Indeks Tulisan

Nugroho Notosusanto dan Buku Putih Pengkhianatan PKI versi Orba
Buku putih Tragedi Nasional: Percobaan Kup G30S/PKI di Indonesia menjadi dasar narasi tunggal tentang PKI versi Orde Baru.

A.M. Fatwa dan Arus Balik Pembangkangan Islam-Politik Jakarta
Sebelum Rizieq merebut panggung, imaji Islam-Politik dipenuhi nama seperti Qadir, Tony, Sanusi, dan tentu saja: A.M. Fatwa.
Ramai-Ramai Ngawur Menggunakan Kata Radikal
Bayangkan, sinonim “radikal” adalah “teror”, bukan “pokok”, “akar”, “primer”, “dasar”.

Bukan Hanya Minke: Ensiklopedi Karakter Bumi Manusia
Selain Minke, Ontosoroh dan Annelies, setidaknya terdapat 22 karakter lain yang ditampilkan Pramoedya dalam Bumi Manusia.
Tuntutlah Ilmu Debat Hingga ke PKI dan Masjumi
Debat bermutu membutuhkan seni berpikir dan isi kepala. Masjumi dan PKI dihuni singa-singa debat. Mereka berseberangan dan berdebat dengan liat.
Rembulan Pembebasan Pustaka Aditjondro
Karena komitmen pada dunia arus bawah, George Aditjondro berhadapan vis a vis dengan Raja Yogyakarta ihwal sengketa tanah Kulon Progo yang membuatnya nyaris diusir dari Kota Pelajar.
Kini Jadwal Umat Islam Beraksi, yang 'Kiri' Kapan Konser?
Ini negara teater, Saudara. Mobilisasi massa itu (konser) pertunjukan sosial. Ingat, setiap mobilisasi massa membutuhkan kelihaian menangkap momentum isu.
Petani Mulai Banyak Digusur, Mahasiswa Pertanian Ngapain?
Kekerasan terhadap para petani terjadi di mana-mana. Yang terbaru terjadi di Sukamulya (Jawa Barat) dan Langkat (Sumatera Utara). Halo para mahasiswa pertanian, anda lagi ngapain?
Petani, Partai, Puisi
Pragmatisme yang kawin dengan keserakahan membuat ideologi marhaenisme majal di tangan para gadungan. Petani di Pegunungan Kendeng di Rembang dan sekitarnya yang dengan caranya sendiri justru memperlihatkan bagaimana korporasi dan petugas partai gadungan yang menjadi makelar marhaenisme berada dalam satu paket “si pemabuk kuasa” yang layak dilawan secara terbuka.
Ketegangan Literasi dan Militer
Aparatus militer adalah satu dari kaum yang terlampau sering bersitegang di lapangan literasi. Intimidasi, teror, dan penebar paku-rasa-takut dalam banyak hal dinisbahkan kepada militer lantaran memiliki perangkat legal yang tak dipunyai kalangan sipil di luar mereka: bedil!
Masuk tirto.id








