Kolumnis

Kami terbuka dengan pelbagai sudut pandang. Kirimkan opini Anda ke opini@tirto.id
Fasisme Gaya Lama dan Gaya Baru
Diah Kusumaningrum - 20 Januari 2020
Kelompok fasis paling lihai memanfaatkan demokrasi. Karena bagi mereka demokrasi sekadar kendaraan, bukan nilai.
Mutu Debat Publik Kita
Ariel Heryanto - 16 Januari 2020
Kebiasaan berdiskusi kita berubah. Masing-masing membela keyakinan dengan harga mati. Yang berbeda dianggap ancaman.
Gelombang Baru Fasisme: Sejarah Berulang?
Diah Kusumaningrum - 15 Januari 2020
Fasisme zaman kita tampak seperti lelucon. Tapi siapa bilang lelucon tidak bisa mematikan?
Kasus Reynhard Sinaga: Bom Waktu Jurnalisme Indonesia
Wisnu Prasetya Utomo - 10 Januari 2020
Isi media Indonesia tentang Reynhard Sinaga: gaya selfie, potret rumah pelaku, pernyataan para selebritas.  
Kala Sitor Situmorang Menolak Tawaran Adam Malik untuk Gabung PDI
JJ Rizal - 21 Desember 2019
Sitor menolak tawaran Adam Malik setelah ia keluar dari bui Orde Baru. Penawaran yang penuh kepentingan & pencitraan.
1965 dan Mereka yang Berani Merawat Ingatan
Lilik HS - 6 Desember 2019
Prabowo dkk boleh saja terus jualan hantu komunisme. Namun, selalu ada anak muda yang berani merawat ingatan.
Perang Melawan Radikalisme?
Eep Saefulloh Fatah - 4 Desember 2019
Jika ada orang Islam kehilangan cinta kasih, jangan lalu ambil kesimpulan bahwa Islam tak mengajarkan cinta kasih.
Bagaimana Johann Goethe & Immanuel Kant Melawan Pembajakan Buku?
Ronny Agustinus - 29 November 2019
Pembajakan buku sudah marak di Jerman pada abad ke-18. Goethe dan Kant melawannya dengan cara masing-masing.
Warisan Menteri adalah Institusi, bukan Aplikasi
Fajri Siregar - 19 November 2019
Jika masalah persoalan kelembagaan tidak dituntaskan, teknologi yang paling efektif bagi pejabat publik hanyalah marah-marah.
Ramai-Ramai Ngawur Menggunakan Kata Radikal
Muhidin M Dahlan - 7 November 2019
Bayangkan, sinonim “radikal” adalah “teror”, bukan “pokok”, “akar”, “primer”, “dasar”.
Politik Tanpa ideologi, Politik Tukang Obat
Achmad Munjid - 6 November 2019
Di kalangan elit, ideologi hanya menjadi kembang-kembang, "abang-abang lambe", pemerah bibir, sebagai retorika.
KPK, Kabareskrim dan 'Keabadian' Antam Novambar
Teguh Budi Santoso - 4 November 2019
Siapa pun yang bertugas, Kabareskrim baru nanti akan mendapat tugas lebih ringan karena KPK telah dilumpuhkan.
Kriminalisasi Penderita Gangguan Jiwa atas Nama Penodaan Agama
Barita N Lumbanbatu - 8 Oktober 2019
Suzethe Margaret akan diadili dengan pasal penodaan agama. Ia tak bisa bersaksi di pengadilan karena mengidap gangguan jiwa.
Tuduhan Mahasiswa Ditunggangi adalah Kekalahan Moral Pemerintah
Usman Hamid - 30 September 2019
Mahasiswa turun ke jalan karena apirasi mereka dianggap angin lalu. Reaksi pemerintah yang kalah moral: mahasiswa ditunggangi.
Menristekdikti Bukan Pawang Mahasiswa
Fajri Siregar - 30 September 2019
Menristekdikti ajak mahasiswa berdialog sementara kebebasan akademik di kampus dihabisi. 
 
Ultranasionalisme Tak Berguna untuk Kemajuan dan Keadaban Indonesia
Kevin Ng - 24 September 2019
Tidakkah kita akrab dengan fakta bahwa Pancasila juga pernah dimanipulasi sebagai alat untuk menuding aktivis anti-Soeharto sebagai komunis dan teroris?
Keoknya Tuan Tanah dalam Kontestasi Politik Flores
Emilianus Yakob Sese Tolo - 17 September 2019
Dukungan politik untuk para tuan tanah di Nusa Tenggara Timur. Sebabnya? Politik uang. 
Mengelola APBN dengan Lebih Baik di Periode Kedua Jokowi
Aichiro Suryo Prabowo - 13 September 2019
Membenahi pengelolaan APBN bukan perkara mudah karena tak selalu sejalan dengan pendekatan Jokowi dalam berpolitik.
B.J. Habibie: Presiden Peralihan, Peletak Dasar Demokrasi Indonesia
Made Supriatma - 12 September 2019
Selama memerintah, Habibie tidak banyak melakukan kalkulasi politik. Justru di sanalah keunikan dan kekuatannya.
Lupakan Livi Zheng, Perhatikan I Nyoman Wenten
Michael HB Raditya - 10 September 2019
Di tengah kontroversi film Livi Zheng, I Nyoman Wenten justru terabaikan.
Di Mana Sebagian Besar Alumni LPDP Bekerja?
Fajri Siregar - 9 September 2019
Ke manakah larinya sebagian besar alumni LPDP? Menjadi ilmuwan atau mengikuti derasnya perputaran uang di sekitar perusahaan pemula alias startup?
Kontroversi Disertasi Abdul Aziz dan Ambiguitas Kesarjanaan
Ismail Fajrie Alatas - 6 September 2019
Saran dan rekomendasi dalam disertasi Abdul Aziz adalah hasil dari ambiguitas kesarjanaan: mau jadi pengamat atau ahli fiqh?
Belajar dari Pemindahan Ibu Kota Kerajaan Jawa dan Hindia Belanda
Andi Achdian - 3 September 2019
Pertumbuhan Jakarta didorong oleh kapital finansial di tangan pemburu rente.
Kolonialisme dan Rasisme: Fondasi Sikap Indonesia terhadap Papua
Tamara Soukotta - 28 Agustus 2019
Orang Papua tak perlu diselamatkan. Mereka lebih dari mampu untuk berdiri di atas kaki sendiri.
Betapa Sulitnya Menjadi Papua
Elvira Rumkabu - 27 Agustus 2019
Transmigrasi menjadikan Papua identitas sosial yang digilas dan dilebur dengan keindonesiaan yang lebih ‘modern’ dan ‘maju’.
Pindah Ibu Kota, Politik dan Bisnis Makin Sulit Diawasi?
Iqra Anugrah - 22 Agustus 2019
Apa dampak yang mungkin terjadi dari relokasi ibu kota terhadap akuntabilitas pemerintah kepada warga negara?
Gerakan Feminis Pasca-Pemilu 2019: Apa yang Harus Dilakukan?
Dyah Ayu Kartika - 21 Agustus 2019
Beragamnya bentuk feminisme seringkali menyebabkan ketidaksepakatan dalam sejumlah isu, bahkan dapat memukul mundur perjuangan kaum feminis.
Rasisme adalah Masalah Indonesia, Bukan Orang Papua
Ligia Judith Giay - 20 Agustus 2019
Banyak orang Indonesia santai-santai saja menanggapi kekerasan terhadap orang Papua di Jawa. Kok bisa?
 Papuans, It's Not You, It's Them
Ligia Judith Giay - 20 Agustus 2019
We have also seen how many Indonesians are okay with violence toward Papuans in Java. Perhaps we just did not expect them to be so crass in their racism.
NU Pasca-Pemilu: Nasionalisme Mendahului Demokrasi?
Azis Anwar Fachrudin - 7 Agustus 2019
Orde Baru menggunakan Pancasila untuk mendelegitimasi lawan-lawan politik.
DarkLight