Menuju konten utama

Sinopsis Ishq Mein Marjawan Episode 84, Drama India ANTV 13 Oktober

Sinopsis drama India Ishq Mein Marjawan episode 84 di ANTV: Deep gagal mencuri berlian.

Sinopsis Ishq Mein Marjawan Episode 84, Drama India ANTV 13 Oktober
Film Ishq mein marjawan. FOTO/colors

tirto.id - Drama India Ishq Mein Marjawan episode 84 tayang di ANTV pada Minggu (13/10/2019) pukul 12.00 WIB. Sinopsis episode 84 Ishq Mein Marjawan menceritakan rencana Deep untuk mencuri sebuah berlian digagalkan oleh Virat dan Abimanyu. Selain itu sang guru yang sangat ditakuti oleh Vasundara dipukul hingga tak sadarkan diri oleh Tara.

Di dalam kamar, Tara mencoba merayu Deep dengan tubuhnya. Tepat berada di pelukan Deep, Tara bertanya siapa sebenernya orang yang ia cintai. Deep menjawab, seseorang yang ia cintai sedang bersamanya. Namun seketika itu pula, Deep menyuntikkan sesuatu di leher Tara yang membuat Tara tak sadarkan diri.

Deep berhasil menyusup di sebuah ruangan yang digunakan untuk menyimpan berlian. Deep mengintai di dalam ruangan dengan penjagaan yang ketat dan sinar laser itu.

Di kamarnya, Virat membangunkan Tara dengan memercikkan air di wajahnya. Tara terkejut saat tak ditemuinya Deep disampingnya. Tara juga menjelaskan pada Virat tentang seseorang yang dicintai Deep.

"Ia ingin bertemu dengan Arohi," ujar Tara pada Virat. Tara merasa kesal, ia berteriak dan membuang bantal.

Di dalam ruang berlian tersebut, seseorang menjalankan sebuah robot kecil untuk memasuki ruangan. Robot tersebut menyentuh sinar laser sehingga tanda bahaya berbunyi. Seluruh penjaga yang ada di ruangan tersebut bersiaga dan mencari tahu apa yang sedang terjadi.

Guru Arohi dan Abimanyu sedang berdoa di sebuah kuil. Sesaat kemudian Abimanyu mendatanginya.

"Ada apa guru? Anda memanggil saya," ujar Abimanyu pada sang guru.

Sang guru bekata pada Abimanyu, dirinya membebaskan muridnya untuk melakukan apapun. Selain itu, guru juga bertanya apa yang akan dilakukan Abimanyu dalam waktu dekat.

"Aku akan berhasil membunuh Deep," ujar Abimanyu.

Sang guru tak mau mendengarkan apa kata Abimanyu. Abimanyu harus membuktikan, ia benar-benar bertarung melawan anak dari Vasundara. Sang guru juga menjelaskan, ia tak butuh bantuan Abimanyu yang tak kunjung berhasil itu.

Sang guru akan melawan Deep sendiri. Sesaat kemudian, sang guru meninggalkan Abimanyun, tetapi Abimanyu memanggilnya kembali. Abimanyu mengambil sebatang kayu yang telah dibakar.

"Hanya dua hari, dan setelahnya Deep akan mati," ujar Abimanyu pada gurunya sembari memandangi nyala api pada kayu yang ia pegang.

"Aku berjanji padamu," lanjut Abimanyu, sang guru tersenyum.

Dalam ruangan berlian tersebut, Virat mendatangi beberapa penjaga. Deep yang dapat melihat ruangan itu merasa heran mengapa Virat berada di sana. Virat mengarahkan tembaknya ke sebuah lukisan.

Di balik lukisan tersebut Deep bersembunyi. Virat mengutus penjaga untuk menangkap Deep yang dari tadi mengamati berlian dari mata sebuah lukisan yang digantung di tembok.

"Deep, keluarlah," ujar Virat pada Deep.

Sesaat kemudian Deep keluar dari balik lukisan. Ia mengangkat kedua tangannya dengan dikawal ketat oleh beberapa penjaga. Virat terus mengarahkan tembaknya ke wajah Deep.

Saat Virat dan penjaga lain mengerubungi Deep, Arohi berada di ruangan tersebut dengan memakai baju bermotif kotak-kotak seperti lantai ruangan. Bajunya yang melebur dengan warna laintai, membuat penjaga sulit mengenalinya. Perlahan Arohi mulai maju mendekati kotak berlian.

Vasundara bertemu dengan sang guru yang sangat ia takuti. Vasundara memeperkenalkan dirinya dan bertanya apa yang diinginkan oleh perempuan tersebut. Sang guru pun menjalaskan, "Deep harus segera mati".

Seketika sesaji yang dibawa Vasundara terjatuh ke tanah. Kemudian, seseorang memukul kepala bagian belang sang guru hingga ia tak sadarkan diri.

Virat terus menghadapkan pistolnya ke wajah Deep, sesaat kemudian Abimanyu berada di belakang Virat. Ia juga menyodorkan pistol ke arah Deep.

Arohi berhasil mendekati kotak berlian, perlahan ia berdiri dan memecah kotak tersebut. Orang-orang yang ada di ruangan tersebut terkejut, Arohi segera mengambil berlian itu dan mengajak Deep untuk segera pergi.

Sang guru mulai sadar, ia duduk di sebuah kursi dengan tangan terikat. Seseorang muali mendekatinya, ia adalah Tara.

Baca juga artikel terkait DRAMA INDIA atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Film
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Dipna Videlia Putsanra