UEFA Gelar Kompetisi Selain Liga Champions dan Eropa Mulai 2021

Oleh: Beni Jo - 3 Desember 2018
Dibaca Normal 1 menit
"Kompetisi inklusif ini akan menghasilkan banyak pertandingan untuk klub dan juga asosiasi," ujar Presiden UEFA Aleksander Čeferin.
tirto.id - Komite Eksekutif UEFA dalam rapat di Dublin Minggu (2/12/2018) menyepakati bergulirnya kompetisi baru di Eropa selain Liga Champions dan Liga Eropa. Kompetisi yang sementara ini disebut Liga Eropa 2 ini akan digelar sejak musim 2021/2022.

"Kompetisi inklusif ini akan menghasilkan lebih banyak pertandingan untuk lebih banyak klub dan asosiasi," ujar Presiden UEFA Aleksander Čeferin dikutip laman resmi federasi sepak bola Eropa tersebut.

Menurut UEFA, mulai musim 2021, akan banyak klub dan negara yang berpartisipasi dalam kompetisi baru tersebut yang juga mencerminkan keberadaan dari UEFA Champions League dan UEFA Europa League yang ada.

Kompetisi yang sampai saat ini masih diberi nama Liga Eropa 2 tersebut, akan digulirkan dalam siklus kompetisi 2021 hingga 2024. Kompetisi tersebut dibuat dengan format yang merupakan cerminan Liga Champions dan Eropa, dengan peserta 32 tim yang masuk 8 grup di babak penyisihan.

Kompetisi kemudian berlanjut ke babak sistem gugur. 16 tim yang merupakan juara dan runner-up grup melaju ke babak 16 besar. Format yang sama terus berlaku di perempat final, semifinal, hingga berakhir di final. Dengan demikian, diperkirakan akan ada 141 pertandingan dengan lebih dari 15 laga tiap pekannya.

Juara dari kompetisi ini mendapatkan garansi akan berpartisipasi pada ajang Liga Eropa musim berikutnya, seperti juara Liga Eropa yang memperoleh hak tampil di Liga Champions musim selanjutnya.

Laga kompetisi baru ini akan digelar pada hari Kamis waktu Eropa, atau Jumat waktu Indonesia. Dengan demikian, tidak ada perubahan jadwal Liga Champions yang tetap akan digelar pada Selasa dan Rabu waktu Eropa. Sementara itu, Liga Eropa dimainkan pada hari yang sama dengan kompetisi baru.

Sementara itu, terkait laga final, UEFA berketetapan, final kompetisi baru dimainkan pada Rabu waktu Eropa, final Liga Eropa pada Kamis waktu Eropa, dan final Liga Champions pada Sabtu waktu Eropa.

"Terdapat permintaan semua klub untuk meningkatkan peluang mereka berpartisipasi secara lebih teratur di Eropa. Permintaan ini dijawab dengan pendekatan yang strategis, dan sesuai tujuan UEFA yang ingin kompetisi lebih berkualitas dan inklusif," tambah Aleksandar Ceferin.


Baca juga artikel terkait LIGA CHAMPIONS atau tulisan menarik lainnya Beni Jo
(tirto.id - Olahraga)

Penulis: Beni Jo
Editor: Fitra Firdaus
DarkLight