BBM Berkualitas Rendah Dinilai Buruk Bagi Lingkungan & Mesin

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 21 Agustus 2019
Dibaca Normal 1 menit
Menurut Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbal BBM seperti Pertalite, Premiun, Solar48 dan Dexlite buruk bagi lingkungan dan dapat merusak mesin kendaraan.
tirto.id - Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB), Ahmad Safrudin mengimbau masyarakat untuk berhenti menggunakan BBM berkualitas rendah.

Menurut Ahmad BBM seperti Pertalite, Premiun, Solar48 dan Dexlite buruk bagi lingkungan dan dapat merusak mesin kendaraan.

"Harus ada pendidikan publik (sebagai gerakan) terkait hal ini sehingga masyarakat memahami adanya kerugian kalau menggunakan keempat jenis BBM tersebut," ucap Ahmad saat dihubungi reporter Tirto Selasa (30/8/2019).

Ahmad mengatakan bagi Premium (beroktan 88) dan Pertalite (beroktan 90), masyarakat perlu memahami bahwa kedua jenis BBM ini memiliki oktan rendah (di bawah 92) meski harganya murah.

Dampaknya kendaraan yang menggunakannya akan mengalami lebih banyak knocking yang artinya pemborosan BBM juga semakin mempercepat kerusakan pada mesin.

Disamping itu BBM ini juga memperbesar emisi CO dan HC yang buruk buat lingkungan.

Meskipun Pertalite hanya memiliki bilangan oktan dua poin lebih rendah dari Pertamax di angka 92, Ahmad mengingatkan hal ini tetap buruk dengan Premium yang memiliki oktan 88.

Sementara, bagi BBM jenis diesel juga sama buruknya. Ahmad menyebutkan Solar48 dan Solar Dexlite memiliki kadar belerang yang tinggi yaitu 2500 ppm (Dexlite 1200 ppm) sehingga menyebabkan pelepasan konsentrasi polutan cukup tinggi untuk jenis PM2.5, PM10, dan SO2.

"Untuk itu harus segera dihentikan produksi dan penjualan BBM tidak ramah lingkungan di kawasan padat seperti di Jakarta," ucap Ahmad.

Melihat fakta-fakta itu, Ahmad juga menilai bahwa anggapan bahwa BBM seperti Premium, Pertalite, Solar dan Dexlite untuk kalangan bawah sebenarnya terbantahkan.

Sebab jika diperhitungkan dengan seksama, penggunaan empat bahan bakar itu menghasilkan ongkos yang besar.

Pertama, penggunaannya akan menyebabkan kerusakan spare part kendaraan terutama piston, arm piston, busi dan lainnya. Kedua, empat jenis bahan bakar ini sebenarnya boros dan hanya menghasilkan jarak tempuh yang lebih sedikit.

Sehingga, anggapan BBM ini murah terbantahkan karena ongkos yang ditanggung masyarakat jadi besar.

"Adalah salah dan cenderung menyesatkan jika orang miskin yg memerlukan Premium88, Pertslite90, Solar48 dan Dexlite. Justru penggunaan keempat jenis BBM ini jadi mahal. Justru merugikan kalangan menengah ke bawah," ucap Ahmad.


Baca juga artikel terkait BBM atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Nur Hidayah Perwitasari
DarkLight