tirto.id - PT Pertamina Patra Niaga, subholding commercial dan trading PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Kendati, penyesuaian harga ini telah dilakukan sejak Sabtu (29/3/2025), dari yang biasanya per tanggal 1 setiap bulannya.
Penyesuaian harga ini didasarkan kepada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Kepmen ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen ESDM Nomor 62.K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Pelaksana Tugas Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, mengatakan, penyesuaian harga ini dilakukan agar harga BBM bagi para pemudik dalam momentum Lebaran 2025 ini lebih terjangkau.
“Sebagai bagian dari komitmen dalam melayani masyarakat, khususnya pada momentum mudik Lebaran ini, pemerintah dan Pertamina Patra Niaga memberikan hadiah spesial dengan menurunkan harga BBM nonsubsidi. Kami berharap kebijakan ini dapat membantu masyarakat menikmati perjalanan yang lebih nyaman dan terjangkau,” ujarnya, dalam keterangannya, dikutip Tirto, Selasa (1/4/2025).
Rincian harga BBM Pertamina setelah dilakukan penurunan:
1. Pertamax (RON 92) menjadi Rp12.500/liter atau turun Rp400/liter dari sebelumnya Rp12.900/liter.
2. Pertamax Green (RON 95) menjadi Rp13.250/liter atau turun Rp450/liter dari sebelumnya Rp13.700/liter.
3. Pertamax Turbo (RON 98) menjadi Rp13.500/liter atau turun Rp500/liter dari sebelumnya Rp14.000/liter.
4. Dexlite (CN 51) menjadi Rp13.600/liter atau turun Rp700 per liter dari sebelumnya Rp14.300/liter.
5. Pertamina Dex (CN 53) menjadi Rp13.900/liter atau turun Rp 700/liter dari sebelumnya Rp14.600/liter.
Selain perusahaan minyak dan gas (migas) pelat merah itu, perusahaan-perusahaan migas swasta seperti Shell, BP AKR dan Vivo juga menyusul langkah untuk menurunkan harga BBM per 1 April 2025. Berikut adalah rincian harga BBM yang dijual di SPBU-SPBU Shell, BP AKR dan Vivo:
Harga BBM Shell
1. Shell Super (RON 92): Rp 12.920/liter, turun dari harga sebelumnya Rp13.590/liter
2. Shell V-Power (RON 95): Rp 13.370/liter, dari sebelumnya Rp14.060/liter
3. Shell V-Power Diesel: Rp 14.060/liter, dari sebelumnya Rp14.760/liter
4. Shell V-Power Nitro+ (RON 98): Rp 13.550/liter, dari sebelumnya Rp14.240/liter
Harga BBM BP AKR
1. BP 92 (RON 92): Rp 12.800/liter, dari sebelumnya Rp13.300
2. BP Ultimate (RON 95): Rp 13.370/liter, dari sebelumnya Rp14.060
2. BP Ultimate Diesel: Rp 14.060/liter, dari sebelumnya Rp14.760
3. BP Diesel: Rp13.640/liter, dari sebelumnya Rp14.380 per liter
Harga BBM Vivo
1. Revvo 90: Rp 12.800/liter, dari sebelumnya Rp13.200/liter
2. Revvo 92: Rp 12.920/liter, dari sebelumnya Rp13.590/liter
3. Revvo 95: Rp 13.370/liter, dari sebelumnya Rp14.060/liter
4. Diesel Primus Plus: Rp14.060/liter, dari sebelumnya Rp14.750/liter
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Anggun P Situmorang