Menuju konten utama
Piala Dunia 2018

Arab Saudi Bantah Hukum Kiper Al Mayouf Usai Dibantai Rusia 5-0

Arab Saudi menilai kesalahan melawan Rusia adalah tanggung-jawab seluruh tim, bukan perseorangan.

Arab Saudi Bantah Hukum Kiper Al Mayouf Usai Dibantai Rusia 5-0
Reaksi Timnas Arab Saudi setelah kalah dari Timnsa Rusia pertandingan Grup A antara Timnas Rusia vs Timnas Arab Saudi di Luzhniki stadium di Moscow, Rusia, 14 Juni 2018. AP/Matthias Schrader

tirto.id - Arab Saudi membantah kabar bahwa akan ada hukuman untuk tiga pemain, termasuk kiper Abdullah Al Mayouf menyusul kekalahan mereka atas Rusia 5-0 pada Kamis (14/6/2018). Menurut Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF), Nawaf al-Temyat, seluruh pemain bertanggung-jawab atas hasil buruk itu.

Tampil dalam laga pembuka Piala Dunia 2018, Arab Saudi dihancurkan oleh Rusia lima gol tanpa balas dalam penampilan yang sangat buruk. Elang Hijau tidak mencatatkan satupun tembakan ke gawang Rusia dalam laga itu, berbanding tujuh milik tuan rumah.

Selepas kekalahan itu, Menteri Olahraga Arab Saudi, Turki Al Shaikh menumpahkan kekecewaannya. Pasalnya, Elang Hijau menghabiskan waktu dan dana yang melimpah untuk persiapan Piala Dunia, hanya untuk menjadi bulan-bulanan di laga pertama.

"Kami sudah melakukan semua yang kami bisa untuk pemain timnas. Kami sudah membiayai semua pengeluaran selama tiga tahun, kami telah merekrut tim pelatih terbaik dan pelatih kelas dunia untuk mereka, tetapi mereka tidak memenuhi harapan bahkan hingga lima persen saja," kata Al Shaikh dalam video di akun twitter resminya.

Muncul isu akan adanya hukuman untuk tiga pemain Arab Saudi yang diklaim bermain di bawah standar saat melawan Rusia, yaitu penyerang Mohammad Al Sahlawi, bek Osama Hawsawi, dan kiper Abdullah Al Mayouf. Namun, hal itu langsung dibantah oleh Nawaf al-Temyat.

Dalam rilis yang dimuat di laman resmi SAFF, Al-Temyat menegaskan, kesalahan melawan Rusia adalah kesalahan Arab Saudi sebagai satu unit tim, bukan perseorangan. Oleh karenanya, Elang Hijau akan bertanggung-jawab atas kejadian menyakitkan tersebut bersama-sama.

"Kami berbicara dengan para pemain setelah tiba di St. Petersburg; semua orang merasa menyesal dan bertanggung jawab, tetapi sekarang yang paling penting adalah, melangkah maju dan pulih dari kekalahan pertama sebelum pertandingan kedua (melawan Uruguay).

"Karena kami telah dipuji pada laga-laga sebelumnya, sekarang kami harus bertanggung jawab. Kritik adalah bagian dari sepakbola, dan tanggung jawab tidak terletak pada satu orang saja," ungkap Al-Temyat.

Arab Saudi adalah tim dengan peringkat FIFA terburuk kedua di Piala Dunia 2018 setelah Rusia. Elang Hijau ada di posisi ke-67, sementara Rusia 70. Padahal lawan di depan mata adalah Uruguay, juara Piala Dunia dua kali dan posisi ke-14 peringkat FIFA edisi Juni 2018. Al-Temyat menegaskan, Arab akan be.rusaha lebih dalam menghadapi gempuran Luis Suarez dan kolega

"Ruang kesalahan di Piala Dunia haruslah sempit. Penampilan para pemain setelah gol pertama tampak bingung dan tidak berkonsentrasi. Inilah faktor utama dalam kekalahan tersebut. Sekarang kami harus bekerja keras untuk laga kedua," tambahnya.

Laga Arab Saudi vs Uruguay akan digelar pada Rabu (22/6/2018) pukul 22.00 WIB di Rostov Arena.

Baca juga artikel terkait PIALA DUNIA 2018 atau tulisan lainnya dari Fitra Firdaus

tirto.id - Olahraga
Penulis: Fitra Firdaus
Editor: Fitra Firdaus