Petrik Matanasi

Indeks Tulisan

Politik
Sabtu, 20 Juli 2019

Sudharmono, Ketua Golkar yang Membuka Pintu bagi Politikus Sipil

Suara Golkar bertambah di masa kepemimpinan Sudharmono. Soeharto mengganjarnya dengan jabatan wakil presiden.
Politik
Kamis, 18 Juli 2019

Amir Moertono, Kawan Lama Soeharto yang Jadi Ketua Golkar

Amir Moertono adalah konco lawas Soeharto dari zaman Revolusi. Ahli mengorganisasi massa sejak 1950-an.
Politik
Selasa, 16 Juli 2019

Berkat Hantu Sukarno, Megawati Jadi Oposisi Soeharto

Berkat nama besar Sukarno, Megawati jadi oposisi daripada Soeharto. Punya potensi besar menarik dukungan massa meski bukan intelektual.
Politik
Senin, 15 Juli 2019

Suprapto Sukowati, Ketua yang Memenangkan Golkar di Pemilu Pertama

Suprapto Sukowati menggantikan Djuhartono sebagai Ketua Umum Golkar. Di zamannya Golkar membesar dan berjaya.
Politik
Minggu, 14 Juli 2019

Sejarah Dewan Pertimbangan Agung: Nasihatnya Kerap Diabaikan

DPA bertugas memberi masukan kepada presiden, meski kadang tak digubris. Setelah mati pada 2003, fungsi DPA berlanjut lagi lewat Wantimpres.
Humaniora
Minggu, 14 Juli 2019

Pramono & Budi Gunawan: Dua Ajudan Megawati yang Paling Moncer

Dua mantan ajudan Megawati yang terkenal adalah Pramono Edhie Wibowo dan Budi Gunawan. Karier mereka jalan terus dan jadi orang penting di angkatan masing-masing.
Humaniora
Rabu, 10 Juli 2019

Sejarah Hidup Idham Chalid, Orang NU Pertama di Puncak Kekuasaan

Idham Chalid adalah sosok sentra dalam memenangkan NU di Pemilu 1955. Dia lalu masuk pemerintahan dan mendapat jabatan waperdam.
Politik
Senin, 8 Juli 2019

Djuhartono: Sejarah Hidup Ketua Umum Golkar Pertama yang Sukarnois

Djuhartono adalah pemuja Sukarno yang memimpin Sekber Golkar hingga akhir 1965. Dia kemudian tidak populer di zaman Orde Baru.
Politik
Jumat, 5 Juli 2019

Sejarah BPK Zaman Orde Baru: Tempat Soeharto "Memarkir" Jenderal

Ketua BPK zaman Soeharto pernah dijabat 3 orang jenderal. Dianggap sebagai tempat "memarkir".
Politik
Kamis, 4 Juli 2019

Sejarah Dekrit 5 Juli 1959: Politik Tentara & Kediktatoran Sukarno

Bagi banyak pihak, Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dianggap baik. Sebagian yang lain menganggapnya kemunduran.