Ujian SKD CPNS 2021

Tips Lolos Face Recognition CPNS 2021 untuk Peserta SKD CPNS 2021

Oleh: Nur Hidayah Perwitasari - 10 September 2021
Dibaca Normal 2 menit
Face recognition merupakan teknologi validasi berdasarkan pengenalan wajah.
tirto.id - Seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 menggunakan teknologi face recognition dalam penyelenggaraan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menjelaskan, teknologi ini digunakan untuk menghindari adanya kecurangan lewat perjokian dan memastikan bahwa peserta yang hadir di lokasi ujian merupakan orang yang terdaftar di https://sscasn.bkn.go.id.

"Tentunya ini menghindari potensi terjadinya perjokian," terang Kapus PPSS BKN Mohammad Ridwan dalam rilis BKN.

Sebenarnya, teknologi face recognition dalam rangkaian ujian SKD CPNS 2021 bukanlah yang pertama kali digunakan. Sebelumnya, teknologi ini sempat dimanfaatkan untuk melakukan validasi peserta seleksi Sekolah Kedinasan.

Penambahan fitur teknis ini telah ditambahkan dalam Peraturan BKN Nomor 2 Tahun 2021 tentang Prosedur Penyelenggaraan Seleksi dengan Metode CAT (Computer Assisted Test) BKN.

Face recognition merupakan teknologi validasi berdasarkan pengenalan wajah. "Di wajah kita itu konon kabarnya ada 47 titik yang bisa dikenali," kata Ridwan.

Teknologi ini memungkinkan wajah peserta dianalisa dan dicocokkan dengan foto yang telah diambil saat melakukan pendaftaran di SSCASN. Sehingga tahap unggah foto dan swafoto di SSCASN bisa dibilang merupakan hal yang sangat krusial.

Sayangnya, ada banyak kasus yang membuat peserta terhambat melakukan registrasi di titik lokasi karena kendala dalam foto yang diunggah. Beberapa permasalahan yang banyak ditemui adalah foto blur dan miring.

"Kalau sudah begitu, sebelum bisa mendapatkan PIN ujian, peserta tersebut akan diminta foto ulang sampai wajah jelas dan terbaca FR," tulis BKN melalui unggahan di @bkngoidofficial.

Lantas bagaimana cara dan tips mengatasi agar lolos proses face recognation dalam rangkaian seleksi CPNS 2021?

Cara dan tips lolos proses face recognation SKD CPNS 2021



BKN melalui laman Instagramnya menjelaskan bahwa sebaiknya saat menginput foto dalam proses seleksi administrasi CPNS 2021 adalah foto yang sebenarnya tanpa proses editing yang berlebihan.

"Foto yang kalian input pun semestinya adalah foto yang sebenarnya, sehingga fitur face recognition bisa mendeteksi bahwa kalian adalah benar peserta SKD," tulis laman Instagram BKN.

Namun, jika foto yang diinput saat proses seleksi administrasi CPNS 2021 mengalami proses editing atau foto menggunakan filter tertentu untuk mencerahkan warna foto, maka sebaiknya saat mengikuti proses face recognition, peserta bisa melakukan make up terlebih dahulu.

Hal lain yang bisa dilakukan adalah melepas kacamata atau menggunakan kacamata yang sama seperti foto yang diunggah dalam dokumen seleksi administrasi CPNS 2021. Selain itu peserta juga bisa merias wajah sama seperti foto yang diunggah.

Make up bisa menjadi solusi agar wajah tetap sama dengan foto yang diinput pada proses seleksi administrasi CPNS 2021.

"Touch up ulang untuk pastikan wajah kalian sama kinclong-nya dengan foto yang kalian input," tulis BKN.

Tahap Melakukan Face Recognition di Titik Lokasi



Face recognition di titik lokasi ujian SKD akan dilakukan sebanyak dua kali, yaitu pada saat registrasi dan saat peserta melakukan login ke sistem CAT. Dalam konferensi pers virtual Agustus lalu, Ridwan menerangkan bagaimana proses registrasi dengan face recognition berjalan, sebagai berikut:

- Peserta sampai di lokasi dan mendatangi meja registrasi

- Peserta berhadapan dengan petugas dari balik mika dengan berjarak sekitar 2 meter

- Peserta melepaskan masker

- Peserta divalidasi wajahnya menggunakan face recognition

- Peserta yang berhasil lolos face recognition melanjutkan ke tahap pengambilan PIN dan ke ruang steril

- Peserta yang tidak lolos akan dicek kebenaran dokumen yang dibawa termasuk petugas akan mencocokan KTP dengan wajah peserta.


Baca juga artikel terkait CPNS 2021 atau tulisan menarik lainnya Nur Hidayah Perwitasari
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Nur Hidayah Perwitasari
Penyelia: Addi M Idhom
DarkLight