SEA Games 2019: Giliran Ganda Putri Boling Jadi Penyumbang Emas

Oleh: Herdanang Ahmad Fauzan - 4 Desember 2019
Ganda putri boling menambah koleksi emas Indonesia di klasemen tabel perolehan medali SEA Games 2019 jadi 17.
tirto.id - Kabar baik datang lagi dari kontingen boling Indonesia di SEA Games 2019, Rabu (4/12/2019) sore. Andalan indonesia pada nomor ganda putri, Tannya Roumimpiter dan Sharon Adelia Liman Santoso sukses menyabet emas dalam perlombaan yang berlangsung di Coronado Lanes, Starmall Edsa, Filipina.

Tannya dan Sharon mengakhiri permainan mereka dengan total skor mencolok: 2.552. Angka ini tidak mampu dikejar Fen New Hui dan Shayna Ng Lin Zhu. Menorehkan skor 2.476, pasangan Singapura ini harus puas hanya membawa pulang medali perak.

Fen dan Shayna sendiri, unggul tipis atas duet Malaysia yang nangkring di urutan tiga, Jane Sin Li dan Lan Cheah Mei. Total pasangan ini mengemas 2.338 poin.

Di nomor ganda putri ini sebenarnya Indonesia juga mengirim satu pasangan lain, Aldila Indriyati dan Nadia Nuramalina. Sayang, Aldila dan Nadia harus puas finis di urutan ke delapan lantaran cuma bisa mengemas skor 2.304.

Kesuksesan Tannya dan Sharon di nomor ganda putri sekaligus menggenapi sapu bersih kontingen Indonesia pada dua nomor yang dipertandingkan Rabu (4/12/2019). Sebelumnya, pagi tadi kontingen boling Indonesia juga menggondol emas nomor ganda putra lewat aksi pasangan Muhammad Islam Billy dan Hardy Rachmadian.


Dengan torehan ini, Indonesia kini total telah meraih 17 emas, 23 perak dan 27 perunggu dari semua cabor SEA Games. Kontingen Garuda masih berada di urutan empat, tepat di belakang Malaysia yang telah mengumpulkan 20 emas, 11 perak dan 20 perunggu.

boling kemungkinan masih bisa jadi tulag punggung emas bagi Indonesia. Sebab cabor ini masih akan mempertandingkan beberapa nomor lain. Nomor terdekat akan dilombakan Kamis (5/12/2019) besok, yakni ganda campuran.


Baca juga artikel terkait SEA GAMES 2019 atau tulisan menarik lainnya Herdanang Ahmad Fauzan
(tirto.id - Olahraga)

Penulis: Herdanang Ahmad Fauzan
Editor: Agung DH
DarkLight