tirto.id - Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, memastikan Pemerintah Kota Bandung akan memberikan bantuan penuh bagi warga terdampak jebolnya tanggul di Jalan Siliwangi RT 09 RW 01, Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong.
"Buat warga yang terdampak, tenang. Kami hadir memberikan bantuan," kata Erwin di Pos Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), saat diwawancarai Tirto, Sabtu (31/10/2026) siang.
Erwin mengatakan, Pemkot Bandung telah mengerahkan 12 dinas untuk penanganan darurat dan pemulihan. "Tenang saja, kami dari Pemerintah Kota Bandung akan hadir memberikan bantuan apa pun yang diperlukan masyarakat sebatas kemampuan kami. Alhamdulillah yang terlibat sampai 12 dinas," ujar Erwin.
Menurutnya, penanganan rumah warga yang hancur menjadi prioritas. "Intinya ini secepatnya harus selesai. Apalagi itu rumahnya yang hancur," kata Erwin.
Untuk langkah ke depan, Erwin memerintahkan audit total Tembok Penahan Tanah (TPT) di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Kota Bandung. Instruksi itu disampaikan seusai meninjau jebolnya TPT di Cipaganti, Coblong, yang merendam 34 rumah warga.
"Ini kami periksa semua. TPT jangan sampai ada yang retak, harus diperbaiki semua," jelas Erwin.
Menurutnya, tanda keretakan sudah terdeteksi sebelum kejadian. "Sudah ada tanda-tanda retak, mau diperbaiki keburu jebol." ujar Erwin.
Ia menyebut kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya. "Tahun kemarin juga jebol, saya ke sini. Malah dua kali," kata Erwin.
Atas dasar itu, pihaknya juga akan menginstruksikan lurah dan camat untuk menyisir seluruh sungai di wilayah masing-masing. "Saya perintahkan lurah dan camat untuk memeriksa semua sungai yang ada di wilayah. Termasuk batu yang coplok satu saja sudah tanda-tanda erosi. Makanya cepat diperbaiki," ujarnya.
Saat dikonfirmasi terkait mitigasi, Erwin meminta Gober (Gojeg Beresih) atau petugas harian lepas kebersihan untuk aktif menyusuri sungai dan mendeteksi dini potensi erosi.
"Jadi mitigasinya adalah bagaimana sungai ini disusur oleh Gober, periksa semua ada yang erosi belum. Langsung perbaiki dan jangan didiamkan," tutupnya.
Penulis: Ery Chandra
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id






























