Sinopsis Film The Darkest Minds yang Tayang Hari Ini di Bioskop

Oleh: Yuliana Ratnasari - 15 Agustus 2018
Dibaca Normal 1 menit
The Darkest Minds bercerita tentang sekelompok remaja dengan kemampuan super. Mereka menggunakan kekuatan kolektifnya untuk mengambil kendali atas masa depannya.
tirto.id - The Darkest Minds menjadi debut penyutradaraan sinema live-action Jennifer Yuh Nelson, yang sebelumnya dikenal lewat animasi Kung Fu Panda 2 dan 3. Film bergenre fiksi ilmiah remaja ini dapat disaksikan penonton bioskop di Tanah Air mulai Rabu hari ini, 15 Agustus 2018.

Bagi penggemarnya, The Darkest Minds barangkali sudah tak asing lagi. Sebab, film ini diangkat dari novel populer berjudul sama karangan penulis Alexandra Bracken. Dalam semesta The Darkest Minds ini, sebuah penyakit misterius telah menghapus 90 persen populasi anak-anak di sana.

Di antara anak-anak tersebut ada pula yang selamat. Mereka adalah sekelompok anak-anak super evolusioner yang segera dikirim ke kamp oleh orang-orang dewasa. Mereka direkrut untuk dijadikan tentara mutan yang lebih kuat dan pintar karena kemampuannya itu.

Salah satu anak yang selamat adalah Ruby (Amandla Stenberg). Gadis berusia enam belas tahun itu tak sengaja menghapus kenangan orang tuanya tentang dirinya dan kemudian ikut dikirim ke kamp.

Dia adalah seorang Orange yang mampu mengendalikan pikiran seperti Jedi, salah satu dari banyak mutasi yang lebih berbahaya untuk dimiliki,” demikian seperti dilansir Vulture.

Karena berbahaya, anggota Orange dibunuh di hadapan Ruby. Sementara itu, dia menghilang menjadi Green, kelompok mutasi paling umum dan tidak berbahaya. Ia kemudian diselundupkan keluar dari kamp oleh konselor yang menyamar (Mandy Moore).

Ruby melarikan diri dari kampnya dan bergabung dengan sekelompok remaja yang kabur mencari tempat yang aman. Dari keluarga yang baru ditemukan ini segara disadari bahwa, di dunia di mana orang dewasa yang berkuasa telah mengkhianati mereka.

... lari tidaklah cukup dan mereka harus melancarkan perlawanan, menggunakan kekuatan kolektif mereka untuk mengambil kembali kendali atas masa depan mereka,” seperti dikutip rumah produksi 20th Century Fox.

Diadaptasi dari buku pertama dalam buku seri Alexandra Bracken, film ini dinilai terlalu banyak memadukan karakter dari film sci-fi young adult lainnya seperti The Hunger Games, The Maze Runner, Divergent. Namun, mengutip The Guardian, film ini seperti oase di gurun pasca-apokaliptik tak kenal ampun dari pasar film-film remaja.

Selain itu, pemilihan pemainnya pun kuat. Ini tampak dari Amandla Stenberg, yang sebelumnya dilihat sebagai Rue di The Hunger Games. Ada pula aktor Inggris Haris Dickinson yang mampu mengambil hati para remaja lewat ketampanannya yang digabungkan dengan kemampuan telekinetik di film ini.


Baca juga artikel terkait FILM BIOSKOP atau tulisan menarik lainnya Yuliana Ratnasari
(tirto.id - )

Penulis: Yuliana Ratnasari
Editor: Yuliana Ratnasari
DarkLight