Indeks Korban Persekusi
Mendagri Sebut PNS yang Terlibat Persekusi Akan Dipecat
Seperti kasus di Akpol dan Akmil, yang terlibat dengan tegas diberhentikan, begitu juga dengan PNS.

Polisi Segera Panggil Dokter Fiera Terkait Kasus Persekusi
Kasus dugaan persekusi terhadap Dokter Fiera sudah ditangani Polres Solok sebelum berkembang menjadi isu nasional.
LPSK Proses Permohonan Perlindungan Anak Korban Persekusi
Tempat tinggal dan sekolah baru disiapkan untuk PMA (15), korban persekusi dan kekerasan yang dilakukan sejumlah pria dewasa.
Bersolek Jadi Korban Hanyalah Dalih Aksi Persekusi Intoleran
Mengaku diri sebagai korban jadi strategi kelompok intoleran untuk makin beringas memersekusi lawan-lawannya. Rekam jejak berdasarkan catatan pelanggaran hukum adalah buktinya.
Polisi Jerat 2 Pelaku Persekusi dengan UU Perlindungan Anak
Polda Metro Jaya menetapkan dua pelaku aksi persekusi, dengan korban anak-anak berusia 15 tahun di Jakarta, sebagai tersangka. Keduanya dijerat pelanggaran UU Perlindungan Anak.
Kemensos Siapkan Rumah Aman Bagi Anak Korban Persekusi
Kementerian Sosial menyiapkan Rumah Aman (Safe House) bagi anak korban persekusi dan kekerasan sejumlah orang yang diduga anggota Front Pembela Islam (FPI) di Jakarta, yakni PMA (15).
Kasus-Kasus Persekusi Bunyikan Alarm Kebebasan Berekspresi
KPAI mengupayakan perlindungan dan rehabilitasi terhadap remaja yang menjadi korban persekusi terpenuhi.
Koalisi Anti-Persekusi Buka Aduan bagi Korban Persekusi
Bagi siapa saja yang merasa jadi korban persekusi dalam bentuk ancaman, intimidasi maupun teror bisa menghubungi 081286938291 dan antipersekusi@gmail.com.
KPAI Pastikan Hak Anak Korban Persekusi Terpenuhi
Setiap anak tetap memiliki hak-haknya bahkan ketika ia tersangkut kasus pidana

Persekusi Pada Dokter Fiera Berimbas Trauma pada Anaknya
Negara harus segera bertindak menghukum pelaku dan melindungi korban persekusi. Sebab hal tersebut mengancam budaya toleransi dan tumbuh kembang anak korban.

Intimidasi Berlanjut, Dokter Fiera Belum Dapat Perlindungan
Korban sweeping siber, dokter Fiera merasa tak aman di Solok dan memutuskan pindah ke Jakarta. Kini, belum ada pihak yang melindunginya.
Masuk tirto.id








