Reja Hidayat

Reja Hidayat adalah seorang jurnalis yang telah berkarir selama 9 tahun. Ia telah menulis berbagai isu kebijakan publik, hak asasi manusia, lingkungan, ekonomi hukum dan politik di Geotimes. Sejak 2016, ia bekerja untuk tirto.id, sebuah media online berbasis multimedia, dan telah bekerja sebagai Indept Reporting Journalist selama 6 tahun. Ia memiliki keahlian dalam data visualization, OSINT Researcher, dan writing. Sejak Januari 2023, ia menjadi editor news tirto.id. Dengan pengalaman dan keahliannya, Reja mampu menghasilkan konten yang kompleks dan bervariasi.

Indeks Tulisan

Pendidikan
Rabu, 12 Okt 2016

Darurat Dokter Lulusan Fakultas Kedokteran Akreditasi C

Pemerintah melalui Kementerian Riset Teknologi dan Penidikan Tinggi (Kemenristek dan Dikti) mengizinkan pembukaan delapan Fakultas Kedokteran baru. Banyak yang menentang karena FK yang sudah ada masih minim kualitasnya.
Umum
Rabu, 12 Okt 2016

Menanti Pemerintah Meredam Mahalnya Biaya Jadi Dokter

Mahalnya biaya pendidikan kedokteran salah satunya disebabkan karena adanya izin kepada universitas untuk menarik uang pangkal kepada calon mahasiswa. 
Kamis, 6 Okt 2016

"Pejalan Kaki Seperti Mempertaruhkan Nyawanya di Jalan"

Robohnya jembatan penyeberangan orang (JPO) di Pasar Minggu akibat angin kencang telah membuka mata banyak orang bahwa ada yang tidak pas dalam pengelolaan JPO di ibukota. Terkuak fakta bahwa ada Perda yang melarang memasang reklame di JPO.
Sosial Budaya
Rabu, 5 Okt 2016

Indah dan Amannya JPO Tanpa Papan Reklame

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dibangun untuk menjamin keselamatan para penggunanya saat melintas. Di beberapa kota di dunia, JPO dibangun seindah mungkin. Tak perlu papan reklame yang justru berpotensi menimbulkan bencana.
Sosial Budaya
Rabu, 5 Okt 2016

Mempertaruhkan Nyawa di JPO Jakarta

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang tujuannya sebagai penyelamat publik dari ancaman risiko di jalan saat menyeberang, kenyataannya sebaliknya. Risiko pelecehan seksual, jambret, kesetrum listrik, tertimpa JPO roboh dan sebagainya mengintai warga Jakarta yang menggunakan JPO.
Rabu, 5 Okt 2016

Dualisme Aturan Reklame yang Membahayakan

Sebanyak 68 reklame di jembatan penyeberangan orang (JPO) Jakarta tak berizin. Ada tumpang tindih aturan terkait keberadaan reklame di JPO. Jangan sampai terulang tragedi robohnya pagar dan papan reklame di JPO Pasar Minggu.
Kamis, 22 Sept 2016

"Harus Ada Operasi Sapu Jagat Senjata Api Ilegal"

Kasus kepemilikan senjata ilegal Gatot Brajamusti menambah daftar panjang daftar peredaran senjata api ilegal di Indonesia dimiliki sipil. Kasus ini juga seharusnya mendorong Pihak Kepolisian untuk membuka data jumlah senjata api ilegal beredar di kalangan sipil termasuk juga soal pengawasan perizinan.
Hukum
Kamis, 22 Sept 2016

Ketika Sipil Bersenjata

Kasus kepemilikan senjata api ilegal dimiliki Gatot Brajamusti bukan baru kali ini saja terjadi. Ada banyak kasus melibatkan dikalangan sipil termasuk artis dengan senjata api. Padahal dalam Undang-Undang, pekerjaan mereka tak termasuk golongan yang bisa memiliki senjata api secara resmi. Lalu bagaimana pengawasan soal peredaran senjata api ini oleh Kepolisian?
Hukum
Kamis, 22 Sept 2016

Kontroversi Kepemilikan Senjata Api

Sebanyak 50 persen kepemilikan senjata api di Indonesia disinyalir ilegal. Penyebabnya adalah izin kepemilikan yang tak lagi diperpanjang. Kepolisian harus menginventarisir peredaran senjata ini, kalau perlu mengeluarkan Daftar Pencarian Orang (DPO) bagi mereka yang memiliki senjata ilegal.
Kamis, 22 Sept 2016

Jejak Gelap Peredaran Senjata di Indonesia

Kasus kepemilikan senjata Gatot Brajamusti membuka mata tentang peredaran senjata api di kalangan sipil. Tapi jauh sebelum kasus ini terjadi, penyelundupan dan peredaran senjata telah terjadi di Indonesia. Daerah-daerah pusat terjadinya konflik mendapatkan pasokan senjata dari kelompok pemberontak lintas negara.