Menuju konten utama

Berapa Kali Sevilla Juara Liga Eropa, Daftar Final, dan Rekor UEL

Daftar pertandingan final Sevilla di UEL dan lima besar pemilik trofi Liga Europa terbanyak.  

Berapa Kali Sevilla Juara Liga Eropa, Daftar Final, dan Rekor UEL
Nemanja Gudelj dari Sevilla, kiri, dan Franco Vazquez dari Sevilla berpose dengan trofi setelah memenangkan pertandingan final Liga Europa antara Sevilla dan Inter Milan di Cologne, Jerman, Jumat, 21 Agustus 2020. (Ina Fassbender / Pool via AP)

tirto.id - Sevilla memperpanjang rekor sebagai tim pemilik trofi Liga Europa terbanyak sepanjang sejarah. Usaimengalahkan Inter Milan 3-2 dalam partai puncak di Stadion RheinEnergie, Cologne, Sabtu (22/8/2020), Los Nervionenses dipastikan mendapatkan gelar keenam alias raihan tertinggi untuk kompetisi tersebut.

Torehan 6 gelar yang dipegang oleh Sevilla secara lengkap adalah terjadi pada musim 2005/2006, 2006/2007, 2013/2014, 2014/2015, 2015/2016, serta 2019/2020.

Selain duduk sebagai klub dengan koleksi gelar Liga Europa terbanyak, Sevilla juga memiliki catatan yang cukup menarik pada gelaran itu.

Sejauh ini, mereka mampu mencapai 6 kali untuk pertandingan final. Artinya, tim yang berdiri sejak 130 tahun yang lalu tersebut selalu berhasil menang tanpa terkalahkan dalam melakoni duel pemungkasnya hingga berujung mencetak rekor sebagai pemilik trofi terbanyak.

"Skuad ini sangat hebat. Mereka percaya dengan yang dikerjakan. Jika saja kami tidak menang, saya masih tetap bangga dengan para pemain. Tetapi, hari ini kami membawa pulang piala. Kami selalu percaya. Tim ini tidak akan pernah menyerah," beber Julen Lopetegui, pelatih Sevilla, dikutip laman resmi UEFA.

Daftar Laga Final Sevilla

Duel final pertama bagi Sevilla di Liga Europa terjadi pada 2005/2006. Piala diraih setelah menang telak dengan skor 4-0 atas Middlesbrough di Stadion PSV, Belanda.

Empat gol dibukukan Luís Fabiano, Enzo Maresca (dua gol), serta Frédéric Kanouté. Hingga sekarang, gol sebanyak itu masih menjadi kemenangan terbesar untuk partai final Liga Europa.

Hanya berselang satu musim kemudian, Los Nervionenses kembali tampil di final Liga Europa 2006/2007 yang dihelat di Stadion Hampden Park, Glasgow. Meladeni tim sesama La Liga, Espanyol, duel berakhir imbang 2-2 di waktu normal hingga babak tambahan 2x15 menit.

Pertandingan akhirnya dilanjutkan menuju fase adu penalti. Tiga algojo Sevilla sukses melakukan tugasnya. Mereka adalah Kanouté, Ivica Dragutinović, serta Antonio Puerta. Sedangkan pemain Espanyol hanya satu yang sukses, yakni Walter Pandiani. Sevilla sukses membawa pulang trofi keduanya usai unggul 3-1.

Perjalanan klub yang bermarkas di Stadion Ramón Sánchez Pizjuán itu terus berlanjut di Liga Europa. Pada tujuh musim terakhir, mereka berhasil menyabet total empat trofi.

Bahkan, rekor lain diciptakan. Yakni dengan cara hattrick juara alias tiga kali menjadi jawara secara berturut-turut dengan ditangani satu pelatih, Unai Emery. Catataan tersebut digapai pada musim 2013/2014, 2014/2015, dan 2015/2016.

Pada gelaran 2013/2014, Sevilla mengalahkan Benfica di partai final yang digeber di Stadion Allianz, Turin. Skor 0-0 sempat mewarnai jalannya laga hingga babak adu penalti diselenggarakan.

Pada fase ini, empat penggawa Los Nervionenses mampu menyelesaikan tugas yang diemban. Mereka adalah Carlos Bacca, Stephane Mbia, Coke, dan Kevin Gameiro.

Sang lawan hanya dua yang masuk. Yakni via sepakan Rodrigo Lima serta Luisao. Sevilla akhirnya mengangkat trofi setelah menang 4-2.

Final musim berikutnya terjadi di Stadion Nasional, Warsawa. Kali ini tim yang dihadapi adalah Dnipro. Pasukan Emery kembali menang 3-2. Bacca mencetak brace untuk menggenapi lesakan gol Grzegorz Krychowiak. Dua gol balasan klub asal Ukraina itu disumbangkan oleh Nikola Kalinic dan Ruslan Rotan.

Hattrick juara akhirnya terwujud pada musim 2015/2016. Menghadapi kekuatan Liverpool yang diasuh Jürgen Klopp, Unai Emery mampu mempersembahkan trofi ketiga Liga Europa untuk Sevilla setelah unggul 3-1 Stadion St. Jakob-Park, Basel.

The Reds sebenarnya sempat memimpin lewat aksi Daniel Sturridge. Namun, disamakan Kevin Gameiro. Jorge Moreno atau Coke tampil sebagai pahlawan kemenangan bagi Los Nervionenses setelah berhasil menjebol gawang Simon Mignolet sebanyak dua kali.

Dan capaian trofi keenam disabet pada musim ini saat mengalahkan Inter Milan 3-2. Luuk De Jong melesakkan dua gol ke gawang kawalan Samir Handanović. Satu lagi berasal dari aksi bunuh diri Romelu Lukaku.

Lukaku sebelumnya sempat mencetak gol untuk Inter dan digenapi melalui lesakan Diego Godín. Sevilla pun berhasil mengangkat trofi Liga Europa yang keenam kalinya.

Berikut daftar pertandingan final Sevilla di UEL.

MusimLawanSkor
2005/2006Middlesbrough4-0
2006/2007Espanyol2-2 (pen 3-1)
2013/2014Benfica0-0 (pen 4-2)
2014/2015Dnipro3-2
2015/2016Liverpool3-1
2019/2020Inter Milan3-2

Lima besar pemilik trofi Liga Europa terbanyak.

KlubJuaraMusim
Sevilla62005/2006, 2006/2007, 2013/2014, 2014/2015, 2015/2016, 2019/2020
Inter Milan31990/1991, 1993/1994, 1997/1998
Liverpool31972/1973, 1975/1976, 2000/2001
Juventus31976/1977, 1989/1990, 1992/1993
Atlético Madrid32009/2010, 2011/2012, 2017/2018

Baca juga artikel terkait SEVILLA atau tulisan lainnya dari Beni Jo

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Beni Jo
Penulis: Beni Jo
Editor: Yulaika Ramadhani