Indeks Tulisan

Bagaimana Ridwan al-Sayyid Membela Keberagaman Islam dan Lebanon?
Ridwan al-Sayyid menentang sektarianisme & fundamentalisme. Telaahnya tentang krisis politik Islam berakar dari sejarah.

Abdolkarim Soroush dan Formula Pemerintahan Religius-Demokratis
Rezim demokratis sekular tak cukup. Bagi Abdolkarim Soroush, pemerintahan religius yang demokratis bisa dijalankan sekaligus.

Taha Abdurrahman & Islam sebagai Modernitas Alternatif Selain Barat
Bagi Taha Abdurrahman, Islam adalah modernitas. Menawarkan alternatif di luar dominasi Barat.

Nasr Hamid Abu Zayd, Tafsir Qur'an, dan Islam Senyum ala Indonesia
Nasr Hamid Abu Zayd menggunakan hermeneutika untuk menafsirkan Al-Qur'an. Terkesan dengan dinamika Islam di Indonesia.

Rachid Ghannouchi, Seorang Demokrat Tulen dalam Tubuh Islamisme
Rachid Ghannouchi berakar dari intelektualisme Ikhwanul Muslimin. Meyakini demokrasi sejalan dengan Islam.

Fatema Mernissi: Aisyah Teladan Feminisme, Bukan Cuma Romantisme
Fatema Mernissi mengkritik interpretasi agama yang berpusat pada lelaki. Baginya, Aisyah adalah spirit kritik bias gender dalam Islam.

Evolusi Makna Jilbab Leila Ahmed: dari Penindasan ke Pembebasan
Leila Ahmed merevisi pandangan lamanya soal jilbab sebagai penindasan kepada perempuan. Berubah setelah pindah ke AS.

Reformasi Pemikiran Muhammad Shahrur, Martin Luther-nya Dunia Islam
Muhammad Shahrur memakai penalaran matematika dalam linguistik sebagai dasar pemaknaan Al-Qur'an. Dianggap Martin Luther dari dunia Islam.

Abed al-Jabiri: Dialektika Nalar Arab hingga Kritik Islam Nusantara
Abed al-Jabiri mengawinkan tradisi Arab-Islam dengan modernitas Barat. Menjadi inspirasi para intelektual NU.

Baqir al-Sadr, Pemikir Syiah yang Tegas Menentang Komunisme di Arab
Baqir al-Sadr menggali khazanah intelektual Syiah untuk mengkritik kapitalisme sekaligus komunisme. Berakar dari tradisi para marja'.
Masuk tirto.id








