Menuju konten utama

Badai Dahlia: Masyarakat Bandung Diminta Waspadai Pohon Tumbang

Masyarakat diimbau waspada terhadap pohon tumbang dan potensi papan reklame roboh seiring dengan adanya siklon tropis Dahlia.

Badai Dahlia: Masyarakat Bandung Diminta Waspadai Pohon Tumbang
Ilustrasi cuaca ekstrem. Getty Images/iStockphoto

tirto.id - Badai Dahlia terdeteksi berada di barat daya Samudera Hindia sehingga mempengaruhi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Barat. Untuk itu, masyarakat Kota Bandung diminta untuk waspada terhadap pohon tumbang dan potensi papan reklame roboh seiring dengan adanya siklon tropis ini.

"Dari cuaca ekstrem yang terjadi tak hanya di Kota Bandung tapi secara nasional seperti info dari BMKG. Masyarakat Bandung harus waspada terhadap pohon tumbang," ujar Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Bandung Ferdi Ligaswara, Kamis (30/11/2017).

Berdasarkan data dari BMKG, siklon Dahlia terdeteksi pertama kali di sebelah barat daya Bengkulu dan mendekat ke pesisir Jawa Barat bagian selatan. Badai ini berpotensi menimbulkan hujan lebat disertai angin kencang.

Masyarakat pun diminta waspada jika terjadi hujan lebat dan menjauhi daerah sekitar aliran sungai. Selain itu, bagi warga yang berada di sekitar lereng bukit atau di Kawasan Bandung Utara (KBU) untuk mewaspadai potensi longsor.

"Kita harus mewaspadai banjir kiriman, banjir lokal, erosi di bantaran sungai di mana arus sangat keras kemudian longsor di tebing seperti KBU. Dari berbagai sisi masyarakat harus waspada. Kami dari dinas 'on time' menyiapkan personil, relawan juga siap menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Berdasarkan data sementara di lapangan, kata Ferdi, dua papan reklame yang masing-masing terletak di Jalan Setiabudi dan Jalan Tamansari akan roboh, akibat terpaan angin kencang.

Sementara laporan lainnya, dua pohon ikut tumbang yang terletak di Jalan Lembong dan di Jalan BKR. Saat ini belum ada informasi mengenai adanya korban, petugas di lapangan pun tengah melakukan evakuasi terhadap dua kejadian tersebut.

BMKG Bandung menyebutkan siklon Dahlia juga menimbulkan gelombang maksimum di perairan selatan Jawa Barat mencapai enam hingga tujuh meter.

Karenanya, para nelayan pantai selatan Jawa Barat diimbau untuk tidak melaut terlebih dahulu sehubungan dengan munculnya gelombang tinggi dampak siklon Dahlia.

"Diimbau kepada nelayan atau masyarakat yang mau berwisata pantai di pesisir selatan untuk selalu memantau informasi yang disampaikan oleh BMKG, dan sebaiknya nelayan tidak melaut terlebih dahulu sampai kondisi siklon tropis Dahlia mulai melemah," ujar Kepala BMKG Bandung Iid Mujtahidin, seperti dilansir Antara.

Baca juga artikel terkait BADAI DAHLIA atau tulisan lainnya dari Yuliana Ratnasari

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Yuliana Ratnasari
Penulis: Yuliana Ratnasari
Editor: Yuliana Ratnasari