Indeks Mental Health

Membongkar Mitos Kerja Modern
Etos kerja modern mengamini bahwa martabat, karakter, dan tujuan hidup, akan tercipta jika pekerja terlibat (secara total) dengan pekerjaan mereka.

Seperti Emosi Negatif, Empati Juga Perlu Dikelola
Empati berlebih terutama memprioritaskan emosi orang lain di atas diri sendiri justru dapat mengakibatkan kecemasan dan depresi.

Menjadi Diri Sendiri: Proses Panjang yang Tidak Selalu Mudah
Hidup selaras dengan nilai dan keyakinan pribadi membuat kita lebih siap menerima bahwa tidak semua orang akan suka atau paham kita, dan itu tidak apa-apa.

DPPP3A Jabar Dorong Layanan Penguatan Mental Perempuan & Anak
Keluarga perlu menerapkan pengasuhan setara terhadap anak, pengasuhan anak bukan hanya dibebankan pada ibu.

Sedih? Coba Klik 'Add to Cart': Efek Psikologis Retail Therapy
Mengambil pilihan untuk membeli barang, atau tidak membelinya, dipandang mampu menangkal rasa sedih dan membuat diri kita merasa berdaya.

Rekomendasi Buku Mental Health Bagus untuk Mengatasi Kecemasan
Gangguan kecemasan adalah hal yang serius dan tidak bisa dianggap remeh. Berikut ini rekomendasi buku mental health terbaik untuk mengatasi kecemasan.

Wellness dari Diri Sendiri: Cara Terapkan Self Care & Me Time
Cara baik menerapkan self-care dan me-time dalam kehidupan sehari-hari untuk tingkatkan wellness secara menyeluruh. Mulailah merawat diri sendiri sekarang!

Saat Mengeluh Jadi Kebiasaan: Bagaimana Cara Mengatasinya?
Kinerja otak manusia pada dasarnya mustahil dipisahkan dari bias-bias negatif. Mengeluh adalah salah satu perwujudannya.

Caregiver Juga Manusia: Kala Peran Perawatan Mulai Menguras Jiwa
Realitasnya, kesibukan dalam merawat orang sakit acap kali membuat pihak caregiver kesulitan meluangkan waktu bagi diri sendiri.

Purpose Anxiety: Ketika Hidup Terasa Hampa dan Tak Bermakna
Kecemasan dalam menyelami kehidupan bukanlah suatu tanda kelemahan, melainkan respons manusiawi terhadap dunia yang dinamis dan penuh tuntutan.

Mengurai Perfeksionisme: Luka Lama, Harapan, dan Penerimaan Diri
Layaknya pedang bermata dua, perfeksionisme dapat memotivasi kita untuk mencapai tujuan. Di sisi lain, ada beban emosional dan kecemasan yang menghantui.

Berdamai dengan Rasa Malu, Bangun Lagi Kepercayaan Dirimu
Rasa malu dapat digunakan sebagai alat kontrol diri dan pembelajaran, alih-alih penghukuman terhadap diri sendiri.

Marah: Sebaiknya Ditahan dalam Diam atau Diluapkan Apa Adanya?
Amarah dalam kadar tertentu diperlukan untuk bertahan hidup. Ada yang suka marah dalam diam, ada pula yang memilih mengamuk. Kamu tim yang mana?

Venting di Medsos: Melegakan atau Menambah Beban?
Meluapkan emosi di media sosial memang lebih praktis daripada bikin janji temu dengan teman untuk curhat langsung. Meski begitu, ada konsekuensinya.

Manis di Cermin, Sadis di Kamera: Mengapa Citra Wajahku Berbeda?
Nyatanya, baik cermin maupun lensa kamera tidak akan pernah mampu menangkap setiap jengkal keunikan dan keindahan diri kita secara akurat. Apa sebabnya?

Bersama WHO & KPPPA, TikTok Luncurkan Program Kesehatan Mental
TikTok Indonesia akan melaksanakan program ini dari November 2024 hingga April 2025 dengan menjalin kolaborasi bersama WHO.

Peran Krusial Orang Tua Menjaga Kesehatan Mental Anak
Isu kesehatan mental pada anak dan remaja cenderung tenggelam di bawah permasalahan orang dewasa. Sudah waktunya kita menjadi lebih peka dan waspada.

Menyigi Akar Krisis Kesehatan Mental di Usia Transisi
Untuk memberikan perlindungan fisik dan mental agar kejadian bunuh diri tidak terulang adalah dengan melakukan deteksi dini pada anak dan remaja.

Anak Perempuan Pertama, Kami Mengerti Beban & Perjuanganmu!
Ya, sebagai anak perempuan sulung, kamu cenderung mudah stres oleh harapan tinggi keluarga untuk memikul tanggung jawab lebih besar sekaligus jadi panutan.

Sejauh Mana Berita Negatif Dapat Mengubah Perilakumu?
Berita buruk lazimnya berisi informasi tentang ancaman, sehingga cenderung sulit diabaikan oleh manusia yang bertahan hidup dengan menghindari marabahaya.
Masuk tirto.id








