20 Tempat Wisata di Sulawesi Utara: Pantai, Laut, Hingga Air Terjun

Kontributor: Fadhillah Akbar Zakaria, tirto.id - 27 Jul 2022 21:20 WIB
Dibaca Normal 5 menit
Berikut 20 tempat wisata di Sulawesi Utara, mulai dari pantai, laut, pulau, gunung, hutan, hingga air terjun dan danau.
tirto.id - Provinsi Sulawesi Utara memiliki banyak wisata alam yang memikat. Sejumlah destinasi wisata itu selama ini populer di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Keindahan alam dari Sulawesi Utara banyak dimanfaatkan wisatawan untuk berenang, snorkeling, hingga wisata rohani. Sulawesi Utara juga memiliki obyek wisata legendaris, yakni bunaken.

Seiring dengan menyurutnya pandemi, angka kunjungan wisatawan ke Sulawesi Utara juga turut bertumbuh seperti di sejumlah daerah pemilik obyek pariwisata favorit lainnya.


Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, selama Januari-Mei 2022, tercatat ada 3.852 wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Sulawesi Utara.

Meskipun sedikit menurun dibandingkan kunjungan turis asing pada 2021 lalu, jumlah di atas jauh lebih baik daripada tahun 2020, saat pandemi mulai menyerbu tanah air. Selain itu, angka tingkat hunian kamar hotel berbintang di Sulut pun membaik dibanding tahun kemarin, khususnya pada bulan Mei 2022.


Daftar Tempat Wisata di Sulawesi Utara

Berikut ini adalah 20 rekomendasi tempat wisata di Sulawesi Utara mulai dari pantai, laut, danau, pulau eksotik, hutan, gunung, tempat berswafoto, hingga air terjun.

1. Pantai Malalayang

Pantai Malalayang berada di ujung selatan kota Manado, Sulawesi Utara. Di pantai ini, ada taman laut yang masih alami dengan berbagai jenis koral warna-warni dan spesies ikan berbagai jenis.

Untuk ke pantai ini, hanya membutuhkan waktu 10 menit dari pusat kota Manado. Pantai ini pun diminati banyak wisatawan karena akses jalan yang mudah, dan bisa ditempuh dengan angkutan umum.


Untuk calon wisatawan yang ingin mengunjungi Pantai Malalayang, disarankan supaya datang pada sore hari, karena pemandangan sunset yang tersaji dari pantai ini layak untuk dinikmati.

2. Taman Nasional Bunaken

Taman Nasional Bunaken adalah sebuah pulau seluas 8,08 km² di Teluk Manado, dan merupakan bagian dari Manado. Taman Nasional Bunaken menyajikan wisata snorkeling dengan pemandangan bawah laut yang indah, dan juga lengkap.

Di sini, wisatawan bisa menyaksikan biota laut yang indah seperti terumbu karang dan ikan warna-warni. Karena keindahannya tersebut, Taman Nasional Bunaken ditetapkan oleh UNESCO sebagai salah satu warisan dunia.

3. Museum Negara Sulawesi Utara

Museum Negara Provinsi Sulawesi Utara menyimpan informasi tentang sejarah alam, manusia, dan budaya Sulawesi Utara. Museum di Kecamatan Wenang, Kota Manado ini sudah diresmikan oleh pemerintah setempat sejak 9 Januari 1991.

Museum ini memiliki cakupan peragaan yang cukup lengkap, dengan 10 jenis koleksi di antaranya geologika, biologika, arkeologika, historika, etnografika, filologika, seni rupa, dan teknologika. Total hingga saat ini, Museum Negara Sulawesi Utara sudah memiliki 2.810 koleksi.

4. Likupang

Likupang memiliki keindahan bawah laut yang memukau, dan juga storynomics tourism yang tak kalah indah. Likupang terletak di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Konon, Likupang adalah tempat sembilan bidadari surga turun untuk mandi. Bidadari-bidadari itu turun ke Likupang untuk mandi di telaga milik petani bernama Mamanua. Dari situlah petani tersebut berhasil menahan satu bidadari dan menjadikannya sebagai istri hingga memiliki anak bernama Walangsendau.

Karena keindahannya, Likupang masuk ke dalam lima Destinasi Super Prioritas (DSP) yang sedang difokuskan untuk dikembangkan oleh pemerintah.

5. Jembatan Soekarno

Jembatan Soekarno berada di Kota Manado. Setelah terbengkalai selama 12 tahun, jembatan ini diresmikan oleh pemerintah pada Mei 2015.

Jembatan sepanjang 1.127 km ini memiliki pemandangan indah, sehingga cocok untuk berswafoto. Dari jembatan ini bisa terlihat Gunung Klabat, Pulau Bunaken, hingga Pulau Manado Tua.

6. Danau Linow

Danau Linow memiliki keunikan karena airnya dapat berubah-ubah warna. Danau yang terletak di Kota Tomohon ini menyajikan warna unik yaitu hijau, biru, dan kuning kecoklatan.

Saat pertama kali datang ke danau ini, akan tercium bau belerang yang sangat pekat. Konon bau ini muncul karena sisa letusan Gunung Mahawu ratusan tahun silam. Di daerah sekitar danau ini juga terdapat hotel, resort, hingga foodcourt.

7. Pulau Siladen

Pulau Siladen terletak di sebelah timur laut Pulau Bunaken, dan dapat ditempuh selama 45 menit menggunakan kapal motor. Pulau dengan luas 31.25 hektar ini menyajikan hamparan pasir putih dengan berbagai pepohonan pada bibir pantainya.

Pulau Siladen memiliki banyak biota laut dengan berbagai bentuk dan warna yang indah. Pulau ini terletak tidak jauh dari Pulau Manado Tua.

8. Pulau Manado Tua

Pulau ini terletak di Kota Manado dan memiliki beragam pantai yang menarik seperti Pantai Apeng Datu, Apeng Gugu, Apeng Salah, dan Batu Layar.

Waktu terbaik untuk berlibur ke Pulau Manado Tua adalah saat nyare atau ketika air laut di posisi surut terendah. Pada momen ini wisatawan bisa menikmati gugusan terumbu karang di permukaan pantai tanpa perlu menyelam.

9. Pulau Mahoro

Pulau Mahoro terletak di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Selatan. Pulau yang pernah menjadi lokasi shooting reality show Korea Selatan, Law of The Jungle ini memiliki hamparan pasir putih dengan warna air yang bening. Pulau ini semakin indah karena bukit-bukit hijau membentang di sepanjang daratannya.

10. Taman Hutan Raya Gunung Tumpa

Taman Hutan Raya Gunung Tumpa berada di Bunaken. Dari tempat ini, wisatawan dapat melihat seluruh kota di Sulawesi Utara dari ketinggian. Dari ketinggian 600 mdpl, pemandangan Gunung Lokon, Gunung Klabat, dan Pulau Manado Tua dapat terlihat.

11. Kota Bunga Tomohon

Sesuai namanya, Kota Bunga Tomohon terletak di Tomohon, 22 km arah timur dari kota Manado. Tempat wisata satu ini memiliki koleksi bunga yang beragam nan indah.

Karena keindahan dan ketenarannya, Kota Bunga Tomohon memiliki acara pameran berkelas internasional bertajuk Tomohon International Flower Festival. Memiliki tanah yang subur dan udara yang sejuk, membuat tempat ini cocok ditumbuhi oleh berbagai jenis bunga.

12. Gunung Mahawu

Gunung Mahawu terletak di pinggir Kota Tomohon. Ia merupakan tempat wisata yang tepat untuk wisatawan yang senang melihat keindahan alam, tetapi tidak ingin mendaki terlalu jauh. Untuk sampai ke kawah gunung, hanya membutuhkan waktu 10 menit dengan menaiki tangga.

Pemandangan berupa kawah Gunung Lokon, Gunung Manado Tua, Pulau Bunaken, Kota Tomohon dan Manado bisa terlihat jika wisatawan berkeliling di jalan setapak bibir bawah.

13. Taman Margasatwa Tandu Rusa


Kebun binatang ini terletak di Kota Bitung, persis di tepi Selat Lembeh sehingga sering juga dimanfaatkan untuk rekreasi pantai. Di taman ini, terdapat salah satu hewan khas dan langka, yaitu tarsius.

Tarsius adalah satwa langka yang hidup pada malam hari. Hewan ini memiliki ukuran 15 cm, ekor panjang, dan mata bulat besar yang konon tidak bisa berkedip.

14. Pulau Lembeh

Pulau Lembeh merupakan suatu pulau kecil yang terdapat di Kota Bitung. Meskipun merupakan pulau kecil, tetapi obyek wisata ini memiliki 88 titik selam yang indah.

Pulau ini juga cocok untuk wisatawan yang ingin melakukan fotografi, snorkeling, dan menyelam. Di pulau ini juga wisatawan dapat menyewa perahu untuk berkeliling menyusuri pulau.

15. Danau Tondano

Memiliki luas 4.278 hektar, danau ini merupakan danau terluas di Provinsi Sulawesi Utara. Danau ini dilingkari oleh jalan provinsi, yang menghubungkan Kota Tondano, Kecamatan Tondano Timur, Kecamatan Eris, Kecamatan Kakas, Kecamatan Remboken, dan Kecamatan Tondano Selatan.

Danau penghasil ikan tawar seperti ikan mujair hingga lobster hitam ini pun dikelilingi oleh pegunungan seperti Pegunungan Lembean, Gunung Kaweng, Bukit Tampusu, dan Gunung Masarang.

Danau Tondano mempunyai objek wisata yang terkenal, yaitu "Sumaru Endo" Remboken, Resort Wisata Bukit Pinus, dan Gua Tikus Tasuka.

Dari tepian danau Tondano, wisatawan dapat menuju puncak Bukit Lembean dan memandang keindahan Laut Maluku (di sebelah timur), kawasan Tondano Pante (Kecamatan Kombi), dan Kabupaten Minahasa.

16. Waruga Sawangan

Waruga Sawangan merupakan peninggalan sejarah yang menjadi salah satu tujuan utama Wisata di Sulawesi Utara. Warga Minahasa memiliki tradisi unik, yakni seseorang yang telah meninggal akan dimasukkan ke dalam wadah bernama waruga.

Waruga full terbuat dari batu dan berbentuk persegi empat. Di Desa Sawangan yang berjarak 40 menit dari Kota Manado, wisatawan dapat melihat waruga dalam jumlah yang banyak.

17. Arung Jeram Sawangan

Arung Jeram Sawangan berada di Sungai Sawangan, Kabupaten Minahasa Utara. Sungai Sawangan memiliki 12 area jeram.

Terdapat 2 titik mulai di sungai tersebut. Titik mulai pertama berada di PLTA Tanggari dengan jarak tempuh 12 km. Lalu, titik mulai kedua di River Park Sawangan dengan jarak tempuh 6 km.

18. Air Terjun Kimang Atas

Air terjun yang berada di Kecamatan Mapanget ini merupakan wisata air terjun yang telah populer di kalangan wisatawan lokal maupun mancanegara. Lokasi air terjun ini pun hanya berjarak kurang lebih 30 menit dari pusat kota Manado.

Air Terjun Kimang Atas mempunyai keunikan, yakni 3 tingkatan air terjun. Air Terjun Kimang Atas pun masih sangat alami, dan memiliki air yang bening serta bersih.

19. Air Terjun Kinoor

Air Terjun Kinoor kerap dijuluki "surga tersembunyi" di Minahasa. Di sana, terdapat beberapa air terjun yang saling bertemu satu sama lain, sehingga tampak membentuk untaian benang putih nan halus. Lokasinya yang berada pada kaki gunung juga membuat suasana di sekitar Air Terjun Kinoor sejuk dan asri.

20. Air Terjun Tumimperas

Air Terjun Tumimperas berada di Kota Tomohon. Memiliki ketinggian sekitar 52 meter, air terjun ini mengalirkan air berwarna biru jernih. Air Terjun Tumimperas juga dikelilingi oleh pepohonan hijau sehingga menambah daya tarik destinasi wisata ini.

Baca juga artikel terkait SOSIAL BUDAYA atau tulisan menarik lainnya Fadhillah Akbar Zakaria
(tirto.id - Sosial Budaya)

Kontributor: Fadhillah Akbar Zakaria
Penulis: Fadhillah Akbar Zakaria
Editor: Addi M Idhom

DarkLight