Petrik Matanasi

Indeks Tulisan

Humaniora
Jumat, 27 Agt 2021

Perjalanan Kuntara, dari Tentara hingga Duta Besar Indonesia

Kuntara, jenderal yang meninggal dunia 21 Agustus lalu, pernah menjadi Duta Besar RI di Tiongkok. Karier militernya berakhir di Pangkostrad.
Hukum
Rabu, 25 Agt 2021

Para Perempuan yang Terseret dalam Kasus Korupsi Jusuf Muda Dalam

Pengadilan kasus subversi dan korupsi Jusuf Muda Dalam menyeret beberapa perempuan.
Humaniora
Selasa, 24 Agt 2021

Rahmat Shigeru Ono: Serdadu Jepang yang Akhirnya Membela Indonesia

Rahmat Shigeru Ono adalah satu dari sekian banyak serdadu Jepang yang akhirnya membela Indonesia. 
Humaniora
Sabtu, 21 Agt 2021

Lahirnya BKR dan Dominasi Didikan Jepang dalam Kepemimpinan TNI

Jumlah personel tentara yang mencicipi pendidikan kemiliteran Jepang berlipat lebih banyak ketimbang didikan Belanda.
Politik
Jumat, 20 Agt 2021

Sejarah Kadipaten Mangkunegaran Setelah Indonesia Merdeka

Keraton Mangkunegaran tak sejaya dan seberpengaruh di zaman kolonial setelah Indonesia merdeka. Statusnya sekadar simbol kultural.
Politik
Kamis, 19 Agt 2021

Haji Soedirman: Jenderal Kritis yang Dipinggirkan Soeharto

Haji Soedirman dikenal sebagai jenderal yang berani kritis terhadap atasan. Tersingkir dari ABRI kala Soeharto pegang kekuasaan.
Politik
Kamis, 19 Agt 2021

Cara Soeharto Menguasai Angkatan Laut Setelah Sukarno Tumbang

Untuk melemahkan Angkatan Laut, para perwira tingginya dijadikan duta besar oleh Soeharto.
Politik
Kamis, 19 Agt 2021

Benny Moerdani & Bantuan AK-47 untuk Mujahidin Afghanistan

Pada 1980-an, intelijen Indonesia membantu Mujahidin Afghanistas dengan kiriman senjata. Taktik terselubung untuk mendekat ke kubu Amerika Serikat.
Politik
Rabu, 18 Agt 2021

Kisah Para Menteri Luar Negeri Indonesia

Berbeda dengan kementerian lain yang sering dipimpin oleh para mantan militer, Menlu semuanya sipil.
Politik
Rabu, 18 Agt 2021

Cara Soeharto Kuasai Angkatan Udara & Melemahkan Sukarno Pasca-1965

Berbekal Supersemar, Soeharto dan Angkatan Darat leluasa mengotak-atik Angkatan Udara. Mendudukkan pendukung Orde Baru di kursi KSAU.