Patresia Kirnandita

Indeks Tulisan

Sosial Budaya
Rabu, 13 Feb 2019

Tingkah Marko Simic: Bagaimana Perkarakan Sentuhan Tak Dikehendaki?

Marko Simic diadili di Australia karena tindakan tak senonoh. Di Indonesia, perilaku begitu masih sulit dijerat hukum.
Politik
Rabu, 12 Des 2018

Pamer Foto Keluarga Jokowi dan Nikah yang Bukan Keharusan

Pernikahan di Indonesia dirayakan sebagai praktik dan gagasan. Jadi bahan pertimbangan mencoblos dalam pemilu.
Kolumnis
Kamis, 26 Juli 2018

Young Lex & Lisa Blackpink: 'Bacol' dan Ekspresi Seksual di Medsos

Ucapan Young Lex saat melihat foto Lisa tak jauh beda dari jutaan orang lain saat melihat tubuh idolanya. Kenapa jadi masalah?
Sosial Budaya
Rabu, 25 Apr 2018

Di Balik Membludaknya Penonton Hukuman Cambuk

Bagi sebagian orang, hukuman yang dialami orang lain tidak ubahnya tontonan menyenangkan alih-alih hal yang mengerikan.
Kesehatan
Jumat, 13 Apr 2018

Efek Kemacetan bagi Tubuh dan Mentalmu

Tidak hanya memicu stres dan perilaku agresif, kemacetan bisa juga berimbas terhadap berbagai masalah kesehatan fisik dalam jangka panjang.
Humaniora
Kamis, 12 Apr 2018

Episode Baru Tragedi Penyintas Perkosaan: Paksaan Menikah

Sebagian masyarakat melihatnya sebagai solusi, tetapi sejumlah pendamping melihatnya justru sebagai sumber problem tambahan.
Selasa, 10 Apr 2018

Suara Berisik di Tempat Kerja Sebabkan Stres Karyawan

Suara bising di tempat kerja bisa mendatangkan berbagai efek buruk, mulai dari gangguan konsentrasi kerja, stres, hingga risiko penyakit jantung.
Humaniora
Sabtu, 7 Apr 2018

Perempuan di Balik Poster "We Can Do It"

Beberapa simbol memunculkan interpretasi penguatan peran perempuan, tetapi masih tetap ada yang menuai kritik dari kaum perempuan.
Sosial Budaya
Selasa, 3 Apr 2018

Perjalanan Tempe Menuju Status Warisan Dunia UNESCO

Para penggiat tempe mengusulkan makanan berbahan dasar kedelai tersebut didaftarkan ke UNESCO sebagai warisan budaya Indonesia.
Gaya Hidup
Jumat, 30 Mar 2018

Bercandalah, Sebelum Bercanda Bisa Dipenjara

Sejumlah orang harus berurusan dengan pengadilan setelah melontarkan lelucon di ruang publik.