Felix Nathaniel

Indeks Tulisan

Hukum
Rabu, 10 Juli 2019

Kasus Suap Jabatan: Muafaq Akui Berikan Rp50 Juta ke Romahurmuziy

Muafaq Wirahadi mengaku telah memberikan uang Rp50 juta kepada Romahurmuziy. 
Hukum
Rabu, 10 Juli 2019

Staf Khusus Menag Minta Pertimbangan ke PPP Soal Haris Hasanuddin

Staf Khusus Menag Gugus Joko Waskito mengaku berkomunikasi dengan Ketua DPW PPP Jawa Timur Musyaffa Noer dan Sekretaris DPW PPP Jawa Didik soal Kakanwil Kemenag Jatim Haris Hasanuddin.
Hukum
Rabu, 10 Juli 2019

Nasib Kasus Sjamsul-Itjih Nursalim Setelah Syafruddin Bebas

Vonis bebas terhadap Syafruddin jadi angin segar buat Sjamsul dan Itjih. Pengacara mereka merasa kasusnya sudah selesai, tapi tak demikian bagi KPK.
Hukum
Rabu, 10 Juli 2019

Staf Khusus Menag Bantah Terima Rp50 Juta dari Terdakwa Muafaq

Muafaq mengatakan uang itu diberikannya di hotel saat acara di Trawas, Mojokerto. Pemberian itu dilakukan secara tatap muka.
Hukum
Rabu, 10 Juli 2019

Staf Khusus Menag Diberi Rp50 Juta Terkait Jual Beli Jabatan

Terdakwa Muafaq Wirahadi beri uang Rp50 juta pada Gugus Joko Waskit, Stafsus Menag sebagai ucapan terima kasih atas promosi jabatan Kepala Kemenag Kabupaten Gresik.
Hukum
Rabu, 10 Juli 2019

Percakapan Stafsus Menag & Kakanwil Soal Jual Beli Jabatan: Silent

Jaksa KPK memergoki  staf khusus Menag Gugus dan Kakanwil Jatim non-aktif Haris Hasanuddi berkomunikasi melalui WhatsApp pada 2 Oktober 2018 Gugus meminta Haris untuk "silent".
Hukum
Rabu, 10 Juli 2019

Jaksa KPK Pergoki Staf Ahli Menag Berikan Keterangan Tidak Tepat

Salah satu waktu telepon itu adalah pada 30 Januari 2019. Ketika jaksa KPK kemudian memutarkan rekaman percakapan di telepon antara Lukman dan Gugus, hasilnya berbeda.
Hukum
Rabu, 10 Juli 2019

Alasan Kepartaian Jadi Motivasi Muafaq Beri Uang ke Romahurmuziy

Muafaq mengatakan, Romahurmuziy dan Menteri Agama Lukman Hakim sama-sama politikus PPP sehingga bisa membantu dia mendapatkan jabatan.
Hukum
Rabu, 10 Juli 2019

Selain Aneh, Vonis Syafruddin Juga Buruk Bagi Pemberantasan Korupsi

Putusan MA yang membebaskan Syafruddin Arsyad Temenggung dinilai tidak hanya aneh, tapi juga menjadi preseden buruk bagi pemberantasan kasus korupsi.
Hukum
Rabu, 10 Juli 2019

KPK Diklaim Tak Akan Bisa Lanjutkan Penyidikan Sjamsul Nursalim

Kuasa hukum Sjamsul Nursalim memandang KPK mengaitkan Sjamsul dan Syafruddin saling bekerjasama memperkaya diri. Oleh karena itu, ketika Syafruddin bebas, otomatis Sjamsul harusnya tak bersalah.