Vincent Fabian Thomas

Indeks Tulisan

Ekonomi
Rabu, 24 Mar 2021

Luhut Targetkan Food Estate di Sumut Bisa Garap 1.000 Ha di 2021

Luhut menargetkan food estate di Desa Ria-Ria, Humbang Hasundutan, Sumut dapat garap lahan seluas 1.000 hektare (Ha) pada 2021.
Ekonomi
Rabu, 24 Mar 2021

SMI Pede RI Bisa Hadapi Dampak Taper Tantrum AS

Situasi ekonomi Indonesia diklaim menguat sehingga dampak kebijakan Amerika Serikat tidak separah pada 2013.
Ekonomi
Rabu, 24 Mar 2021

Bahaya Mengizinkan Ekspor Mineral Saat Pembangunan Smelter Mandek

Pemerintah lagi-lagi merelaksasi ekspor mineral meski target smelter tak tercapai. Cita-cita hilirisasi pun lamban tercapai.
Kesehatan
Rabu, 24 Mar 2021

Kemenkeu: Tunggakan Insentif Nakes 2020 Tunggu Pemeriksaan BPKP

Total tunggakan insentif tenaga kesehatan selama 2020 mencapai Rp3,39 triliun.
Ekonomi
Selasa, 23 Mar 2021

Realisasi PEN Per 17 Maret 2021 Capai 10,9% dari Total Anggaran

Menkeu Sri Mulyani catat realisasi anggaran PEN per 17 Maret 2021 mencapai Rp76,59 triliun atau 10,9 persen dari alokasi Rp699,43 triliun.
Bisnis
Selasa, 23 Mar 2021

PT KCIC Rombak Direksi dan Komisaris, Dwiyana Jadi Dirut

Dwiyana Slamet Riyadi diharapkan dapat mempercepat konstruksi KCJB yang saat ini sudah mencapai 70 persen.
Ekonomi
Selasa, 23 Mar 2021

UEA Umumkan Investasi 10 Miliar Dolar AS di SWF Indonesia

Uni Emirat Arab akan menempatkan dana senilai 10 miliar dolar AS atau Rp140 triliun (kurs Rp14.000/dolar AS) di SWF Indonesia.
Ekonomi
Selasa, 23 Mar 2021

Realisasi Pembiayaan Utang per Februari 2021 Naik 135,4%

Sri Mulyani sebut realisasi pembiayaan utang per Februari 2021 mencapai Rp273 triliun atau naik 135,4% dari periode yang sama di 2020.
Ekonomi
Selasa, 23 Mar 2021

Sri Mulyani Sebut Defisit APBN Capai Rp63,6 T per Februari 2021

Sri Mulyani sebut defisit APBN 2021 telah menyentuh Rp63,6 triliun per akhir Februari 2021 atau setara dengan 0,36 persen PDB.
Ekonomi
Selasa, 23 Mar 2021

Sri Mulyani Waspadai Ketergantungan RI pada Utang Luar Negeri

Pemerintah akan mewaspadai catatan sejumlah lembaga pemeringkat utang yang menyoroti tingginya ketergantungan Indonesia pada pembiayaan eksternal.