Apa Itu FIBA yang Menjadi Induk Organisasi Basket Internasional?

Oleh: Ilham Choirul Anwar - 14 Oktober 2021
Dibaca Normal 2 menit
FIBA adalah induk organisasi internasional olahraga bola basket yang kantornya berkedudukan di Jenewa, Swiss.
tirto.id - Bola basket adalah permainan yang ditemukan oleh James A. Naismith. Dia merupakan guru di sekolah Young Men Christian Association (YMCA), Springfield, Amerika Serikat.

Penemuan bola basket pada tahun 1891 terinspirasi dari permainan masa kecil Naismith saat hidup di Ontario. Dia terpacu menciptakan olahraga ini karena memperoleh tugas membuat permainan di ruang tertutup untuk mengisi liburan musim dingin para siswa.

Naismith lalu membuat beberapa aturan dasar permainan dan menempelkan sebuah keranjang di dinding arena olahraga. Dia kemudian meminta para siswanya untuk memeragakan permainan baru tersebut.

Permainan bola basket mendapat pertandingan resminya pada 20 Januari 1892 di tempat kerja Naismith. Adapun nama "basketball' diberikan oleh salah satu murid Naismith. Olahraga baru ini lantas menjadi terkenal di Amerika Serikat (AS) dan dilakukan berbagai pertandingan bola basket di seluruh kota-kota negara bagian AS.

Setelah popularitasnya meluas ke seluruh dunia, olahraga bola basket memiliki sebuah wadah yang diberi nama FIBA. Nama FIBA diambil dari akronim bahasa Prancis yakni Fédération Internationale de Basketball. Asosiasi olahraga nasional tersebut mengatur berbagai kompetisi bola basket internasional.


FIBA berdiri pada 18 Juni 1932 di Jenewa, Swiss. Mengutip laman FIBA, kemunculan organisasi tersebut sekitar 2 tahun setelah Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengakui olahraga bola basket. Saat itu ada 8 negara pendiri yang menjadi anggota pertama FIBA, yakni Argentina, Cekoslowakia, Yunani, Italia, Latvia, Portugal, Rumania, dan Swiss.

Sementara itu, James Naismith selaku penemu permainan bola basket, diangkat sebagai Presiden Kehormatan oleh FIBA. Peristiwa itu terjadi bersamaan dengan diselenggarakannya Olimpiade Musim Panas 1936 di Berlin.

Di awal kemunculannya, FIBA menyelenggarakan dua kompetisi dunia yang masih berlangsung sampai sekarang. Kompetisi tersebut adalah Piala Dunia Bola Basket FIBA yang berlangsung sejak tahun 1950, dan Piala Dunia Bola Basket Wanita FIBA sejak 1953. Sama seperti Piala Dunia di sepakbola, ajang rutin tersebut dihelat setiap empat tahun sekali bergantian dengan Olimpiade.

Markas besar FIBA pernah berpindah lokasi ke Munich pada tahun 1956. Lalu, markas dikembalikan lagi ke Jenewa pada tahun 2002. Pada 18 Juni 2013, bertepatan dengan HUT FIBA ke 81, diresmikan House of Basketball di Mies, sebuah daerah di pinggiran Jenewa yang menandai momentum bersejarah dan tonggak penting kehidupan badan pengatur bola basket dunia.

Di sana, terdapat area seluas 1.000 meter persegi bernama The Naismith Arena yang didedikasikan bagi pecinta basket segala usia. Tujuannya untuk melestarikan dan mempromosikan warisan budaya olahraga basket dengan memamerkan beragam koleksi benda basket, buku, seni, dan sebagainya.

Peraturan Dasar Bola Basket

Permainan bola basket memiliki sejumlah peraturan dasar. Permainan basket dilakukan oleh dua tim yang saling bertanding untuk mendapatkan nilai atau poin terbanyak. Setiap tim terdiri dari lima pemain.

Permainan dibatasi oleh waktu yaitu 2 x 20 menit. Di antara dua babak tersebut terdapat waktu istirahat selama 10 menit. Pertandingan dipimpin satu orang wanit utama (referee) dan wasit kedua (umpire).

Setiap kali pemain memasukkan bola ke keranjang lawan bakal mendapatkan dua poin jika ditembakkan di dalam daerah tembakan, dan memperoleh tiga poin bila ditembakkan dari luar daerah tembakan. Untuk lemparan bebas akibat penalti akan diganjar satu poin jika bola berhasil masuk keranjang basket.

Mengutip modul PJOK Kelas X (2020), berikut beberapa aturan bola basket lainnya:

  • Pertandingan diawali dengan bola lompat (jump ball) di lingkaran garis tengah lapangan
  • Pemain tidak dapat berdiri di daerah bersyarat lebih dari tiga detik (three second role)
  • Bola hidup dalam permainan bola basket berlaku setelah dilakukan jump ball dan bola disentuh pemain pertama
  • Bola mati (tidak dimainkan) jika terjadi bola masuk atau tercipta poin, terjadi pelanggaran, terjadi kesalahan pemain, atau waktu pertandingan habis.

Baca juga artikel terkait atau tulisan menarik lainnya Ilham Choirul Anwar
(tirto.id - Pendidikan)

Kontributor: Ilham Choirul Anwar
Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Addi M Idhom
DarkLight