Muhidin M Dahlan

Indeks Tulisan

Humaniora
Kamis, 2 Jun 2022

Nugroho Notosusanto dan Buku Putih Pengkhianatan PKI versi Orba

Buku putih Tragedi Nasional: Percobaan Kup G30S/PKI di Indonesia menjadi dasar narasi tunggal tentang PKI versi Orde Baru.
Politik
Minggu, 13 Des 2020

A.M. Fatwa dan Arus Balik Pembangkangan Islam-Politik Jakarta

Sebelum Rizieq merebut panggung, imaji Islam-Politik dipenuhi nama seperti Qadir, Tony, Sanusi, dan tentu saja: A.M. Fatwa.
Kolumnis
Kamis, 7 Nov 2019

Ramai-Ramai Ngawur Menggunakan Kata Radikal

Bayangkan, sinonim “radikal” adalah “teror”, bukan “pokok”, “akar”, “primer”, “dasar”.
Sosial Budaya
Kamis, 31 Mei 2018

Bukan Hanya Minke: Ensiklopedi Karakter Bumi Manusia

Selain Minke, Ontosoroh dan Annelies, setidaknya terdapat 22 karakter lain yang ditampilkan Pramoedya dalam Bumi Manusia.
Politik
Jumat, 13 Jan 2017

Tuntutlah Ilmu Debat Hingga ke PKI dan Masjumi

Debat bermutu membutuhkan seni berpikir dan isi kepala. Masjumi dan PKI dihuni singa-singa debat. Mereka berseberangan dan berdebat dengan liat.
Humaniora
Sabtu, 10 Des 2016

Rembulan Pembebasan Pustaka Aditjondro

Karena komitmen pada dunia arus bawah, George Aditjondro berhadapan vis a vis dengan Raja Yogyakarta ihwal sengketa tanah Kulon Progo yang membuatnya nyaris diusir dari Kota Pelajar.
Politik
Kamis, 1 Des 2016

Kini Jadwal Umat Islam Beraksi, yang 'Kiri' Kapan Konser?

Ini negara teater, Saudara. Mobilisasi massa itu (konser) pertunjukan sosial. Ingat, setiap mobilisasi massa membutuhkan kelihaian menangkap momentum isu.
Kolumnis
Rabu, 23 Nov 2016

Petani Mulai Banyak Digusur, Mahasiswa Pertanian Ngapain?

Kekerasan terhadap para petani terjadi di mana-mana. Yang terbaru terjadi di Sukamulya (Jawa Barat) dan Langkat (Sumatera Utara). Halo para mahasiswa pertanian, anda lagi ngapain?
Kolumnis
Senin, 17 Okt 2016

Petani, Partai, Puisi

Pragmatisme yang kawin dengan keserakahan membuat ideologi marhaenisme majal di tangan para gadungan. Petani di Pegunungan Kendeng di Rembang dan sekitarnya yang dengan caranya sendiri justru memperlihatkan bagaimana korporasi dan petugas partai gadungan yang menjadi makelar marhaenisme berada dalam satu paket “si pemabuk kuasa” yang layak dilawan secara terbuka.
Kolumnis
Sabtu, 27 Agt 2016

Ketegangan Literasi dan Militer

Aparatus militer adalah satu dari kaum yang terlampau sering bersitegang di lapangan literasi. Intimidasi, teror, dan penebar paku-rasa-takut dalam banyak hal dinisbahkan kepada militer lantaran memiliki perangkat legal yang tak dipunyai kalangan sipil di luar mereka: bedil!