Menuju konten utama

Yasa Paramita Juara Kompetisi Bisnis Mahasiswa Asia-Pasifik

Yasa Paramita menjuarai kompetisi bisnis mahasiswa Asia Pasifik. Kemenangan ini menunjukkan anak muda Indonesia punya potensi besar.

Yasa Paramita Juara Kompetisi Bisnis Mahasiswa Asia-Pasifik
Yasa Paramita Singgih. Foto/yasasinggih.com

tirto.id - Mahasiswa asal Indonesia, Yasa Paramita Singgih berhasil memenangkan Kompetisi Asia Pacific Regional untuk Global Student Entrepreneur Awards (GSEA) 2017. Yasa mengalahkan peserta dari 9 negara yang ikut dalam ajang bergengsi tersebut antara lain, Singapura, Malaysia, Filipina, Taiwan, Korea, Jepang, Hongkong, dan Cina. Yasa menerima penghargaan sebagai Pemenang Regional Asia Pacific GSEA dan mendapatkan hadiah berlibur ke Bali.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Entrepreneur Organization (EO) Indonesia, di Rumah Kreatif Jakarta, Bank Mandiri Inkubator Bisnis, Senin (13/3/2017).

Presiden EO Indonesia, Yudha Kartohadiprodjo, dalam keterangan pers yang diterima Tirto, Kamis (15/3), menyampaikan GSEA merupakan program penghargaan utama dunia bagi mahasiswa-pengusaha. GSEA memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun network di seluruh dunia dan juri yang terdiri dari VIP entreprener.

“Kami percaya bahwa dengan memberikan interaksi dengan sesama pengusaha muda lain di seluruh dunia, maka pengusaha muda seperti Yasa bisa terus berkembang dan menjadi lebih hebat lagi.” kata Yudha.

Menurut Yudha dalam ajang kompetisi bisnis mahasiswa ini, semua peserta merupakan penanggung jawab utama dari sebuah usaha yang telah berjalan paling tidak 6 bulan. Setelah melewati tahap seleksi, para peserta mempresentasikan bisnis dan perjalanan usaha di depan para juri.

Seluruh peserta akan mendapatkan kesempatan untuk bertanding kembali dalam perlombaan global GSEA di Frankfurt pada April 2017 untuk memperebutkan hadiah sejumlah 35 ribu USD dalam bentuk tunai dan bantuan bisnis. Pada lomba tingkat dunia di Frankfurt, pengusaha-mahasiswa dari 50 negara akan bertanding.

GSEA Chair Indonesia, Imelda Harsono menilai kemenangan Yasa dalam kompetisi tersebut menunjukkan potensi anak muda Indonesia sangat besar.

“Saya rasa ini membuktikan bahwa potensi anak muda di Indonesia sangat besar, terutama bila dibina dengan baik.” kata Imelda Harsono.

Event ini didukung oleh Bank Mandiri Tbk yang selama dua tahun terakhir telah memberikan kontribusi terhadap pengembangan wirausaha muda di Indonesia. Yasa merupakan pemenang Wirausaha Muda Mandiri pada tahun 2016.

EO sendiri adalah network bisnis global dengan lebih dari 12,000 pengusaha dengan 160 chapters di 50 negara. Didirikan pada 1987 oleh sekumpulan pengusaha. EO memberikan kesempatan bagi pengusaha kecil dan besar untuk belajar dari satu sama lain, menuju sukses yang lebih baik dan memiliki kehidupan pribadi yang lebih kaya. Visi dari organisasi ini adalah membangun komunitas pengusaha yang paling berpengaruh di dunia, yang sesuai dengan misi mendidik pengusaha muda untuk belajar dan berkembang.

Baca juga artikel terkait MAHASISWA atau tulisan lainnya dari Agung DH

tirto.id - Bisnis
Reporter: Agung DH
Penulis: Agung DH
Editor: Agung DH