Waspada Lonjakan Harga Akibat BBM Naik, Bulog Gelar Operasi Pasar

Reporter: Selfie Miftahul Jannah, tirto.id - 7 Sep 2022 09:54 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Mengantisipasi lonjakan harga akibat BBM naik, Bulog menggelontorkan beras jenis medium melalui program operasi pasar di seluruh Indonesia.
tirto.id - Bulog menggelontorkan beras jenis medium melalui program ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga (KPSH) atau operasi pasar di seluruh wilayah Indonesia. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menjelaskan, langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, Bulog menjamin kebutuhan beras tersedia di masyarakat dengan harga terjangkau walau ada kenaikan harga BBM. Kami melakukan pemantauan secara terus menerus di tengah situasi saat ini, berdasarkan pencatatan harga beras cukup stabil karena Bulog melakukan operasi pasar ini sepanjang tahun," katanya dalam keterangan resmi, Rabu (7/9/2022).

Budi menuturkan pihaknya sudah mengeluarkan instruksi ke seluruh jajaran untuk menyiapkan stok beras dan memastikan program KPSH sudah berjalan lancar. Diharapkan langkah tersebut bisa mencegah gejolak harga di tingkat konsumen. Sementara itu, dia menuturkan hingga 6 Agustus realisasi penyaluran beras KPSH sudah digelontorkan sebanyak hampir 500 ribu ton.

Lebih lanjut, dia menuturkan program KPSH atau operasi pasar dilakukan sepanjang tahun oleh BULOG untuk mengantisipasi lonjakan harga beras di konsumen terbukti efektif. Kegiatan ini juga merupakan realisasi dari tiga pilar ketahan pangan yang ditugaskan kepada BULOG mulai dari ketersediaan, keterjangkauan dan stabilitas.

“Stabilitas harga beras menjadi fokus kami saat ini, maka kami akan upayakan semaksimal mungkin pelaksanaan program stabilisasi tersebut tanpa ada unsur kepentingan apapun kecuali kepentingan rakyat, terlebih ditengah situasi seperti sekarang," bebernya.

Budi menambahkan pihaknya menjamin kebutuhan pangan yang tersimpan di gudang-gudang Bulog seluruh Indonesia selalu tersedia di masyarakat. Kemudian Bulog akan menggunakan seluruh instrumen yang ada untuk menjamin ketersedian pangan tersebut.

Lalu dia menjelaskan selain memiliki jaringan infrastruktur kantor dan gudang yang tersebar sampai pelosok tanah air. Dia mengklaim Bulog memiliki gudang retail modern sebagai pusat distribusi serta penjualan secara retail.

"Kami juga pastikan seluruh jaringan yang bekerjasama dengan Perum Bulog sudah menyediakan kebutuhan beras di tingkat lokal baik secara online maupun offline, juga outlet-outlet binaan Perum Bulog seperti RPK (Rumah Pangan Kita) yang tersebar di seluruh Indonesia, serta jaringan retail modern yang ada" bebernya.

Budi juga menuturkan Perum Bulog terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat maupun daerah. Hal itu dilakukan untuk menjaga harga beras di tingkat konsumen tetap stabil atau tidak mengalami lonjakan.


Baca juga artikel terkait BANTUAN KENAIKAN BBM atau tulisan menarik lainnya Selfie Miftahul Jannah
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Intan Umbari Prihatin

DarkLight