Menuju konten utama

Tentara Filipina Hentikan Serangan di Marawi Hormati Lebaran

Padilla mengatakan militer telah memutuskan untuk menyatakan penghentian serangan militer dalam rangka menghormati hari raya Idul Fitri.

Tentara Filipina Hentikan Serangan di Marawi Hormati Lebaran
Presiden Filipina Rodrigo Duterte (ka) memeriksa pengawal kehormatan dalam peringatan 120 tahun berdirinya Tentara Filipina (PA) di kota Taguig, metro Manila, Filipina, Selasa (4/4). ANTARA FOTO/REUTERS/Romeo Ranoco/cfo/17

tirto.id - Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) memutuskan untuk menghentikan operasi serangan militernya terhadap milisi-milisi yang berkaitan dengan kelompok ISIS, selama delapan jam di Kota Marawi, Filipina selatan, terhitung mulai Minggu pukul 06.00 waktu setempat.

Juru bicara AFP Brigadir Jenderal Restituto Padilla mengatakan militer telah memutuskan untuk menyatakan penghentian serangan militer terhadap milisi-milisi yang berkaitan dengan kelompok ISIS dan bersembunyi di beberapa wilayah Marawi dalam rangka menghormati hari raya Idul Fitri.

"Untuk menghormati perayaan spiritual [Idul Fitri] yang sepantasnya berjalan damai, penuh kesukacitaan, AFP berdasarkan persetujuan Kepala Staf AFP menyatakan menghentikan operasi yang kami jalankan saat ini di kota pada hari itu,” kata Padilla dikutip dari Antara, Minggu (25/6/2017).

Menurut Padilla, dilakukannya hal itu guna menghormati umat Muslim di Kota Marawi yang sedang merayakan Lebaran 2017.

“Untuk menunjukkan komitmen kuat kami dan rasa hormat terhadap dunia Muslim, khususnya warga Muslim setempat di Kota Marawi,"

Padilla melanjutkan gencatan senjata akan berakhir pada Minggu pukul 14.00 waktu setempat.

Untuk diketahui, awal mula pertempuran di Marawi terjadi pada 23 Mei, ketika para milisi menguasai banyak fasilitas dan rumah di kota itu hingga memaksa militer meluncurkan serangan balasan.

Pertikaian terus berlangsung ketika pasukan pemerintah berupaya menumpas sekitar 100 milisi yang masih bersembunyi di masjid-masjid dan rumah-rumah di beberapa bagian kota.

Baca juga artikel terkait PERTEMPURAN DI MARAWI atau tulisan lainnya dari Alexander Haryanto

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Alexander Haryanto
Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Alexander Haryanto