Indeks Defisit Transaksi Berjalan

Arus Modal Asing yang Masuk Usai Pemilu Diperkirakan USD 26 Miliar
BI memprediksi arus modal asing yang masuk pada tahun ini mencapai sekitar 20-26 miliar dolar AS.

BI Buka Peluang Turunkan Suku Bunga dari Level 6 Persen
Bank Indonesia membuka peluang penurunan suku bungan acuan jika defisit transaksi berjalan pada tahun ini bisa ditekan hingga mendekati level 2,5 persen dari PDB.

BI: Impor untuk Infrastruktur pada 2018 Capai 6,5 Miliar Dolar AS
Bank Indonesia menaksir impor untuk kebutuhan proyek infrastruktur pada 2018 mencapai 6,5 miliar dolar AS.

Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan di Level 6 Persen
Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di level 6 persen. Keputusan itu didasari alasan untuk mengendalikan CAD dan mempertahankan daya tarik pasar keuangan domestik.

INDEF: Janji Capres Swasembada Energi Dalam 5 Tahun Tak Realistis
INDEF menilai janji kedua pasangan capres-cawapres mewujudkan swasembada energi dalam lima tahun tidak realistis. Menekan defisit perdagangan migas justru lebih mungkin diwujudkan.

Neraca Pembayaran Indonesia pada 2018 Defisit 7,1 Miliar Dolar AS
Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada 2018 mengalami defisit sebesar 7,1 miliar dolar AS. Pada 2017, NPI masih surplus 11,5 miliar dolar AS.

Defisit Transaksi Berjalan Kuartal IV 2018 Bengkak Jadi 3,57% PDB
Defisit Transaksi Berjalan pada kuartal IV 2018 tercatat sebesar 9,1 miliar dolar AS atau 3,57 persen dari PDB. Defisit itu membengkak jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Neraca Pembayaran Indonesia Kuartal IV 2018 Surplus USD5,4 miliar
BI menyatakan kepercayaan investor terhadap perekonomian RI membuat Neraca Pembayaran Indonesia pada kuartal IV 2018 surplus 5,4 miliar dolar AS.

KSSK: Kebijakan Suku Bunga Fokus Tekan Defisit Transaksi Berjalan
Defisit transaksi berjalan (CAD) menjadi salah satu fokus kebijakan KSSK dimana suku bunga acuan Bank Indonesia saat ini masih berada di level 6 persen.

Ekonom Indef: CAD Terus Melebar Karena Struktur Ekonomi RI Rapuh
Defisit Transaksi Berjalan (CAD) pada kuartal IV 2018 diprediksi kembali melebar. Kondisi ini dinilai menunjukkan struktur ekonomi Indonesia masih rapuh.

Prediksi BI: Tekanan Eksternal di 2019 Menurun, Rupiah Bisa Stabil
Bank Indonesia memperkirakan tekanan eksternal pada tahun 2019 tidak akan sekuat di 2018. Oleh karena itu, kurs rupiah diprediksi bisa lebih stabil dan pertumbuhan akan lebih baik pada 2019.

Modal Asing Mulai Masuk, Neraca Pembayaran Belum Tentu Surplus
Darmin Nasution tak terlalu optimistis neraca pembayaran akan mengalami surplus di kuartal IV 2018.

BI Prediksi Neraca Pembayaran Kuartal IV 2018 Bakal Surplus
Gubernur BI Perry Warjiyo optimistis Neraca Pembayaran Indonesia pada kuartal IV-2018 bakal mencetak surplus.

Darmin: Ada Perusahaan Kerek Impor Solar Saat B20 Sudah Diperluas
Darmin Nasution menyatakan ada sejumlah perusahaan yang sengaja mengerek impor solar ketika pemerintah sedang berupaya menekan defisit neraca perdagangan migas melalui perluasan kebijakan B20.

Paket Kebijakan Jokowi: Salah Kaprah & Bikin Teriak Pengusaha
Paket kebijakan ekonomi jilid XVI untuk membidik investasi asing, memangkas impor, meningkatkan ekspor, memperkecil CAD hingga stabilitas rupiah terjaga.

Darmin: Tekanan terhadap Rupiah Bisa Berlangsung 2-3 Tahun Lagi
Darmin Nasution memprediksi tekanan terhadap rupiah masih bisa muncul hingga 2-3 tahun lagi. Karena itu, kata dia, pemerintah harus terus berupaya memperbaiki fundamental ekonomi.

Darmin Ungkap Cara Capai Target Penurunan CAD di Bawah 3 Persen
Menurut Darmin, target tersebut bisa dicapai setelah paket kebijakan ekonomi pemerintah jilid XVI sudah berjalan normal.
Tiga Program Baru Pemerintah di Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XVI
Paket Kebijakan Ekonomi jilid XVI dikeluarkan oleh pemerintah untuk mendorong investasi dan menekan defisit transaksi berjalan.

Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 6 Persen
Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan (BI7DRR). Suku bunga acuan Bank Indonesia naik menjadi 6 persen.
Bappenas Sebut Jasa Pelayaran Punya Andil atas Membengkaknya CAD
Indonesia dinilai membuang devisa lantaran jasa logistik internasional via jalur laut hampir dikuasai oleh perusahaan luar negeri.
Masuk tirto.id



