tirto.id - Fungsi benang sari sangat penting dalam proses reproduksi bunga. Bagian ini menghasilkan serbuk sari yang membawa sel kelamin jantan. Dengan demikian, benang sari berperan aktif dalam penyerbukan.
Selain benang sari, bunga memiliki beberapa bagian lain yang mendukung fungsi reproduksi. Setiap bagian, termasuk benang sari, bekerja sama agar bunga dapat berkembang dan menghasilkan biji. Memahami struktur bunga membantu kita mengerti bagaimana tumbuhan berkembang biak.
Mengetahui apa fungsi benang sari pada bunga serta peran putik dan benang sari sangat berguna dalam pertanian dan biologi. Para petani dan ilmuwan menggunakan informasi ini untuk meningkatkan kualitas tanaman. Jadi, mengenal fungsi dan bagian bunga sangatlah penting bagi kehidupan.
Tipe Benang Sari
Bunga merupakan salah satu bagian tumbuhan yang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya reproduksi. Di dalamnya tersusun atas beberapa bagian lain, salah satunya benang sari.
Berdasarkan catatan Nunik S. dan Ariyanti dalam Praktikum Taksonomi Tumbuhan Tinggi (hlm. 1.35-1.36), terungkap ada beberapa tipe benang sari yang dibedakan menurut pelekatan, jumlah, dan ukuran panjang batang sarinya. Berikut ini daftarnya:
- Poilandrus: tidak saling melekat
- Monadelpus: saling berlekatan membentuk satu berkas
- Diadelpus: benang sari melekat hingga membentuk dua berkas
- Poliadelpus: benang sari melekat dan membentuk beberapa berkas yang lebih dari dua
- Singenesis: tangkai bebas, kepala sari menyatu
- Didinamus: dicirikan dengan dominasi lebih tinggi dua benang sari dibanding yang lainnya
- Tetradinamus: beberapa benang sari lain lebih panjang dibanding yang berjumlah 2.
Fungsi Benang Sari
Mengutip catatan Sumber Belajar Kemdikbud, benang sari memiliki fungsi sebagai alat perkembangbiakan jantan pada bunga. Sementara itu, ada putik yang difungsikan sebagai alat kembang biak betinanya.
Benang sari ini terdiri atas, tangkai sari, kepala sari, dan penghubung. Penyatuan dari keseluruhan struktur tersebut kerap disapa sebagai andresium.
Terlepas dari benang sari yang berfungsi sebagai organ reproduksi jantan tanaman, ada juga beberapa bagian bunga lain dengan tugasnya masing-masing. Adapun fungsi bagian-bagian tersebut di antaranya ialah:
1. Tangkai Sari
Tangkai sari adalah bagian benang sari yang berbentuk seperti benang tipis. Bagian ini berfungsi sebagai penyangga kepala sari agar tetap tegak. Letaknya berada di bawah kepala sari dan langsung menempel pada dasar bunga.Struktur tangkai sari umumnya ramping dan lentur. Meskipun tampak sederhana, perannya penting dalam proses penyerbukan. Ia membantu posisi kepala sari agar serbuk sari mudah tersebar oleh angin atau hewan.
2. Kepala Sari
Kepala sari adalah ujung benang sari yang berisi serbuk sari. Letaknya di atas tangkai sari dan biasanya berbentuk bulat atau lonjong. Bagian ini berperan penting dalam reproduksi bunga.Fungsi utama kepala sari adalah menghasilkan dan menyimpan serbuk sari. Saat matang, kepala sari akan pecah untuk melepaskan serbuk sari ke lingkungan. Serbuk sari ini kemudian akan menuju putik untuk memulai proses pembuahan.
3. Penghubung Kepala Sari
Penghubung ruang sari adalah bagian kecil yang menghubungkan dua ruang sari dalam kepala sari. Letaknya berada di tengah kepala sari, di antara kantong-kantong serbuk sari. Meskipun ukurannya kecil, struktur ini penting dalam menopang kepala sari.Fungsi penghubung ruang sari adalah menyatukan dan menjaga posisi kedua ruang sari tetap stabil. Ia juga membantu distribusi serbuk sari secara merata saat kepala sari pecah. Dengan adanya bagian ini, kepala sari dapat bekerja lebih efisien dalam proses penyerbukan.
Bagian Bunga dan Fungsi-Fungsinya
Selain benang sari, struktur benang sari, bunga mempunyai beberapa bagian lain yang menyusunnya. Berikut ini penjelasan masing-masing bagian tersebut beserta fungsinya.
1. Tangkai Bunga
Tangkai bunga berfungsi sebagai penghubung antara bunga dengan batang tanaman. Ia juga menjadi saluran untuk mengangkut air, mineral, dan nutrisi dari batang ke bagian-bagian bunga. Selain itu, tangkai bunga menopang bunga agar berada pada posisi yang optimal untuk penyerbukan.2. Kelopak Bunga (Calyx)
Kelopak bunga biasanya berwarna hijau dan terletak paling luar pada bunga. Fungsinya melindungi bunga saat masih kuncup agar tidak rusak oleh cuaca atau serangga. Setelah bunga mekar, kelopak kadang tetap membantu menyangga bunga.3. Mahkota Bunga (Corolla)
Mahkota bunga terdiri dari kumpulan kelopak berwarna cerah dan menarik. Fungsinya adalah menarik perhatian serangga atau hewan penyerbuk agar datang ke bunga. Warna dan aroma mahkota membantu memudahkan proses penyerbukan.4. Putik
Bagian putik pada bunga sering disebut juga pistilum. Fungsi bagan ini adalah menjadi alat kelamin betina bunga. Strukturnya terdiri atas ovarium, tangkai putik, dan kepala putik.Dalam menjalankan fungsinya sebagai alat perkembangbiakan betina, ovarium pada putik mempunyai bakal biji bernama ovulum. Sementara itu, sebutan bagi keseluruhan struktur putik adalah ginesium.
Untuk lebih lengkapnya, simak gambar putik dan benang sari berikut:

Pembaca yang ingin mengikuti informasi seputar Materi Ajar dapat klik tautan di bawah ini.
Penulis: Yuda Prinada
Editor: Yulaika Ramadhani
Penyelaras: Satrio Dwi Haryono
Masuk tirto.id




































