Menuju konten utama

Tips Aman Saat Gempa Bumi & Cara Amankan Perabot Rumah Tangga

Tips aman saat terjadi gempa bumi dan cara mengamankan perabotan rumah. 

Tips Aman Saat Gempa Bumi & Cara Amankan Perabot Rumah Tangga
Ilustrasi Rumah Tahan Gempa. foto/IStockphoto

tirto.id - Gempa bumi menjadi bencana yang tidak bisa dilepaskan dari tanah Indonesia. Sebab, negeri ini berada di atas tiga lempeng aktif dunia. Jika lempeng saling bertumbukan dapat menimbulkan efek gempa.

Begitu pula, gempa dapat terjadi seiring dengan erupsi gunung api. Indonesia yang memiliki ratusan gunung api berisiko mengalami gempa vulkanik.

Apa pun jenis gempanya, memahami mitigasi bencana gempa sangat diperlukan. Mitigasi bencana sebagai upaya untuk meminimalkan efek bencana baik dari sisi jiwa sampai dengan kerusakan fisik.

Salah satu bagian kecil dari upaya kewaspadaan tersebut adalah mengamankan perabotan rumah tangga dari gempa. Meski tampak remeh, perabotan rumah tangga bisa melukai orang-orang di rumah kala gempa terjadi.

Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Eko Yulianto, menuturkan perabotan perlu dikaitkan ke dinding rumah. Fungsinya agar perabotan tidak roboh menimpa anggota keluarga.

"Ini juga perlu kita tanamkan kepada diri kita dan masyarakat supaya kita selamat dari gempa dan bukan hanya bangunan yang harus kuat tapi juga perabot-perabot yang ada di dalam rumah," kata Eko seperti dikutip Antara.

Ruang aman dalam rumah

Di samping mengamankan perabotan rumah tangga dengan mengaitkannya menggunakan tali ke dinding, setiap rumah sebaiknya juga punya ruang aman.

Ruang aman merupakan salah sebuah ruang dalam rumah yang secara khusus dipersiapkan sebagai tempat berlindung sewaktu ada gempa.

Contoh penyiapan ruang aman yaitu kamar tidur yang dilengkapi dipan kuat sebagai tempat berlindung seluruh orang rumah. Atau, ruang ini bisa diciptakan dengan menempatkan perabot kuat lainnya untuk berlindung seperti meja dari kayu jati, dan sebagainya. Perabot di bawah tangga juga bisa dimanfaatkan menjadi ruang aman.

Adanya ruang aman setidaknya membantu mencegah terjadinya korban jiwa. Ruang aman tersebut dapat melindungi tubuh dari tertimpa benda-benda yang roboh, termasuk rumah yang sudah tidak tahan dengan goncangan gempa.

Tindakan yang harus dilakukan saat gempa

Ketika gempa terjadi, orang-orang sebaiknya tidak panik. Mereka mesti memahami mengenai antisipasi yang perlu dilakukan.

Laman Pusat Krisis Kemenkes menyebutkan ada beberapa hal yang bisa dilakukan setiap orang kala gempa datang. Berikut cara mengantisipasinya:

1. Lindungi kepala memakai bantal atau helm, atau berdiri di bawah pintu.

2. Berlindung di bawah meja untuk mencegah tertimpa benda dari atas

3. Jika keluar rumah lindungi kepala dan menuju ke lapangan terbuka sembari menghindari kemungkinan terkena serpihan kaca pecah atau sejenisnya

4. Jangan berdiri di dekat tiang, pohon, sumber listrik, atau gedung

5. Gunakan bagian bangunan gedung atau rumah yang strukturnya kuat untuk tempat berlindung, seperti sudut bangunan

6. Ikuti instruksi evakuasi dari petugas berwenang

7. Gunakan tangga darurat untuk evakuasi keluar bangunan ketimbang memakai lift atau elevator. Jika terjebak dalam lift, informasikan hal tersebut dengan menekan semua tombol atau interphone ke pengelola gedung.

Baca juga artikel terkait LIFESTYLE atau tulisan lainnya dari Ilham Choirul Anwar

tirto.id - Sosial budaya
Kontributor: Ilham Choirul Anwar
Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Yandri Daniel Damaledo