Berita Internasional Terkini

Berita Perang Rusia-Ukraina Hari Ini: Seperti Apa Kondisi Terbaru?

Penulis: Alexander Haryanto - 21 Jun 2022 12:35 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Berita perang Rusia-Ukraina hari ini, Selasa, 21 Juni 2022, kondisi terbaru dan situasi terkininya.
tirto.id - Perang Rusia dan Ukraina masih terus berlangsung sampai hari ini, Selasa, 21 Juni 2022 atau sudah memasuki hari ke-118 invasi. Menurut berita terbaru, Wakil Menteri Pertahanan Ukraina, Hanna Maliar mengatakan, Rusia sudah mengumpulkan hampir semua tentara untuk menyerang pemukinan di dekat Sievierodonetsk.

Pertempuran yang "menentukan" sedang berlangsung di daerah Sievierodonetsk dengan pimpinan Rusia. Tujuannya untuk mencapai perbatasan wilayah Luhansk pada akhir minggu, demikian kata Maliar seperti dikutip The Guardian.

Jurnalis Rusia bernama Dmitry Muratov melelang hadiah nobel perdamaian yang dimenangkannya dan terjual dengan rekor 103,5 juta dolar AS. Alasan Muratov menjual medali itu untuk mengumpulkan dana bagi anak-anak Ukraina yang terlantar akibat perang.

Tentara Rusia menangkap orang Amerika di Ukraina dan menyebutnya sebagai "tentara bayaran" yang terlibat dalam kegiatan ilegal dan harus bertanggung jawab atas "kejahatan" mereka.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa orang-orang yang ditahan tidak dicakup oleh konvensi Jenewa karena mereka bukan pasukan reguler, demikian menurut kantor berita Rusia RIA.

Konflik Ukraina Rusia
Seorang warga berjalan di antara reruntuhan yang tercipta selepas serangan militer Rusia di Kharkiv, Ukraina, Kamis (9/6/2022). (ANTARA FOTO/REUTERS/Ivan Alvarado/foc/NBL).


Situasi Perang Rusia-Ukraina Terbaru

Para pejabat Rusia juga menuduh Ukraina meluncurkan serangan rudal terhadap tiga rig gas di Laut Hitam selatan Odesa sebagai upaya untuk melemahkan dominasi maritim Rusia. Akibat kejadian itu, kata kepala Krimea, Sergey Aksyonov, tuga orang hilang dan tiga terluka.

Menurut militer Ukraina, serangan rudal Rusia pada hari Senin telah menghancurkan sebuah gudang makanan di kota pelabuhan Odesa.

Militer Ukraina juga mengatakan pasukan Rusia menembakkan 14 rudal ke Ukraina selatan selama serangan tiga jam "dalam kemarahan yang tak berdaya atas keberhasilan pasukan kami". Tidak ada warga sipil yang tewas.

Seperti dikutip Al Jazeera dari kantor berita TASS, Rusia maju saat pasukannya merebut sebuah desa dekat kota industri Ukraina Sievierodonetsk, itu adalah target utama Moskow untuk menguasai timur Ukraina.

Menurut Gubernur Luhansk Serhiy Haidai, klaim Rusia yang mengatakan mereka sudah merebut seluruh kota Sievierodonetsk tidak benar, "mereka hanya mengendalikan bagian utama kota, bukan seluruh kota".

Kementerian pertahanan Inggris mengatakan, angkatan udara Rusia berkinerja buruk di Ukraina, sehingga memaksa Moskow mengandalkan pasukan darat yang kelelahan, sedangkan rudal jelajah canggih sudah hampir habis.

Wakil jaksa agung Ukraina mengatakan, Kyiv meluncurkan 19 proses pidana terhadap tentara Rusia atas kekerasan seksual terhadap sedikitnya 14 wanita di wilayah yang diduduki sementara.


Baca juga artikel terkait PERANG RUSIA VS UKRAINA atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Politik)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Iswara N Raditya

DarkLight