Menuju konten utama

Sinopsis Drama India Ishq Mein Marjawan Ep 95 ANTV: Deep Dicurigai

Sinopsis drama India Ishq Mein Marjawan episode 95 ANTV: Arohi mencurigai Deep.

Sinopsis Drama India Ishq Mein Marjawan Ep 95 ANTV: Deep Dicurigai
Film India Ishq Mein Marjawan. FOTO/IMDB

tirto.id - Drama India Ishq Mein Marjawan episode 95 tayang di ANTV pada Kamis (24/10/2019) pukul 12.00 WIB. Sinopsis episode 95 Ishq Mein Marjawan menceritakan Arohi yang mulai curiga Deep menyembunyikan sesuatu darinya. Selain itu, Guru Arohi datang dan berpesan agar selalu waspada dan menjaga diri jika tetap ingin tinggal di tempat tersebut.

Deep menerima telepon dari seseorang saat ia menuruni tangga lantai satu. Deep mengatakan, sebentar lagi akan datang di tempat yang dijanjikan. Arohi mendengarkan seluruh percakapan Deep dengan seseorang tersebut. Arohi curiga Deep menyembunyikan sesuatu darinya. Arohi teringat beberapa kejadian saat Deep menyelamatkannya.

Beberapa saat kemudian, Deep sampai di lokasi yang dituju. Ia menggunakan jaket berwarna hitam dan kaus warna putih. Kemudian, seseorang memakai kaus putih datang menghampiri Deep. Wajah mereka berdua sangat mirip.

Arohi mengendarai mobil, ia melihat mobil Deep terpakir di dekat sebuh gang. Arohi memutuskan untuk berjalan ke gang tersebut. Arohi melihat Deep sedang berbincang dengan seseorang yang wajahnya tak terlihat karena tertutupi badan Deep.

"Deep berbicara dengan siapa? Ia terlihat sangat marah," ujar Arohi.

Beberapa saat kemudian, Arohi pingsan. Seseorang memukul kepala bagian belakang Arohi dengan kayu. Seseorang tersebut memakai jaket berwarna hitam dan masih memakai helm. Tubuh Arohi tersungkur ke tanah.

"Arohi!" teriak Deep dan Mr X.

Deep dan Mr X berlari mendekati Arohi. Deep menepuk wajah Arohi, tetapi ia tak juga bangun.

"Ia tak sadarkan diri," ujar Deep.

Deep membopong Arohi masuk ke dalam mobil. Sesampainya di rumah, Deep memanggil dokter untuk memeriksa Arohi. Dokter menyarankan agar Arohi istirahat terlebih dahulu.

Sesaat kemudian, Tara sampai di rumah dengan pakaian yang sama seperti seseorang yang memukul Arohi. Deep langsung menghampirinya.

"Seseorang yang kau cintai sebentar lagi akan tahu apa yang sebenarnya," ujar Tara pada Deep.

Deep terlihat sangat marah dan hampir menonjok wajah Tara. Deep segera saja menuju ke kamar Arohi, dia ingin memastikan Arohi baik-baik saja.

"Sudah ku ingatkan agar kau tak keluar terlebih dahulu," ujar Deep pada Arohi.

"Kau bicara dengan siapa tampak sangat marah?" tanya Arohi yang mengabaikan nasihat Deep.

"Dia adalah teman lamaku. Kita sangat jarang bertemu," jawab Deep.

Deep memegang wajah Arohi, Arohi juga meyakinkan Deep dirinya baik-baik saja.

"Aku melihat, dia sangat mirip denganmu. Setelah itu, aku tak tahu lagi," ujar Arohi yang membuat Deep terkejut. Deep takut jika Arohi mengetahui apa yang selama ini ia sembunyikan.

"Mungkin kau terlalu memikirkanku," jawab Deep.

Deep meminumkan obat untuk Arohi. Setelah itu, sebuah pesan masuk di ponselnya. Deep telah ditunggu oleh seseorang untuk melanjutkan perdebatannya. Deep berpamitan pada Arohi dan menyuruhnya untuk istirahat.

Deep segera menuju ke kamar Tara. Tara memintanya untuk mengobati luka yang ada bagian punggung, tetapi Deep menolak.

Di kamar, Arohi terbangun. Ia melihat fotonya berada di antara dua sosok lelaki yang sangat mirip, yakni Deep dan satu orang yang ia tak kenal. Arohi bangkit dari kasur ie berteriak. Tiba-tiba gurunya datang menghampirinya.

"Guru ada apa? Mengapa kau datang kemari?" tanya Arohi pada gurunya.

Arohi mennagis memeluk erat sang guru.

"Apakah kau kecewa denganku? Akan akan bertanggung jawab," lanjut Arohi.

Guru menjalaskan, dirinya dalah seorang ibu, sangat wajar jika marah kehilangan anaknya.

"Berapa lama aku bisa marah denganmu? Dan hari ini aku menemuimu. Mengapa kau berteriak?" tanya guru pada Arohi.

Arohi bercerita, akhir-akhir ini ia sering memimpikan Deep.

"Apakah kau memperhatikan dia bertingkah aneh," tanya Guru pada Arohi yang membuat Arohi terkejut.

"Tempat itu seperti labirin, jika kau ingin tetap tinggal maka kau harus waspada, jangan sampai kau terjebak. Abimanyu selaau mengingatkan itu, tetapi kau selalu menghiraukannya," tutur sang guru

"Saya tidak paham yang guru bicarakan," jawab Arohi pada Gurunya untuk meminta penjelasan.

"Arohi, aku hanya berpesan, selalu waspada dan jaga dirimu," tutur Guru sebelum berpamitan untuk pulang.

Arohi kembali bertanya-tanya mengapa gurunya bicara soal Deep. Arohi juga bertanya-tanya ke mana Deep sekarang.

Baca juga artikel terkait DRAMA INDIA atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Film
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Dipna Videlia Putsanra