Petrik Matanasi

Indeks Tulisan

Humaniora
Jumat, 18 Okt 2019

Mortir Belanda Kena Tinja: Kisah Konyol Soegih Arto di Era Revolusi

Revolusi Indonesia bukan melulu soal heroisme. Soegih Arto adalah salah satu orang yang mau jujur atas hal konyol di masa itu.
Umum
Kamis, 17 Okt 2019

Nasib PNS Zaman Orde Baru: Disingkirkan karena Emoh Coblos Golkar

Orde Baru mewajibkan PNS memilih Golkar. Mereka yang kritis dan menolak harus siap dimutasi ke pelosok atau bahkan dipecat.
Mozaik
Rabu, 16 Okt 2019

Klaim Tanah Air dan Muka Gajah Mada ala Mohammad Yamin

Mohammad Yamin mengklaim Nusantara yang "disatukan" Majapahit sebagai tanah air Indonesia. Ia juga merekayasa wajah Gajah Mada.
Sosial Budaya
Rabu, 16 Okt 2019

Manggarai: Ketika Para Pemuda Meloloskan Bung Karno ke Yogyakarta

Pada 3 Januari 1946, Bung Karno dan para pemimpin Republik lainnya berangkat ke Yogyakarta melalui Stasiun Manggarai.
Humaniora
Selasa, 15 Okt 2019

Andi Mattalatta, Anak Raja Hobi Olahraga yang Memilih Jadi Tentara

Andi Mattalatta muda adalah olahragawan di Makassar. Setelah Indonesia merdeka, dia berjuang untuk  Republik dan akhirnya menjadi jenderal TNI.
Sosial Budaya
Selasa, 15 Okt 2019

Gambir: Bekas Halte, Pemberhentian Sudirman, Amir, dan Serdadu PETA

Letak Stasiun Gambir tak jauh dari pusat komando kekuasaan sehingga menjadi saksi bisu sejumlah peristiwa bersejarah.
Humaniora
Minggu, 13 Okt 2019

Diketahui Terlibat Makar oleh Hitler, Erwin Rommel Pilih Bunuh Diri

Jenderal jagoan perang Erwin Rommel akhirnya frustrasi juga. Melihat Jerman akan hancur, dia berusaha meyakinkan Hitler untuk menghentikan perang.
Politik
Sabtu, 12 Okt 2019

Ketika Menkohankam A.H. Nasution Hampir Terbunuh dalam G30S

Ketika pasukan bersenjata hendak menculiknya pada dinihari 1 Oktober 1965, Abdul Haris Nasution tengah menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan Keamanan.
Humaniora
Rabu, 9 Okt 2019

Maulwi Saelan: Menjaga Gawang dan Bung Karno

Semasa hidup, Maulwi Saelan telah menjaga dua hal penting Indonesia: gawang tim nasional dan Bung Karno.
 
Humaniora
Rabu, 9 Okt 2019

Kisah Jenderal Batak yang Menolak Menjadi Sponsor Masuk Akabri

TB Silalahi dan Sudi Silalahi pernah meminta sponsor saat akan mendaftar menjadi tentara, namun ditolak. Mereka akhirnya lulus secara murni.