Menuju konten utama

Siapa Pendiri Hamas Palestina dan Pemimpinnya Saat Ini?

Siapa pendiri Hamas dan pemimpinnya saat ini di tengah perang dengan Israel?

Siapa Pendiri Hamas Palestina dan Pemimpinnya Saat Ini?
Asap mengepul akibat ledakan akibat serangan udara Israel di perbatasan Mesir dan Rafah, Jalur Gaza, Selasa, 10 Oktober 2023. (AP Photo/Hatem Ali)

tirto.id - Hamas dimasukkan dalam daftar organisasi teroris oleh Israel, AS, Uni Eropa, Kanada, Mesir, dan Jepang. Siapa pendiri dan tokoh yang sekarang menjabat ketua faksi saingan utama Fatah di Palestina itu?

Mengutip laman The Atlantic, Hamas adalah kelompok fundamentalis Islam. Mereka didirikan pada tahun 1987 dan dianggap sebagai cabang Ikhwanul Muslimin Mesir.

Hamas menguasai Jalur Gaza sejak memenangkan pemilu tahun 2006, sekaligus yang terakhir di Gaza. Pemilu tersebut berlangsung setahun setelah Israel menarik tentara dan pemukim dari wilayah Gaza.

Pada 2007, Hamas mengalahkan Fatah, salah satu saingan utama di Jalur Gaza. Organisasi ini kemudian ditetapkan sebagai teroris oleh Amerika Serikat, Israel, Uni Eropa, Kanada, Mesir, dan Jepang.

Pendiri dan Ketua Hamas Sekarang

Hamas adalah singkatan dari Harakat al-Muqawama al-Islamiya atau Gerakan Perlawanan Islam.

Mereka didirikan oleh Syekh Ahmed Yassin. Ia adalah seorang ulama Palestina dan menjadi aktivis Ikhwanul Muslimin.

Pada era 1960-an, Syekh Ahmed Yassin mulai berdakwah dan melakukan sejumlah kegiatan sosial di Tepi Barat dan Gaza. 2 daerah itu diduduki Israel setelah Perang Enam Hari tahun 1967.

Menurut situs web Council on Foreing Relations, Ahmed Yassin awalnya mendirikan Hamas sebagai sayap politik Ikhwanul Muslimin di Gaza pada Desember 1987.

Berdirinya Hamas diwarnai masa intifada Palestina pertama, yakni pergerakan warga yang melawan pendudukan Israel di Tepi Barat, Gaza, dan Yerusalem Timur. Awalnya, mereka menjadi pesaing kelompok Jihad Islam Palestina.

Mulai 1988, Hamas mulai menyerukan penghancuran terhadap Israel, pendirian komunitas Islam di Palestina, dan menolak pengakuan Israel.

Serangan pertama Hamas dilakukan pada April 1993 lewat aksi bom bunuh diri.

Hal ini menyikapi rencana pertemuan antara Yasser Arafat, pemimpin PLO (Palestinian Liberation Organization atau Organisasi Pembebasan Palestina) dengan Perdana Menteri Israel, Yitzhak Rabin yang akan menandatangani Perjanjian Oslo.

Kesepakatan itu mengikat pembentukan Otoritas Palestina, pemerintahan gabungan yang akan mengurusi Tepi Barat dan Gaza.

Selama ini, Hamas tidak hanya berfungsi sebagai alat perlawanan militer saja, namun mereka juga mempunyai peran dalam politik dan sosial.

Politbiro Hamas juga bertindak untuk menentukan kebijakan umum atau disebut badan konsultatif yang berada di pengasingan.

Siapa Pemimpin Hamas Saat Ini?

Hamas sekarang dipimpin Ismail Haniyeh. Ia menggantikan posisi Khaled Meshaal mulai tahun 2017.

Sejak 2020, sejumlah laporan menyebutkan Haniyeh lebih banyak berada di Doha, Qatar, karena Mesir membatasi pergerakannnya untuk masuk dan keluar Gaza.

Adapun kepemimpinan sehari-hari di Gaza dipegang oleh Yahya Sinwar. Ia merupakan mantan kepala sayap militer dan pernah dihukum penjara 22 tahun oleh Israel.

Tokoh penting Hamas lainnya adalah Issam al-Da'alis, perdana menteri sejak 2021. Adapun pemimpin sayap militer Brigade Izz ad-Din al-Qassam diketuai Marwan Issa dan Mohammed Deif.

Selain itu, juga terdapat Saleh al-Arouri, petinggi Hamas di Lebanon, serta Salameh Katawi. Ia mengurusi anggota Hamas yang di penjara.

Baca juga artikel terkait ISRAEL PALESTINA atau tulisan lainnya dari Beni Jo

tirto.id - Politik
Kontributor: Beni Jo
Penulis: Beni Jo
Editor: Dipna Videlia Putsanra