bagi para pengguna perangkat untuk menemukan fakta keaslian kartu memorinya. Untuk mengecek keaslian micro SD di HP, Anda bisa menggunakan SD Card Test dan SD Insight.
Adapun kedua aplikasi untuk mengecek kartu memori ini dapat diperoleh melalui Google Play Store. Berikut tautan yang bisa Anda akses untuk mengunduh aplikasi cek micro SD asli.
- Link Download Aplikasi Cek Micro SD Asli (SD Card Test)
- Link Unduh Aplikasi Cek Micro SD Asli (SD Insight)
Penulis: Febri Eka Pambudi
Editor: Iswara N Raditya
Penyelaras: Ibnu Azis & Yuda Prinada
Masuk tirto.id

































