Petrik Matanasi

Indeks Tulisan

Humaniora
Selasa, 27 Agt 2019

Sebelum Bogem Mentah Kopral Kalebos Mampir di Bekas KSAU PDRI

Konflik internal perwira tinggi di AURI kemudian jadi rusuh setelah prajurit bawahan terlibat di dalamnya. Seorang kopral kemudian menghajar seorang komodor.
Humaniora
Senin, 26 Agt 2019

Sejarah Hidup John Lie, Penyelundup Sekaligus Penyelamat Republik

Pelaut Tionghoa-Kristen ini rela melakukan penyelundupan berbahaya demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Humaniora
Senin, 26 Agt 2019

Petualangan Para Pendiri AURI Selama Perang Dunia II

Beberapa pendiri Angkatan Udara sempat berada di luar negeri untuk berperang bersama sekutu selama Perang Dunia II.
Humaniora
Jumat, 23 Agt 2019

RS Soekanto: Sejarah Kapolri Pertama yang Teguh di Jalur Kebatinan

Kapolri pertama R.S. Soekanto tak hanya dikaitkan dengan sejarah polisi, tapi juga dengan dunia kebatinan.
Humaniora
Rabu, 21 Agt 2019

Kisah Soerjobroto, Penunggang Kuda Bagelen yang Pilih Ratu Belanda

Soerjobroto adalah perwira Kavaleri KNIL yang berasal dari Bagelen. Dia memilih berpihak pada Ratu Belanda pada 1945.
Humaniora
Rabu, 21 Agt 2019

Kisah Kamagi di Front Pasifik dan Gerilya Lawan Belanda

Kamagi adalah militer Belanda pada era Perang Pasifik. Kamagi baru ikut revolusi sejak 1948.
Sosial Budaya
Selasa, 20 Agt 2019

Kisah Bahariawan Indonesia Merebut Kantor Kelautan Jepang

Tanggal 21 Agustus 1945 adalah hari penting Ditjen Perhubungan Laut (HUBLA).
Sosial Budaya
Senin, 19 Agt 2019

Meski Jepang Melarang, Proklamasi Tetap Tersebar lewat Surat Kabar

Walaupun Jepang berusaha menghalangi penyebaran berita proklamasi RI, beberapa koran tetap berani mengabarkannya.
Sosial Budaya
Senin, 19 Agt 2019

Makian Monyet di Dunia Serdadu Tak Layak Digunakan untuk Rakyat

Monyet memang panggilan akrab dari Gatot Subroto kepada para bawahannya. Tapi tidaklah bijak menjadikannya sebagai panggilan kepada rakyat, apalagi yang teraniaya.
Politik
Sabtu, 17 Agt 2019

Papua Lebih Dulu Merdeka Dibandingkan Jawa

Di balik belulang tentara Amerika di Papua, ada keringat dan darah orang Papua yang mengalir karena membebaskan Papua dari serdadu Jepang.