Indeks Mental Health

World Mental Health Day & Kenapa Suara Penyintas Wajib Didengar?
Pengalaman penyintas penting bagi peningkatan layanan penanganan kesehatan mental. Hapus stigma dan dengarkan pengalaman mereka.

Divorce Glow-Up: Perempuan Lebih Bercahaya setelah Bercerai?
Penampilan lebih segar ini bukan sekadar "efek" kosmetik, melainkan cerminan dari sistem saraf yang kembali tenang setelah melewati badai stres kronis.

Tidak Mau Melakukan Apa-Apa? Ya, Tidak Apa-Apa
Secara biologis, saat tekanan hidup menumpuk terlalu lama, sistem saraf kita bisa masuk ke dalam apa yang disebut sebagai "respons beku" (freeze response).

Apa Iya, "Kena Mental" Ada Manfaatnya?
Siapa sangka, mental breakdown yang dikelola dengan baik ternyata bisa membuat seseorang jadi dapat memahami apa yang salah.

Selamat Datang Era "Gadis Siput"
Tren gadis siput menekankan gaya hidup lambat, perlawanan terhadap budaya hiruk pikuk atau tempat kerja toxic dengan tuntutan kerja berjam-jam.

Menyebalkan, tapi "Kena Mental" Terkadang Tak Bisa Dihindari
Stres bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja. Namun, cara mengendalikan stres adalah kunci agar kita bisa mengolah stres yang tak terhindari.

Tren TikTok: Ngopi bareng Dirimu di Masa Lalu
Tren ini mengajak kita kembali menemui diri kita di masa lalu dan membayangkan sedang bercakap-cakap dengan sendiri di masa muda.

Istimewanya Jadi Orang Biasa
Ratusan tahun lalu, dalam sistem masyarakat feodal, setiap individu langsung tahu di mana posisinya dalam tatanan sosial.

Membongkar Mitos Kerja Modern
Etos kerja modern mengamini bahwa martabat, karakter, dan tujuan hidup, akan tercipta jika pekerja terlibat (secara total) dengan pekerjaan mereka.

Seperti Emosi Negatif, Empati Juga Perlu Dikelola
Empati berlebih terutama memprioritaskan emosi orang lain di atas diri sendiri justru dapat mengakibatkan kecemasan dan depresi.

Menjadi Diri Sendiri: Proses Panjang yang Tidak Selalu Mudah
Hidup selaras dengan nilai dan keyakinan pribadi membuat kita lebih siap menerima bahwa tidak semua orang akan suka atau paham kita, dan itu tidak apa-apa.

DPPP3A Jabar Dorong Layanan Penguatan Mental Perempuan & Anak
Keluarga perlu menerapkan pengasuhan setara terhadap anak, pengasuhan anak bukan hanya dibebankan pada ibu.

Sedih? Coba Klik 'Add to Cart': Efek Psikologis Retail Therapy
Mengambil pilihan untuk membeli barang, atau tidak membelinya, dipandang mampu menangkal rasa sedih dan membuat diri kita merasa berdaya.

Rekomendasi Buku Mental Health Bagus untuk Mengatasi Kecemasan
Gangguan kecemasan adalah hal yang serius dan tidak bisa dianggap remeh. Berikut ini rekomendasi buku mental health terbaik untuk mengatasi kecemasan.

Wellness dari Diri Sendiri: Cara Terapkan Self Care & Me Time
Cara baik menerapkan self-care dan me-time dalam kehidupan sehari-hari untuk tingkatkan wellness secara menyeluruh. Mulailah merawat diri sendiri sekarang!

Saat Mengeluh Jadi Kebiasaan: Bagaimana Cara Mengatasinya?
Kinerja otak manusia pada dasarnya mustahil dipisahkan dari bias-bias negatif. Mengeluh adalah salah satu perwujudannya.

Caregiver Juga Manusia: Kala Peran Perawatan Mulai Menguras Jiwa
Realitasnya, kesibukan dalam merawat orang sakit acap kali membuat pihak caregiver kesulitan meluangkan waktu bagi diri sendiri.

Purpose Anxiety: Ketika Hidup Terasa Hampa dan Tak Bermakna
Kecemasan dalam menyelami kehidupan bukanlah suatu tanda kelemahan, melainkan respons manusiawi terhadap dunia yang dinamis dan penuh tuntutan.

Mengurai Perfeksionisme: Luka Lama, Harapan, dan Penerimaan Diri
Layaknya pedang bermata dua, perfeksionisme dapat memotivasi kita untuk mencapai tujuan. Di sisi lain, ada beban emosional dan kecemasan yang menghantui.

Berdamai dengan Rasa Malu, Bangun Lagi Kepercayaan Dirimu
Rasa malu dapat digunakan sebagai alat kontrol diri dan pembelajaran, alih-alih penghukuman terhadap diri sendiri.
Masuk tirto.id








