252 Kasus Varian 'Son of Omicron' Terdeteksi Menyebar di Indonesia

Reporter: Irfan Amin - 2 Mar 2022 13:18 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Kementerian Kesehatan mengungkap adanya temuan 252 kasus Omicron varian BA.2 atau juga dikenal sebagai 'Son of Omicron'.
tirto.id - Juru Bicara Vaksinasi, Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengungkap adanya temuan 252 kasus Omicron varian BA.2. Omicron Varian BA.2 sendiri juga dikenal dengan istilah Son of Omicron.

"Mengenai varian BA.2 sebenarnya kita sudah mendeteksi varian ini. Kalau kita lihat jumlah varian BA.2 jumlahnya saat ini yang sudah terdeteksi sebanyak 252 varian," katanya dalam keterangan pers pada Selasa (1/3/2022).

Dalam keterangannya, Nadia menyebut Omicron BA.2 memiliki karakter yang cepat menyebar dibandingkan varian lainnya.

"Varian BA.2 dikatakan lebih cepat menular dan meningkatkan keparahan," ujarnya.

Meski demikian, kasus Omicron BA.2 masih belum mendominasi penambahan kasus COVID-19 yang ada di Indonesia.

"Hingga saat ini kasus penambahan COVID-19 di Indonesia oleh varian Omicron BA.1," jelasnya.

Nadia menuturkan bahwa apapun varian COVID-19 yang saat ini tumbuh dan menjadi penularan di Indonesia, strategi pemerintah tetap sama yaitu menggalakkan protokol kesehatan dan mendorong vaksinasi primer dan juga booster.

"Harapan kita 70 persen warga di Indonesia sudah mendapatkan vaksinasi sebelum Bulan Ramadhan, sehingga kita bisa menjalankan ibadah seperti di bulan-bulan sebelumnya," terangnya.

Secara terpisah, Ahli virologi Universitas Udayana, I Gusti Ngurah Kade Mahardika, mengungkapkan bahwa hingga saat ini data persebaran varian Omicron di Indonesia masih sulit diakses oleh publik.

Hal itu berdasarkan pantauannya di situs www.gisaid.org, yang memberikan pantauan perkembangan COVID-19 beserta jenis variannya di seluruh dunia.

"Hingga saat ini kami masih kesulitan mendeteksi penyebaran virus COVID-19 di Indonesia karena datanya masih belum dianotasi," katanya saat dihubungi Tirto pada Rabu (2/3/2022).

Meski demikian, varian COVID-19 BA.2 sejatinya sudah ada sejak awal kemunculan dan penularan masuk di Indonesia.

"Diperkirakan sejak awal muncul di Botswana, Afrika Selatan varian Omicron sudah terbagi menjadi 4 jenis. Adapun di Indonesia sendiri sudah terlacak semenjak Januari lalu dan mendominasi dalam kasus COVID-19 di Indonesia hingga kini," jelasnya.


Baca juga artikel terkait VARIAN OMICRON BA2 atau tulisan menarik lainnya Irfan Amin
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Restu Diantina Putri

DarkLight